Breaking News
light_mode

Rawan Tawuran Polsek Sukolilo Pati Larang Tongtek

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 25 Mar 2023
  • visibility 121

 

Belasan anak muda bersujud minta maaf kepada orang tuanya.

Polsek Sukolilo, Pati memberikan pembinaan kepada sekelompok anak
muda di Sukolilo yang nekat Tongtek meskipun sudah ada kesepakatan larangan
kegiatan tersebut. Mereka diminta bersujud dan minta maaf kepada orang tua dan diwajibkan absen setiap Senin dan Kamis di Mapolsek Sukolilo.

PATI – Kegiatan membangunkan orang sahur atau Tongtek
dilarang secara resmi. Sebab kegiatan ini rawan memicu aksi tawuran antar
kelompok pemuda di desa-desa di wilayah tersebut. Pelarangan ini didasarkan
Rapat Koordinasi Kecamatan (Rakorcam) Sukolilo. Bagi yang melanggar Polsek
Sukolilo bakal memberikan tindakan tegas.

Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan mengungkapkan, tongtek dilarang
di Kecamatan Sukolilo karena kegiatan yang biasanya dilakukan para pemuda itu
dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat serta menimbulkan kerawanan sosial,
dalam hal ini potensi terjadinya keributan antarpemuda.

Untuk diketahui, tongtek merupakan aktivitas berkeliling
desa pada dini hari sambil memukul kentongan atau alat tabuh demi membangunkan
warga untuk sahur. Saat ini, pemuda yang melakukan tongtek kadang juga menyetel
musik menggunakan pengeras suara.

Adapun rapat yang memutuskan pelarangan tongtek diikuti oleh
Camat Sukolilo, Kapolsek, Danramil, Pengurus MUI Sukolilo, Pengurus NU
Sukolilo, Pengurus Muhammadiyah Sukolilo, dan Kepala Desa Se-Kecamatan Sukolilo
beserta Kasi Pelayanan Desa (modin).

Meski sudah ada surat edaran terkait pelarangan ini,
ternyata masih ada sekelompok pemuda yang tetap melakukan tongtek.

Karena itu pihak Polsek Sukolilo memberikan tindakan tegas
bagi pelanggar aturan tersebut. Pihaknya rutin melakukan kegiatan patroli.

“Pada pukul 01.15 WIB, hari Kamis kemarin terdapat
sekelompok pemuda yang bergerombol dan bersiap melaksanakan tongtek. Kami lalu
mengambil tindakan mengamankan seorang pemuda dari Desa Sukolilo. Sementara
belasan orang lainnya kabur,” jelas AKP Sahlan.

Pembinaan

Setelah dimintai keterangan di Mapolsek Sukolilo, dia
mengakui bahwa kelompoknya yang melakukan tongtek berjumlah 17 orang.

Selanjutnya, 17 pemuda tersebut didatangkan ke Polsek
Sukolilo untuk dibina. Orang tua mereka juga diminta datang.

Di Mapolsek Sukolilo, para pemuda tersebut diminta bersujud
sambil meminta maaf pada orang tua mereka.

“Mereka juga kami minta membuat surat pernyataan untuk
tidak mengulangi kegiatan tersebut. Selain itu, pemuda yang diamankan
diwajibkan absen setiap hari Senin dan Kamis di Mapolsek Sukolilo untuk
mendapatkan pembinaan,” ujar dia.

Sahlan menegaskan, patroli dan operasi tongtek tersebut
dilaksanakan sebagai upaya preventif dalam menjaga kondusivitas di wilayah
Sukolilo selama bulan suci Ramadan. (mif)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trip ke Puncak Sindoro, Wisata Asyik Hujan Meteor, Milky Way, hingga UFO ?

    Trip ke Puncak Sindoro, Wisata Asyik Hujan Meteor, Milky Way, hingga UFO ?

