Breaking News
light_mode

Ketua Komisi C DPRD Pati Ungkap Alasan Pangkalan Truk Belum Direalisasikan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
  • visibility 113

PATI – Sopir truk yang tergabung dalam Paguyuban Sopir Pati (PSP) menggelar unjuk rasa di Alun-Alun Pati, tepat di depan kantor bupati, mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera membangun pangkalan truk yang representatif di Kabupaten Pati, pada Senin (1/7/2024).

Setelah aksi unjuk rasa, sepuluh perwakilan sopir truk difasilitasi untuk beraudiensi dengan DPRD dan dinas terkait di Gedung DPRD Pati.

Ketua Komisi C DPRD Pati, Siti Maudlu’ah, menjelaskan bahwa pada tahun 2022 sebenarnya sudah ada anggaran untuk pembuatan pangkalan truk, namun dibatalkan karena kebutuhan dana untuk Pemilu dan Pilkada.

“Tapi ternyata ada kebutuhan anggaran Pileg sama Pilkada, jadi batal lagi,” katanya.

Lebih lanjut, Siti mengatakan, para sopir meminta agar bisa parkir di lahan Workshop DPUTR, Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo.

“Kalau dari sopir itu mintanya di workshop DPUTR. Namun tidak bisa langsung realisasi. Kita harus komunikasi dulu, koordinasi dengan semua yang terkait. Jadi tidak bisa langsung memberikan pangkalan tersebut,” ucap dia.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati Siti Maudlu’ah

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Teguh Widyatmoko, mengatakan bahwa pemerintah daerah akan berusaha mengalokasikan anggaran untuk pembangunan pangkalan truk pada tahun 2025.

“Walaupun belum full, karena untuk jadi pangkalan truk butuh anggaran sangat besar,” kata dia.

Menurut dia, pembuatan pangkalan truk membutuhkan anggaran besar, terutama untuk pembebasan lahan yang idealnya berada di tepi jalan raya. Lahan tersebut membutuhkan setidaknya dua hektare dan harga tanah di lokasi tersebut sangat tinggi.

“Paling tidak (sebelum ada anggaran pembuatan pangkalan truk), dalam waktu dekat bisa dicarikan lokasi parkir sementara. Ada beberapa alternatif, Desa Sokokulon juga menawari lahan ada tiga hektare. Akan kami cek lokasi apakah layak atau tidak untuk parkir sementara. Karena, kan, masih sawah, sehingga perlu dilakukan perkerasan,” terangnya.

Salah satu anggota PSP, Muhammad Syahidul Anam, mengungkapkan bahwa ketiadaan pangkalan truk membuat para sopir kesulitan mencari tempat parkir dan sering kali terpaksa parkir di pinggir jalan yang dapat memicu konflik dengan masyarakat.

“Akibatnya kami berbenturan dengan masyarakat. Kami jadi serba salah. Kami butuh tempat untuk parkir, kalau parkir liar berbenturan dengan warga,” kata Anam.

Di sisi lain, parkir sembarangan di tepi jalan juga berisiko menyebabkan kecelakaan. Selain itu, sopir truk juga diintai risiko kehilangan aki dan barang-barang akibat dicuri.

Pada akhir tahun 2022, para sopir pernah difasilitasi oleh pemerintah daerah untuk parkir di lahan milik PO Budi Jaya di Margorejo, namun per 7 Juni 2024, mereka tidak lagi diperbolehkan parkir di sana karena lahan tersebut telah terjual dan pemilik baru meminta agar segera dikosongkan.

“Alasannya lahan sudah laku dan oleh pemilik baru diminta segera disterilkan. Kami diminta pergi,” ungkapnya.

Anam menambahkan bahwa dua tahun lalu, pihaknya dijanjikan akan dibuatkan pangkalan truk permanen, namun janji tersebut belum terealisasi.

“Dari pihak dewan (DPRD), kami sudah pernah disajikan mau dibuatkan pangkalan. Tapi sampai sekarang belum terwujud. Alasan dari beliau-beliau (anggota DPRD Pati), anggarannya terserap untuk Pemilu,” kata Anam.

