Breaking News
light_mode

Pemkab Pati Berkomitmen untuk Menuntaskan Kemiskinan Ekstrem Hingga 0 Persen

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 4 Mar 2024
  • visibility 251

PATI – Pemkab Pati menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penanganan Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrim. Acara ini dihadiri oleh Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Sekda Pati Jumani, Forkopimda Kabupaten Pati, Kepala Bapperida Pati Muhtar, Camat se Kabupaten Pati, mitra pembangunan, serta Kepala OPD terkait di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (04/03/2024) pagi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPERIDA) Pati, Muhtar, menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi upaya penanganan kemiskinan ekstrem yang telah dilakukan selama tahun 2022.

Selain itu, rapat ini juga bertujuan untuk mencari cara terintegrasi dengan mitra pembangunan guna menyelesaikan masalah kemiskinan ekstrem yang masih ada hingga tahun 2024.

“Harapannya, pada akhir tahun 2024, tingkat kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pati mencapai 0 persen sesuai dengan target Inpres nomor 4 tahun 2022,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Jumani memaparkan, bahwa amanat Inpres nomor 4 tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem kebijakan dari Pemerintah Pusat harus selesai di tahun 2024 ini.

“Targetnya adalah 0 persen. Ini merupakan mandat dari Pemerintah Pusat yang telah ditetapkan secara regulasi. Pada tahun 2022, terdapat lebih dari 10 ribu orang yang mengalami kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pati. Namun, setelah dilakukan evaluasi dan verifikasi, jumlah tersebut telah berkurang menjadi sekitar 3 ribu orang, atau sekitar 0,3 persen,” paparnya.

Jumani bersyukur, bahwa tingkat kemiskinan secara umum di Kabupaten Pati masih dibawah tingkat kemiskinan provinsi dan nasional. Hal itu karena pada masing-masing OPD melakukan pendampingan di setiap kecamatan untuk melakukan verifikasi dan validasi di semua titik warga miskin yang kemudian dicarikan penyebab kenapa seseorang dinyatakan menyandang status kemiskinan ekstrem.

Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro berharap kerja keras semua pihak untuk menekan angka kemiskinan eksrem di Kabupaten Pati ini mampu terlaksana dengan baik pada tahun 2024 ini hingga 0 persen.

“Angka di kita masih kurang lebih 3 ribu sekian, namun demikian pada tahun ini kalau tidak salah akan dibuka (lowongan kerja) dari temen-temen HWI ( PT Hwaseung Indonesia / PT HWI 2 ) yang di Batangan, mudah-mudahan ini nanti bisa menyerap tenaga kerja kita yang berada pada zona kemiskinan ekstrem,” harapnya.

Ia menambahkan bahwa dengan terserapnya tenaga kerja dari zona kemiskinan ekstrem ini, setidaknya dapat mengurangi angka pengangguran dan secara pasti akan menurunkan dan menghilangkan angka kemiskinan ekstrem.

“Sampai saat ini banyak langkah konkrit pemerintah yang telah dilakukan baik melalui APBD maupun dana CSR, Baznas serta APBN untuk penanganan RTLH dalam menangani angka kemiskinan ekstrem ini,” imbuhnya .

Dalam acara tersebut, Pj Bupati Pati juga memberikan piagam penghargaan apresiasi kepada OPD yang telah mendampingi dalam penanganan Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) di Kabupaten Pati tahun 2023.

