Breaking News
light_mode

Kerusakan Jalan Tayu-Puncel oleh Truk Tambang Picu Kemarahan Warga

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
  • visibility 84

PATI – Kegiatan truk tambang yang melampaui tonase dituduh merusak jalan Tayu-Puncel, memicu kemarahan warga Dukuhseti, Pati. Sebagai respons, mereka memblokir beberapa truk tersebut.

Pada Senin (25/3/2024), warga Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, berani memblokir beberapa truk tambang. Selain merusak Jalan Tayu-Puncel, truk tambang juga menyebabkan jalan berdebu.

”Tadi aksi warga spontanitas, sekitar 30 masa. Mereka jengkel dengan dumptruk karena dianggap menjadi pemicu jalan rusak. Tak hanya itu, saat kembali truk keadaan kosong, sopir ugal-ugalan. Jadi jalan berdebu,” kata Kapolsek Dukuhseti AKP Ali Mashuri

Menurut AKP Ali Mashuri, aksi tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, ketika sejumlah truk tambang yang bergerak dari barat ke timur diblokir oleh puluhan warga. Menghadapi jumlah massa yang lebih besar, sopir terpaksa menghentikan truknya.

”Yang dihadang sekitar 10-an truk tambang. Yang dihadang hanya truk tambang. Kalau ndak truk tambang ya bisa lewat,” ujar dia.

Setelah mengetahui kejadian ini, AKP Ali Mashuri dan beberapa anggota stafnya segera menuju lokasi penghadangan. Mereka mencoba meredam situasi antara kedua kelompok.

”Aksi warga sekitar 30 menit. Setelah 15 menit kejadian, kita datang. Kita imbau sopir tidak ugal-ugalan. Karena jalannya dikasih sertu, jadi berbebu kalau truknya ugal-ugalan,” kata dia.

Ia juga meminta warga untuk tidak sembarangan dalam memblokir jalan. Menurutnya, aksi tersebut berbahaya dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.

”Kita juga bubarkan aksinya. Karena tidak ada izinnya,” ungkapnya.

AKP Ali Mashuri menambahkan, selain meminta truk tambang untuk tidak berkendara secara sembrono, warga juga meminta perbaikan segera untuk jalan Tayu-Puncel. Mereka sudah muak dengan kerusakan pada jalan alternatif Pati-Jepara tersebut.

”Tuntuan warga cepat diperbaiki dengan aspal hotmix. Juga meminta diperlihatkan IUP tambang yang beroperasi. Truknya dari Celering, Keling Jepara. Karena muatan truk melebihi tonase, warga meminta truk tambang sesuai tonase,” jelas dia.

Jalan Tayu-Puncel memang mengalami kerusakan parah. Kerusakan ini telah diprotes oleh warga beberapa kali. Jalan tersebut sempat diperbaiki sebagian pada tahun 2023, namun kembali mengalami kerusakan, terutama setelah musim hujan.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Besar ke Piala Dunia

    Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Besar ke Piala Dunia

    • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 77
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Gelandang Timnas Indonesia U-17, Evandra Florasta, menyatakan keyakinannya bahwa Garuda Muda mampu meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir Grup C Piala Asia U-17 2025, setelah berhasil mengalahkan Timnas Korea Selatan U-17 pada Jumat (04/04/2025). Kemenangan yang akan memastikan langkah Timnas U-17 ke pentas Piala Dunia U-17 di Qatar mendatang. “Penampilan tim saya kali […]

  • Komisi C DPRD Pati Soroti Kondisi Truk Sampah yang Rusak

    Komisi C DPRD Pati Soroti Kondisi Truk Sampah yang Rusak

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 117
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera memperbaiki sejumlah truk sampah yang mengalami kerusakan. Hal ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, Rabu (21/05/2025). Kerusakan tersebut, menurut Joni, harus segera ditangani untuk memaksimalkan pengangkutan sampah di Kabupaten Pati. “Pasti itu biasa, truk yang […]

  • Wabup Risma Ardhi Chandra Pimpin Apel Siaga Bencana: Tingkatkan Koordinasi Lintas Sektor

    Wabup Risma Ardhi Chandra Pimpin Apel Siaga Bencana: Tingkatkan Koordinasi Lintas Sektor

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 563
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memimpin apel siaga bencana di Halaman Terminal Kayen pada Jumat (13/11/2025), sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Kabupaten Pati. Apel ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, relawan kemanusiaan, TNI/Polri, akademisi, dunia usaha, hingga masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi lintas sektor […]

  • DPRD Pati Tanggapi Aksi Petani Tolak Pabrik Semen di Kendeng

    DPRD Pati Tanggapi Aksi Petani Tolak Pabrik Semen di Kendeng

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 104
    • 0Komentar

    PATI – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dipenuhi ratusan petani yang menggelar aksi menolak pendirian pabrik semen di pegunungan Kendeng, Jumat (20/9/2024). Ketua DPRD Kabupaten Pati Sementara, Ali Badrudin, menyampaikan apresiasi atas aksi damai yang dilakukan para petani. “Kami yang ada di DPRD Pati mengucapkan terimakasih kepada seluruh yang hadir tadi dari […]

  • Terdakwa Kasus Penipuan Perbekalan Kapal Divonis Bebas, Kuasa Hukum Korban Curigai Majelis Hakim

    Terdakwa Kasus Penipuan Perbekalan Kapal Divonis Bebas, Kuasa Hukum Korban Curigai Majelis Hakim

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Ilustrasi kantor Pengadilan Negeri Pati Terdakwa kasus penipuan berkedok investasi perkapalan, Utomo divonis bebas oleh majelis hakim. Sebelumnya Utomo dituntut pidana penjara 1 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). PATI – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pati menjatuhkan putusan bebas terhadap Utomo, terdakwa kasus penipuan investasi perbekalan kapal. Pembacaan putusan tersebut dilakukan dalam persidangan pada Senin (10/4/2023). […]

  • Jidhuran dan Kesederhanaan Beragama Ala Orang Desa

    Jidhuran dan Kesederhanaan Beragama Ala Orang Desa

    • calendar_month Sen, 15 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sudah lebih dari lima tahun saya vakum dari dunia “penerbangan” (baca: rebana). Kalau tidak salah ingat, terakhir menabuh rebana waktu kelas tiga Madrasah Aliyah. Praktis, tangan saya sudah tak lentur lagi menabuh dengan berbagai jenis gaya dan variasi. Semalam, saya ikut Pak Mul, bapak saya, Jidhuran. Tempatnya di Makam Mbah Surojoyo. Bagi kami, ia lah […]

expand_less