Breaking News
light_mode

Kreatif Manfaatkan Barang Bekas Siswa MTs Salafiyah Bikin Robot

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
  • visibility 93
Siswa MTs Salafiyah Kajen membuat robot dari bahan barang bekas

Anak madrasah tidak hanya pandai soal ilmu agama saja. Akan tetapi teknologi membuat robot sederhana pun dikuasai. Seperti yang dilakukan siswa MTs Salafiyah Kajen – Pati ini.

PATI – Sebuah robot yang diberi nama Basilica ini dibuat oleh siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah Kajen. Uniknya robot itu dibuat dengan memanfaatkan sejumlah barang bekas.

Siswa kreatif itu adalah Anargya Fahmi Ilmi Nugraha dan Muhammad Ridwan Arsyad. Mereka dibimbing oleh Angelia, guru MTs Salafiyah dan tim Madrasah Robotic Competition (MRC). 

Robot itu dibuat untuk kompetisi dimana diantara misinya adalah menggunakan system menangkap dan melempar bola.

“Nama Basilica sendiri terinspirasi dari meriam raksasa kekaisaran Ottoman Turki yang menjadi salah satu kunci kemenangan dalam penaklukan Konstantinopel pada tahun 1453 M. Sehingga diharapkan robot ini nantinya akan seperti meriam Basilica,” terangnya.

Selayaknya meriam Basilica, robot yang dibuat siswa MTs Salafiyah itu juga memiliki semacam meriam untuk pelempar bola berukuran besar. Uniknya meriam itu dibuat dari kaleng makanan ringan kentang.

Unik

“Diantara keunikan dan kelebihan robot buatan siswa ini memang memanfaatkan barang bekas. Selain agar dapat lebih ramah lingkungan tentu penggunaan barang bekas ini justru memiliki banyak kelebihan lainnya,” terangnya.

Selain kaleng makanan ringan itu, mereka juga menggunakan stik es krim dan triplek bekas. Diantaranya untuk lengan robot. Penggunaan barang bekas itu diakuinya justru membuat beban robot Basilica buatan mereka menjadi lebih ringan.

“Memang ada bagian yang dikuatkan dengan akrilik. Tapi tak sedikit yang menggunakan stik eskrim, dan triplek bekas. Kalau semua pakai akrilik rupanya bebannya justru jadi berat. Begitu pula pada lengan robotnya,”tambahnya.

Oleh karena itulah dia yakin penangkap bola yang terbuat dari triplek itu akan mampu memindahkan tangkapannya ke area aman dengan lebih cepat. Apalagi bebannya terbilang lebih ringan.

“Kelebihan lainnya, pelemparnya pun kami rasa memiliki kecepatan yang tinggi,”tambahnya.

Untuk membuat robot Basilica itu, dia mengatakan anak-anak dampingannya memang harus melakukan riset yang cukup kuat. Sebagian besar waktunya bahkan habis dalam proses penggalian data dan referensi.

“Jadi ide pembuatan robot itu benar-benar berdasarkan riset. Bahkan tak jarang sampai malam hari saat melakukan risetnya itu. Kalau perlu dirancang komponen apa yang bisa dilakukan untuk misi penangkap dan pelempar bola seperti yang diisyaratkan dalam kompetisi MRC,”tambahnya. 

Mereka bahkan harus melakukan trial and error sehingga seringkali berganti konsep. Terutama dalam proses penentuan dimensi dan keefektifan dari kinerja robot itu sendiri.

“Harus dicoba berkali-kali. Misalkan kerangkanya akan menganggu proses pelemparannya atau tidak,”imbuhnya.

Prestasi

Berkat ketelatenan para siswa MTs Salafiyah Kajen itu, mereka pun berhasil lolos seleksi dalam Kompetisi Robotik Madrasah tahun 2022 yang digelar Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). 

