Breaking News
light_mode

Stabilkan Harga, Pasar Murah Dinas Ketahanan Pangan Sasar Masyarakat Desa di Pati

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
  • visibility 287

PATI – Intervensi terhadap tingginya harga pokok mulai gencar dilakukan oleh pemerintah daerah. Diantaranya dengan menggelar pasar murah.

Seperti yang diadakan di Desa Kedungbulus dan Desa Bageng Kecamatan Gembong. Kegiatan ini bertajuk Gerakan Pangan Murah. Kegiatan ini digelar demi menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Bumi Mina Tani, Kamis 29 Februari 2024.

Masyarakat tampak antusias memberi barang kebutuhan pokok yang dijual dengan harga murah di bawah pasaran.

Berbagai jenis barang kebutuhan pokok masyarakat yang dijual di bawah harga pasaran cukup beragam.

Subkoordinator Seksi Harga Pangan Dinas Ketapang Provinsi Jawa Tengah, Dhani Sardono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri beberapa waktu lalu.

Menurut Dhani, Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kabupaten Pati masuk kategori tinggi, terutama komoditas beras.

“Ini langkah awal kami untuk mengintervensi. Karena Pati termasuk lima besar kabupaten/kota se-Indonesia dengan IHK tinggi,” paparnya.

Lebih lanjut, pihaknya menggandeng Bulog untuk menyediakan beras sebanyak tiga ton. Beras tersebut dibagi di dua desa yang menggelar gerakan pangan murah.

“Harga beras di pasaran merangkak naik sampai Rp 17 ribu per kilogram. Di sini kami jual Rp 52 ribu per lima kilogram. Namun kami batasi satu sak per orang demi pemerataan dan untuk menghindari pedagang masuk,” lanjut Dhani.

Adapun untuk komoditas kepokmas selain beras, pihaknya menggandeng BUMD pangan, Gapoktan produsen telur, dan sejumlah pihak terkait lain.

“Telur harga di kandang Rp 29 ribu, kami subsidi Rp 1.500 per kilogram. Lalu cabai, bawang merah, bawang putih, kami subsidi per kilogram Rp 1.700, supaya harga yang dijual di bawah harga pasar,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Ketapang Kabupaten Pati, Tri Hariyama, menambahkan bahwa kegiatan ini bermula dari keinginan masyarakat terhadap pasar sembako murah.
Mereka mengeluhkan harga beras yang melambung tinggi.

“Untuk mencegah inflasi, kami bersama provinsi mengusulkan. Alhamdulillah direspon. Mudah-mudahan gerakan pangan murah ini bisa menstabilkan harga,” harapnya.

Salah seorang warga Desa Kedungbulus, Legiyanto, membeli beras kemasan lima kilogram dengan harga Rp 52 ribu.
Menurut dia, selisih harga dibanding di luar cukup signifikan.

“Kalau beli di luar Rp 15 ribu per kilogram. Selisihnya lumayan. Beras memang sedang mahal, mulai terasa sejak dua bulan lalu. Sebelumnya Rp 12.500, Rp 13 ribu,” paparnya.

Legiyanto berharap, harga bahan pokok bisa turun dan kembali stabil. Bukan hanya beras, melainkan juga cabai, minyak goreng, dan lainnya.

Penulis: Arif

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Dusun di Pati yang Hanya Boleh Ada Tujuh Rumah

    Cerita Dusun di Pati yang Hanya Boleh Ada Tujuh Rumah

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Salah seorang warga Dusun Condro Desa Karangsumber Winong Pati Ada sebuah dusun di Kabupaten Pati yang unik. Sebab di dusun ini jumlah rumah maksimal hanya boleh tujuh rumah. Jika dilanggar, sesuai kepercayaan turun temurun dari warga setempat, bakal ada malapetaka di dusun tersebut. PATI – Dusun itu adalah adalah Dusun Condro Desa Karangsumber Kecamatan Winong, […]

  • DPRD Pati Dukung Peningkatan Minat Petani Milenial

    DPRD Pati Dukung Peningkatan Minat Petani Milenial

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 394
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendukung penuh upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam meningkatkan minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, menekankan peran penting petani milenial dalam mewujudkan swasembada dan kemandirian pangan. “Petani milenial akan menjadi kunci keberhasilan kita dalam mencapai swasembada pangan,” tegasnya. […]

  • DPRD Pati Beri Dukungan Penuh Pembangunan Sekolah Rakyat di Tlogowungu

    DPRD Pati Beri Dukungan Penuh Pembangunan Sekolah Rakyat di Tlogowungu

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.297
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati menyatakan sikap mendukung sepenuhnya rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kecamatan Tlogowungu. Inisiatif dari pemerintah daerah ini dinilai mampu membuka akses pendidikan bagi warga yang kurang mampu, meskipun proses pembangunannya masih dalam tahap pengerjaan. Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Gerindra, Irianto Budi […]

  • Guru Penggerak di Pati Bagikan Buku Gairahkan Siswa Membaca di Sekolah Pinggiran

    Guru Penggerak di Pati Bagikan Buku Gairahkan Siswa Membaca di Sekolah Pinggiran

    • calendar_month Sab, 25 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 293
    • 0Komentar

    PATI – Donasi buku dan pembelajaran literasi dilakukan komunitas guru penggerak Kabupaten Pati di SMP Negeri Satu Atap Sumbersoko, Sukolilo kegiatan ini bertepatan dengan temu akbar komunitas guru penggerak, Jumat (17/5). Para guru penggerak ini memiliki banyak pekerjaan rumah di bidang pendidikan salah satunya terkait literasi di sekolah. “Kegiatan donasi dan pembelajaran literasi ini sangat […]

  • Tetap Rendah Hati Persipa Pati Target Kita Naik Kasta

    Tetap Rendah Hati Persipa Pati Target Kita Naik Kasta

    • calendar_month Sel, 9 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    “Kita sama-sama melihat apresiasi penampilan Persipa Pati bak pesta juara. Konvoi, bernyanyi, meluapkan energi kegembiraan yang luar biasa. Tidak heran karena hampir dua tahun suporter tak bisa mendampingi tim secara langsung”  PATI – Persipa Pati memang tampil gemilang sejauh ini. Di babak grup Liga 3 Jawa Tengah, Laskar Saridin tampil tanpa ternoda. Mengemas 10 poin […]

  • Edy Wuryanto: Pemerintah Harus Pastikan Perusahaan Siap Bayar THR Sejak Dini

    Edy Wuryanto: Pemerintah Harus Pastikan Perusahaan Siap Bayar THR Sejak Dini

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.774
    • 0Komentar

    JAKARTA – Temuan terkait pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang diperoleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menunjukkan bahwa perlindungan hak dasar pekerja di negara ini masih belum optimal. Perhitungan hingga pukul 15.00 WIB tanggal 25 Maret 2026 mencatat adanya 200 Laporan Hasil Pemeriksaan, 7 Nota Pemeriksaan I, serta 4 rekomendasi terkait kasus pelanggaran THR. Sebanyak 1.461 […]

expand_less