Anam mengusulkan agar lahan di Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo, dekat Tugu Bandeng dijadikan lokasi pangkalan truk dan mengaku telah berkomunikasi dengan pemerintah desa setempat. Dia berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti dan mewujudkan usulan tersebut. [ADV]

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kiprahnya Mendunia Warga Jepara Yakin Erick Thohir Layak Pimpin PSSI

    Kiprahnya Mendunia Warga Jepara Yakin Erick Thohir Layak Pimpin PSSI

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Warga Jepara Jawa Tengah sosialisasi profil Erick Thohir kelas dunia dalam hal sepakbola. Rekam jejak Erick Thohir di dunia sepak bola selama ini meyakinkan banyak pihak, jika Menteri BUMN itu layak memimpin PSSI. Erick Thohir pernah memimpin klub sekelas Inter Milan.  JEPARA – Warga pecinta sepak bola di Kabupaten Jepara mengadakan kegiatan woro-woro di sejumlah […]

  • Tiga Pemain Pati ke Babak Selanjutnya

    Tiga Pemain Pati ke Babak Selanjutnya

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Seleksi PSIS U-19 di Pati Lingkar Muria, PATI – Dari banyak nama pesepakbola Pati yang mengikuti seleksi PSIS U-19, hanya tiga nama yang lolos ke babak selanjutnya. Mereka yang lolos itu adalah Calvin Ivan Prasetya dari Cluwak, Muhammad Iqbal Al Ghuzat Tambakromo dan Benny Setyo Adi dari Trangkil. Meskipun lolos, ini belum final menjadi bagian dari […]

  • Imam Suroso Siap Ikut Perjuangkan Normalisasi Penuh Sungai Juwana

    Imam Suroso Siap Ikut Perjuangkan Normalisasi Penuh Sungai Juwana

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Imam Suroso (berbaju putih) di sebelah Gubernur Ganjar Pranowo  PATI – Belakangan, Sungai Juwana memiliki riwayat tak mengenakkan. Terutama bagi kalangan petani di Kabupaten Pati. Sebabnya, tiap kali musim penghujan, sungai yang mengalir sepanjang 60 kilometer tersebut selalu meluap. Imbasnya miliaran rupiah lenyap karena tak jadi menuai hasil tanam. Untuk itu, anggota DPR RI Imam […]

  • Miris Lihatnya, Anak Sebatang Kara di Gembong-Pati Cacat Mental dan Fisik

    Miris Lihatnya, Anak Sebatang Kara di Gembong-Pati Cacat Mental dan Fisik

    • calendar_month Kam, 12 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Diasuh Tetangga, Masih Minim Uluran Tangan Malang benar nasib Santoso. Remaja yang mengalami cacat fisik dan mental itu hidup sebatang kara. Ayah serta ibunya meninggal di perantauan. Sehari-hari, kini Santoso diasuh tetangganya. Dari kejauhan, sebuah bilik kecil dari papan kayu menyita perhatian. Bentuknya lebih mirip kandang hewan ternak. Kurang layak untuk ditinggali orang sekarang. di […]

  • Puluhan Orang Dapatkan Pembinaan Tentang HIV/Aids

    Puluhan Orang Dapatkan Pembinaan Tentang HIV/Aids

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Temuan Pengidap Baru Meningkat Tiap Tahun Salah satu pengurus Kelompok Dukungan Sebaya bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) berdialog dengan peserta sosialisasi. Lingkar Muria, JEPARA –  Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Plus Jepara menggelar sosialisasi pembinaan Orang Dengan HIV Aids (ODHA) di Aula RSUD RA Kartini Jepara belum lama ini. Acara tersebut diikuti sekitar 50 orang. Pengurus KDS Plus […]

  • Isi Waktu Luang dengan Menulis

    Isi Waktu Luang dengan Menulis

    • calendar_month Sen, 31 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 145
    • 0Komentar

      Banyak cara bisa digunakan untuk mengisi waktu luang. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Lebih banyak waktu luang bagi seorang pelajar atau mahasiswa. Sebab tidak ada pembelajaran tatap muka. Salah satu cara mengisi luang itu adalah dengan mengikuti even-even menulis. Hal itu seperti yang dilakukan Heni belakangan ini. Gadis bernama lengkap Heni Noor […]

expand_less