Beberapa OPD yang mendapatkan penghargaan antara lain Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati, Bappeda Kabupaten Pati, Inspektorat Daerah Kabupaten Pati, Disperkim Kabupaten Pati, Disdukcapil Kabupaten Pati, serta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pati.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asyiknya Belajar Mengolah Sampah Mahasiswa PPG UPGRIS

    Asyiknya Belajar Mengolah Sampah Mahasiswa PPG UPGRIS

    • calendar_month Sel, 30 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

      Keseruan program mengolah sampah oleh mahasiswa PPG UPGRIS.  Keseruan dirasakan anak-anak TPQ Al-Falah Perum BPI, Purwoyoso, Ngaliyan Kota Semarang, 17-25 Mei 2023. Mereka diajari cara memilah dan mengolah sampah, dalam program Gerakan Memilah dan Mengolah Sampah (GEMMES) yang dilakukan oleh Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Universitas PGRI Semarang (Upgris). SEMARANG – Kegiatan ini […]

  • DPRD Pati Dorong Kolaborasi Atasi Dampak Cuaca Panas Ekstrem, Libatkan Warga dan Pemerintah

    DPRD Pati Dorong Kolaborasi Atasi Dampak Cuaca Panas Ekstrem, Libatkan Warga dan Pemerintah

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 225
    • 0Komentar

    PATI – Menghadapi cuaca panas ekstrem yang melanda Kabupaten Pati, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menekankan perlunya kolaborasi antara warga dan pemerintah untuk meminimalisir dampaknya. “Cuaca panas ekstrem ini bukan hanya meningkatkan risiko kebakaran, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Ia mendorong pemerintah untuk meningkatkan patroli di area rawan kebakaran […]

  • José Luis Espinosa Arroyo alias Rubio menjadi player of the match lagi.

    Tampil Solid Lawan Madura United, Rubio Kembali Raih Player of the Match Bersama Persijap

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.138
    • 0Komentar

    JEPARA – Pemain asing Persijap Jepara, Rubio, kembali meraih penghargaan Player of the Match setelah tampil gemilang saat menghadapi Madura United pada Sabtu (7/2/2026). Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Persijap tersebut, pemain asal Spanyol ini menjadi sosok penting di lini pertahanan. Penampilannya yang disiplin dan konsisten membuat serangan Madura United sulit berkembang. […]

  • Teater Suryo Pati IPMAFA Angkat Isu “Palsu”, Kritik Janji yang Tak Kunjung Terwujud

    Teater Suryo Pati IPMAFA Angkat Isu “Palsu”, Kritik Janji yang Tak Kunjung Terwujud

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.959
    • 0Komentar

    PATI – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Suryo Pati Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) kembali menghadirkan pementasan teater di halaman kampus IPMAFA, Kamis (19/7/2026). Mengusung lakon bertajuk Palsu, pertunjukan tersebut menjadi ruang ekspresi mahasiswa sekaligus menyampaikan kritik sosial melalui seni. Pementasan itu mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Mahasiswa, pegiat seni di Kabupaten Pati, hingga […]

  • Anggota DPRD Pati Danu Ikhsan Ajak Masyarakat Uri-Uri Seni Budaya Wayang Kulit

    Anggota DPRD Pati Danu Ikhsan Ajak Masyarakat Uri-Uri Seni Budaya Wayang Kulit

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 294
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan, anggota DPRD Kabupaten Pati, mengajak masyarakat untuk lebih mencintai seni budaya daerah, khususnya wayang kulit. Ia berharap masyarakat dengan sadar mau melestarikan seni budaya wayang kulit. Ajakan ini disampaikan Danu saat menggelar pentas wayang kulit pada 19 Oktober di depan Balaidesa Panjunan Kecamatan Pati. Pentas wayang kulit ini merupakan acara syukurannya […]

  • Alun-Alun Pati Akan Diperbaiki Secara Menyeluruh, Estetika dan Keamanan Jadi Prioritas

    Alun-Alun Pati Akan Diperbaiki Secara Menyeluruh, Estetika dan Keamanan Jadi Prioritas

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.095
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati telah resmi memulai proyek revitalisasi Alun-Alun Pati, sebuah ruang terbuka publik yang menjadi ikon dan kebanggan warga setempat. Dengan anggaran yang mencapai Rp299.366.970,14, pekerjaan perawatan menyeluruh ini ditargetkan selesai dalam waktu 40 hari, tepatnya pada tanggal 7 Desember 2025. Slamet Budi Setiyanto, Fungsional Penata […]

expand_less