Breaking News
light_mode

Pemutaran Film Dokumenter Tutup Festival Kajen Falsafah dan Gerakan dakwah Syeh Mutamakkin Kajen

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
  • visibility 251

Lingkar Muria, PATI –
Penyelenggaraan Festival Kajen yang ke empat telah usai. Acara pesta literasi
dan keilmuwan di Kota Santri Kajen ini, ditutup dengan pemutaran film do
kumenter Falsafah dan Gerakan dakwah Syeh Mutamakkin Kajen di Perpustakaan
Mutamakkin kemarin. Narasi Kajen 2 menjadi film dokumenter festival yang
digelar sejak Sabtu, 23 September hingga Ahad, 15 Oktober ini.

Muhammad Farid
Abbad, salah satu panitia Festival Kajen menuturkan, film dokumenter ini
menceritakan soal dakwah yang disampaikan syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, yang
diambil dari sumber-sumber kyai sepuh di Kajen.

”Film ini
menyuguhkan tentang dakwah yang dibangun Mbah Mutamakkin. Ada juga simbol,
ornamen, dan pesan-pesan beliau yang sampai saat ini masih bisa dibaca di
Masjid Desa Kajen,” terang Farid kepada Lingkar Muria.

Dalam film ini
diperlihatkan tentang pesan-pesan Syeh Ahmad Mutamakkin. Seperti ada tulisan
pegon di papan bersurat ”Seng pendetku
ngusap ing mbun”
yang bermakna, pesan kepada generasi Kajen untuk
selalu menjaga kesucian secara dhohir mupun batin.

Ada juga ukiran
burung kuntul mematuk rembulan, yang bermakna genearsi yang qona’ah – zuhud. Dan terbanglah tinggi
seperti kuntul, untuk mencapai prestasi. ”Dan masih banyak yang lain seperti trisula,
ornamen gajah, dan bunga,” ujarnya.

Film karya
sutradara M. Azwar Anas ini berdurasi 10 menit, mengambil sumber dari para kyai
sepuh seperti, K.H Muadz Thohir, K.H Zaky Fuad Abdillah dan masih banyak lagi. Harapannya
lebih memperkaya pengetahuan sejarah, tentang sosok Syeh Ahmad Mutamakkin
beserta filosofi dan gerakan dakwahnya.

Festival Kajen
keempat ini melahirkan banyak karya. Diantaranya didirikannya pusat kajian The Mutamakkin
Institute, motif batik tulis Kunthul Nucuk Mbulan, Buku Infografis Masjid
Kajen, dan didirikannya Museum Heritage Kajen serta ditutup dengan pemutaran
film dokumenter Narasi Kajen jilid 2. (mil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madrasah di Pati Tolak Makan Bergizi Gratis Saat Ramadan: Jaga Ibadah Santri dari ‘Mokel’

    Madrasah di Pati Tolak Makan Bergizi Gratis Saat Ramadan: Jaga Ibadah Santri dari ‘Mokel’

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.647
    • 0Komentar

    PATI – Sejumlah madrasah terkemuka di Kabupaten Pati secara resmi mengumumkan penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) khusus selama bulan suci Ramadan. Keputusan ini, yang diambil oleh beberapa lembaga pendidikan agama di bawah naungan yayasan besar seperti Salafiyah Kajen dan Al Ma’ruf Hadiwijaya/PGIP Kajen, bukanlah penentangan terhadap program pemerintah secara umum, melainkan sebuah sikap […]

  • Potensi Kopi Pati Mampu Tembus Pasar Ekspor

    Potensi Kopi Pati Mampu Tembus Pasar Ekspor

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.053
    • 0Komentar

    Bupati memakai caping kopi PATI – Kopi Pati disebut layak untuk masuk pasar ekspor. Potensi kopi di Bumi Mina Tani dianggap sudah memungkinkan untuk hal tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Darningsih, dari Pasar Kopi Jawa Barat, seorang pengusaha yang mengeluarkan terobosan QR Code untuk produk petani kopi. ”Potensinya ada, tinggal bagaimana langkah komitmen para petani […]

  • SPI Grobogan Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Petani Hadapi Ancaman Bencana

    SPI Grobogan Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Petani Hadapi Ancaman Bencana

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 384
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Kondisi hutan yang semakin memprihatinkan akibat minimnya tumbuhan keras menjadi perhatian serius Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Grobogan. Kerentanan terhadap banjir bandang dan longsor mendorong SPI untuk mengambil inisiatif penanaman tumbuhan keras. Rencananya, penanaman tumbuhan keras akan dilakukan serentak di kawasan hutan Desa Asemrudung, Geyer, Grobogan. Beberapa petani di wilayah tersebut bahkan telah […]

  • Apa sih keistimewaan Muhammad? Refleksi Maulid Nabi SAW

    Apa sih keistimewaan Muhammad? Refleksi Maulid Nabi SAW

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Dokumen Pribadi Seperti seorang ratu dalam film Snow White (Putri Salju) yang bertanya ke cermin ajaib siapa yang paling cantik, sejarah peradaban manusia pun bertanya-tanya siapakah yang paling rupawan atau tampan. Tidak hanya kisah kanak-kanak, bahkan seorang filosof seperti Nietzsche pun menulis Thus Spoke Zarathustra yang bicara mengenai konsep ‘manusia unggul’ (Übermensch) yang lebih dari […]

  • Wajib Dibaca!!! Tips Punya Rumah Sendiri Tanpa Hutang ke Bank

    Wajib Dibaca!!! Tips Punya Rumah Sendiri Tanpa Hutang ke Bank

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

      ilustrasi rumah sederhana Harga rumah yang berkisardi atas Rp 100 juta, membuat siapapun pasti akan geleng-geleng kepala. Terutama bagi pasangan muda yang ingin memiliki rumah sendiri. Dengan gaji upah minimum, hampir mustahil bisa menabung untuk membangun atau membeli rumah sendiri. Lalu bagaimana agar dengan penghasilan sekitar Rp 3 jutaan kita bisa membeli rumah sendiri […]

  • Mendes PDTT Gus Halim/HUMAS KEMENDES PDTT

    Progres Penggunaan Dana Desa Harus Disosialisasikan ke Warga

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Mendes PDTT Gus Halim/HUMAS KEMENDES PDTT Warga desa berhak tahu soal penggunaan dana desa. Dalam hal ini pendamping desa memiliki peran penting untuk sosialisasi ke warga desa setempat.    JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) meminta pendamping desa mensosialisasikan progres penggunaan dana desa ke setiap […]

expand_less