Breaking News
light_mode

Rawan Tawuran Polsek Sukolilo Pati Larang Tongtek

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 25 Mar 2023
  • visibility 250

 

Belasan anak muda bersujud minta maaf kepada orang tuanya.

Polsek Sukolilo, Pati memberikan pembinaan kepada sekelompok anak
muda di Sukolilo yang nekat Tongtek meskipun sudah ada kesepakatan larangan
kegiatan tersebut. Mereka diminta bersujud dan minta maaf kepada orang tua dan diwajibkan absen setiap Senin dan Kamis di Mapolsek Sukolilo.

PATI – Kegiatan membangunkan orang sahur atau Tongtek
dilarang secara resmi. Sebab kegiatan ini rawan memicu aksi tawuran antar
kelompok pemuda di desa-desa di wilayah tersebut. Pelarangan ini didasarkan
Rapat Koordinasi Kecamatan (Rakorcam) Sukolilo. Bagi yang melanggar Polsek
Sukolilo bakal memberikan tindakan tegas.

Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan mengungkapkan, tongtek dilarang
di Kecamatan Sukolilo karena kegiatan yang biasanya dilakukan para pemuda itu
dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat serta menimbulkan kerawanan sosial,
dalam hal ini potensi terjadinya keributan antarpemuda.

Untuk diketahui, tongtek merupakan aktivitas berkeliling
desa pada dini hari sambil memukul kentongan atau alat tabuh demi membangunkan
warga untuk sahur. Saat ini, pemuda yang melakukan tongtek kadang juga menyetel
musik menggunakan pengeras suara.

Adapun rapat yang memutuskan pelarangan tongtek diikuti oleh
Camat Sukolilo, Kapolsek, Danramil, Pengurus MUI Sukolilo, Pengurus NU
Sukolilo, Pengurus Muhammadiyah Sukolilo, dan Kepala Desa Se-Kecamatan Sukolilo
beserta Kasi Pelayanan Desa (modin).

Meski sudah ada surat edaran terkait pelarangan ini,
ternyata masih ada sekelompok pemuda yang tetap melakukan tongtek.

Karena itu pihak Polsek Sukolilo memberikan tindakan tegas
bagi pelanggar aturan tersebut. Pihaknya rutin melakukan kegiatan patroli.

“Pada pukul 01.15 WIB, hari Kamis kemarin terdapat
sekelompok pemuda yang bergerombol dan bersiap melaksanakan tongtek. Kami lalu
mengambil tindakan mengamankan seorang pemuda dari Desa Sukolilo. Sementara
belasan orang lainnya kabur,” jelas AKP Sahlan.

Pembinaan

Setelah dimintai keterangan di Mapolsek Sukolilo, dia
mengakui bahwa kelompoknya yang melakukan tongtek berjumlah 17 orang.

Selanjutnya, 17 pemuda tersebut didatangkan ke Polsek
Sukolilo untuk dibina. Orang tua mereka juga diminta datang.

Di Mapolsek Sukolilo, para pemuda tersebut diminta bersujud
sambil meminta maaf pada orang tua mereka.

“Mereka juga kami minta membuat surat pernyataan untuk
tidak mengulangi kegiatan tersebut. Selain itu, pemuda yang diamankan
diwajibkan absen setiap hari Senin dan Kamis di Mapolsek Sukolilo untuk
mendapatkan pembinaan,” ujar dia.

Sahlan menegaskan, patroli dan operasi tongtek tersebut
dilaksanakan sebagai upaya preventif dalam menjaga kondusivitas di wilayah
Sukolilo selama bulan suci Ramadan. (mif)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evaluasi Dinkes Pati Didukung DPRD untuk Tingkatkan Penanganan TBC

    Evaluasi Dinkes Pati Didukung DPRD untuk Tingkatkan Penanganan TBC

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 150
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati memberikan dukungan penuh terhadap langkah Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam melakukan evaluasi fasilitas kesehatan (Faskes) terkait penanganan Tuberkulosis (TBC). Evaluasi ini mencakup puskesmas dan rumah sakit, dengan fokus pada capaian penemuan kasus dan angka keberhasilan pengobatan. Anggota DPRD Pati, Endah Sriwahyuningati, menekankan pentingnya penanggulangan TBC yang aktif oleh pemerintah daerah. “Harus […]

  • DPRD Pati Dorong Pengawasan Maksimal untuk Bansos dan Program Kemiskinan

    DPRD Pati Dorong Pengawasan Maksimal untuk Bansos dan Program Kemiskinan

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.817
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan HC, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Komisi A yang berasal dari Fraksi PDI Perjuangan, menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) dan program pengentasan kemiskinan memerlukan pengawasan yang lebih ketat. Ia menyatakan bahwa hal ini sangat penting agar setiap bantuan dan program benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berhak menerimanya. Menurut Danu, […]

  • Produksi Ikan Tangkap Pati Meningkat, DPRD Dorong Kerjasama dengan Sukoharjo

    Produksi Ikan Tangkap Pati Meningkat, DPRD Dorong Kerjasama dengan Sukoharjo

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 171
    • 0Komentar

    PATI – Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kembali membuktikan diri sebagai salah satu daerah penghasil ikan tangkap terbesar di Indonesia. Data tahun 2024 menunjukkan produksi ikan tangkap di Kabupaten Pati mencapai angka fantastis: 88.512.826 kilogram. Angka ini menunjukkan peningkatan produksi dari tahun-tahun sebelumnya. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Kalau […]

  • 150 Desa di Pati Sudah Sepakat Bikin Desa Korporasi

    150 Desa di Pati Sudah Sepakat Bikin Desa Korporasi

    • calendar_month Kam, 13 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Para pengelola BUMDes di Pati sedang berdiskusi bersama wakil bupati PATI – Dari 401 desa di Kabupaten Pati, sudah ada 150 desa yang menandatangani pakta integritas, sekaligus siap menyetorkan dana kepada “desa korporasi”. Sementara itu saat ini sudah terkumpul dana sebesar Rp 5 miliar. Dengan adanya dana tersebut, diharapkan menjadi jawaban atas kendala yang dihadapi […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Angkat Bicara Soal Black Campaign di Pilkada Pati

    Wakil Ketua DPRD Pati Angkat Bicara Soal Black Campaign di Pilkada Pati

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 193
    • 0Komentar

    PATI – H. Suwito, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PPP, menanggapi isu black campaign menjelang Pilkada dengan santai. “Karena itu mereka yang menilai. Nah saya itu kan fine-fine saja. Santai saja lah. Biasalah misalnya mereka itu kepingin menang,” ungkapnya. Suwito berharap kampanye yang dilakukan oleh para calon pemimpin dapat berjalan dengan baik […]

  • Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto : Pengisian Perangkat Desa Seharusnya Setelah Pilkada

    Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto : Pengisian Perangkat Desa Seharusnya Setelah Pilkada

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 252
    • 0Komentar

    PATI – Joni Kurnianto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Demokrat, menilai seharusnya proses seleksi perangkat desa dilakukan setelah Pilkada 2024. Hal ini disampaikan Joni saat menanggapi isu pengisian perangkat desa yang tengah hangat dibicarakan. “(Sebelumnya) Kita sampaikan itu paling tidak akan dilakukan setelah Pilkada gitu. Tapi nggak tahu itu ya sudahlah, hak wewenangnya ada di […]

expand_less