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Foto berlatar belakang milky Semesta alam memang penuh keindahan. Baik pesona alamnya hingga pesona angkasa. Yang satu ini orang belum banyak menyadarinya. Hampran gunung, pantai bahkan langit dibentangkan di atas kita dengan pesonanya masing-masing. Gunung dengan landscape panorama hijau dan negeri diatas awannya. Pantai dengan horizon dan gulungan ombak birunya. Sedangkan angkasa bertaburan bintang-bintang, galaksi, […]

  • Peresmian gedung senam Kabupaten Pati 

    Pati Gymnastics Hall Diresemikan Siap Gelar Porprov 2023

    • calendar_month Sen, 26 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

      Peresmian gedung senam Kabupaten Pati Setelah bertahun-tahun tidak memiliki gedung senam, akhirnya Kota Pati memiliki gedung senam di tahun 2023. Gedung senam ini dipersiapkan untuk menjadi venue Porprov 2023 bulan Agustus mendatang. PATI – Gedung senam Pati akhirnya diresmikan, Senin 26 Juni 2023. Gedung yang dinamakan Pati Gymnastics Hall ini berada di sebelah SPBU […]

  • Kapolda Jateng Copot Kasatreskrim Polres Boyolali Diduga Langgar Etika Polri

    Kapolda Jateng Copot Kasatreskrim Polres Boyolali Diduga Langgar Etika Polri

    • calendar_month Rab, 19 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 116
    • 0Komentar

      konferensi pers Kapolda Jawa Tengah atas kasus dugaan pelanggaran oleh Kasatreskrim Polres Boyolali SEMARANG – Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K.,  langsung mencopot Kasatreskrim Polres Boyolali. Hal ini diduga karena dugaan pelanggaran etika yang dilakukan kepada pelapor berinisial R. “Sebelumnya Saya Kapolda Jateng menyampaikan permohonan maaf  yang sebesar-besarnya kepada warga […]

  • Ilustrasi hemat/freepik

    Pentingnya Hidup Hemat Mengelola Keuangan dengan Bijak

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Ilustrasi hemat/freepik Hidup hemat adalah suatu prinsip yang melibatkan pengelolaan keuangan yang bijak dan penuh tanggung jawab. Di tengah dinamika ekonomi yang selalu berubah dan tantangan finansial yang mungkin muncul, hidup hemat menjadi kunci untuk mencapai stabilitas keuangan dan kebebasan jangka panjang.   1. Menciptakan Keamanan Finansial:    Hidup hemat membantu menciptakan perlindungan finansial dalam […]

  • Kidungan Teks Pakem Kajen, Meriahkan Haul Mbah Mutamakkin

    Kidungan Teks Pakem Kajen, Meriahkan Haul Mbah Mutamakkin

    • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 121
    • 0Komentar

      Festival Kajen, menembangkan Tesk Pakem Kajen PATI – Manuskrip yang ditulis pada tahun 1891 ini terakhir ditembangkan pada tahun 1950-an di Pasareyan Mbah Mutamakkin alias Kiai Cabolek alias Pangeran Hadikusuma, cucu Raja Pajang, Joko Tingkir alias Mas Karebet alias Sultan Hadiwijaya. Penulis manuskrip adalah Kiai Abdul Karim dari Margotuhu Ngerojo. Terakhir, sebab panambangnya setelah […]

  • Karateka Pati Borong Tiga Medali di Kejuaraan Karate Asia Tenggara

    Karateka Pati Borong Tiga Medali di Kejuaraan Karate Asia Tenggara

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 148
    • 0Komentar

    PATI – Christopher Edbert Setiabudi, karateka asal Pati, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dalam kejuaraan karate tingkat Asia Tenggara, 12th South East Asian (SEA) Karate Federation Championships 2025, Christo – sapaan akrabnya – berhasil meraih tiga medali sekaligus: dua emas dan satu perak. Dua medali emas disumbangkan Christo dari kelas U21 Kata Male […]

expand_less