“Kalau kompetisinya akan digelar pada 22 hingga 23 November mendatang. Saat ini kami tengah mematangkan proses kesiapan dalam kompetisi tersebut. Termasuk mengevaluasi apa saja yang perlu diperbaiki dan menjadwalkan riset,”tambahnya. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru di Pati Mulai Vaksin Booster

    Guru di Pati Mulai Vaksin Booster

    • calendar_month Sab, 22 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 72
    • 0Komentar

      Salah seorang guru di SMA Negeri 1 Kayen mendapatkan suntikan vaksin booster Guru mendapat prioritas untuk disuntik vaksin ketiga atau vaksin booster. Langkah ini dinilai tepat sebagai upaya proteksi dalam penerapan pembelajaran tatap muka yang sudah mulai berlangsung PATI – Pemerintah Kabupaten Pati mulai menyasar para guru untuk divaksin tahap ke tiga atau booster. […]

  • Dokumen PSSI Jawa Tengah 

    Cabor Sepak Bola Kudus Sabet Medali Emas Porprov 2023

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 87
    • 0Komentar

      Dokumen PSSI Jawa Tengah Meskipun kontingen Kabupaten Kudus terbenam di posisi 10 besar Porprov Jateng tahun 2023, namun Cabor sepak bola berhasil meraih medali emas. Hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga masyarakat Kudus mengingat sepak bola merupakan Cabor bergengsi dan banyak perhatian.   JEPARA – Kontingen Kabupaten Kudus bisa sedikit bangga karena berhasil meraih […]

  • Fraksi PDIP Pati Tegaskan Komitmen di Pansus Hak Angket DPRD Pati, Sudi Rustanto Ditunjuk

    Fraksi PDIP Pati Tegaskan Komitmen di Pansus Hak Angket DPRD Pati, Sudi Rustanto Ditunjuk

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 93
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pati telah resmi menunjuk Sudi Rustanto sebagai pengganti Joko Wahyudi dalam keanggotaan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket. Keputusan ini diambil dalam rapat internal fraksi yang digelar pada Senin (22/9/2025), sebagai respons terhadap tuntutan Masyarakat Pati Bersatu yang sebelumnya berunjuk rasa pada Jumat (19/9/2025). Salah satu tuntutan utama dari […]

  • Arti Kridaning Panembah Gebyaring Bumi Bagi Kabupaten Pati

    Arti Kridaning Panembah Gebyaring Bumi Bagi Kabupaten Pati

    • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Suryasengkala Kridaning Panembah Gebyaring Bumi yang ada di Alun-Alun Simpang Lima Pati @patiem_     PATI – Hari jadi Kabupaten Pati ditandai dengan suryasengkala Kridaning Panembah Gembyaring Bumi. Suryasengkala ini diabadikan dalam sebuah monumen di Alun-alun Simpang Lima Pati di sisi selatan. Kridaning Panembah Gebyaring mempunyai arti yang sangat bermakna bagi masyarakat kabupaten berjuluk Bumi Mina […]

  • Tiga Dinas Dukung Kemajuan Kuliner Pati

    Tiga Dinas Dukung Kemajuan Kuliner Pati

    • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Beberapa pengunjung menyicipi aneka masakan di Plaza Pragolo PATI – Jagat kuliner Kabupaten Pati mendapat angin segar. Hal itu dapat dilihat dari dukungan yang disampaikan tiga dinas untuk paguyuban kuliner. Tiga dinas itu adalah Disporapar, Disdagprin, dan Dinas Koperasi dan UMKM. Mereka mendukung untuk Pati menjadi kota wisata kuliner.    Ketua Paguyuban Kuliner Kabupaten Pati (PKKP), […]

  • Hindari Pungli Sertifikat Tanah, Begini Caranya

    Hindari Pungli Sertifikat Tanah, Begini Caranya

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    rimanews.com Lingkar Muria, REMBANG – Pemerintah desa didorong menetapkan biaya pengurusan sertifikat tanah di luar program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Penetapan biaya itu untuk menghindari pungutan liar bagi warga pemohon program tersebut. Bupati Rembang Abdul Hafidz mengakui program Prona memang belum bisa mengakomodir keinginan masyarakat yang akan mengurus sertifikat tanah. Namun, setiap tahun pemerintah […]

expand_less