Breaking News
light_mode

Sebulan Tak Ada Tindakan Warga Tlogomojo-Batangan Datangi Kejari

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 13 Des 2017
  • visibility 203


Lingkar Muria, PATI
– 
Diduga
melakukan tindakan penyelewengan, oknum kepala desa Togomojo-Batangan
dilaporkan warganya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati. Namun laporan yang telah
sebulan diserahkan itu hingga kini belum ada kejelasan tindakan, hal ini
membuat Wuryanto warga desa Tlogomojo mendatangi Kejari untuk meminta jawaban.
”Kami melaporkan dugaan kepala desa kami yang melakukan
penyelewengan dalam proyek pembangunan embung desa,” tutur Wuryanto kepada Jawa
Pos Radar Kudus.
Menurutnya dalam pembangunan desa itu adalah
permasalahan. Dalam pembangunan embung ini tak ada program dari pemerintah,
selain itu lokasi embung ini merupakan lahan produktif. Dimana dalam aturan
alih fungsi ini seharusnya ada Surat Keputusan kepala desa yang diketahui
Pemkab Pati.
”Selain itu tanah kerukan lokasi embung itupun dijual ke
pihak luar. Hitungan kami dengan luasan lahan untuk embung seluas 7000 meter
persegi maka uang yang didapat dari hasil penjualan itu senilai Rp 315
juta.  Dijual seharga
Rp
120.000 s/d 150.000
, dengan keuntungan
bersih mencapai Rp 45.000, maka desa dirugikan sebesar itu,” tuturnya.
Lanjut Wuryanto, atas masalah tersebutlah kami melaporkan
dugaan ini, namun sudah sebulan laporan kami serahkan sampai saat ini belum ada
tindakan, untuk itu kami berinisiatif mendatangi Kejari untuk menanyakannya.
Sementara itu Kasi Intel Kejaksaaan Negeri Pati, Herwatan
menuturkan, inti permasalahnnya sebenarnya ada hasil pengerukan yang dijual.
Kalau benar terjadi penyimpangan hingga merugikan negara maka akan kami tindak.
”Sekarang kami masih dalam upaya pengumpulan data. Kami sudah dua kali mengecek
lokasi,” tuturnya.
Lebih lanjut Herwatan mengatakan, kendala yang dihadapi
saat ini ada pada warga yang akan dimintai keterangan. ”Posisinya mereka ada di
luar kota. Kami sedang menunggu mereka,” pungkasnya.
Sementara itu
Kepala Desa Tlogomojo, Sunoto, s
aat
dihubungi Jawa Pos Radar Kudus,
menanggapi dengan santai.

”Ini kan laporan
dugaan.
Hal
semacam itu
sudah biasa,
sudah saya siapkan semuanya untuk menanggapi tuduhan dugaan yang dialamatkan ke
saya
. Hari ini
saya akan klarifikasi
,”
katanya singkat
, saat dikonfirmasi melalui sambungan
telepon
.
(aua)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kartini 2020 : Pameran Benda Bersejarah Pahlawan Emansipasi

    Hari Kartini 2020 : Pameran Benda Bersejarah Pahlawan Emansipasi

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Foto RA Kartini dan sekolah yang didirikannya JEPARA – Bulan April nanti, komunitas Rumah Kartini menggelar pameran bertajuk “Kartini di Mata Jepara”. Semua barang-barang bersejarah yang terkait dengan sang pahlawan emansipasi itu akan dipajang di Pendapa Kartini pada 23-24 April. Ada 300-an data yang telah terkumpul. Salah satu pendiri Rumah Kartini, Apeep Qimo mengungkapkan, Jepara […]

  • Menghadapi Persoalan dengan Pikiran Jernih

    Menghadapi Persoalan dengan Pikiran Jernih

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Gayeng diskusi Suluk Maleman Ada yang luput di zaman sekarang ini. Tentang bagaimana menghadapi sebuah persoalan. Sering kali, manusia kurang memerhatikan kejernihan dalam menghadapi persoalan. Perlunya kejernihan dalam menghadapi persoalan dinilai penting agar tidak sampai terjadi ketidakadilan ketika memberikan sebuah penilaian. Hal itu menjadi obrolan mendalam pada Suluk Maleman edisi ke 93, Sabtu (22/9/2019) malam […]

  • DPRD Pati Beri Catatan Penting Penyusunan RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Beri Catatan Penting Penyusunan RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PATI — DPRD Kabupaten Pati memberikan catatan penting terkait penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati tahun 2025-2029. Beberapa poin krusial yang perlu mendapat perhatian adalah isu strategis lingkungan, khususnya pelestarian Kawasan Kendeng. Pelestarian kawasan ini dinilai penting karena dampaknya langsung terhadap ekosistem dan kehidupan masyarakat sekitar. Catatan lain menyoroti kinerja anggaran dan […]

  • Peringati Hari Jadi, PEKA Muria Gelar Ziarah dan Tasyakuran

    Peringati Hari Jadi, PEKA Muria Gelar Ziarah dan Tasyakuran

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 205
    • 0Komentar

    KUDUS – Dalam rangka memperingati hari jadi Penggiat Konservasi Muria (PEKA Muria), dilakukan kegiatan ziarah dan tasyakuran. Teguh Budi Wiyono, sebagai Ketua PEKA Muria, menyatakan bahwa perayaan hari jadi ini dimulai dengan ziarah ke makam Sunan Muria pada Kamis (11/07/2024). Ziarah kemudian dilanjutkan ke makam Shokib Garno Sunarno, yang merupakan pelindung hutan Muria sekaligus ketua […]

  • DPRD Pati Didin Syafrudin Minta Pemkab Tingkatkan PAD, Ini Alasannya

    DPRD Pati Didin Syafrudin Minta Pemkab Tingkatkan PAD, Ini Alasannya

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Didin Syafruddin, menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendukung pembangunan daerah. Didin menyatakan bahwa PAD yang lebih tinggi akan memungkinkan pengelolaan pembangunan yang lebih efektif dan efisien. “PAD dapat digunakan untuk meningkatkan pembangunan Kabupaten Pati menjadi lebih baik, sehingga perlu ditingkatkan,” ujar dia. Ia menambahkan bahwa PAD […]

  • Bertekad Akhiri Rentetan Hasil Buruk, Persijap Targetkan Curi Poin di Kandang Madura United

    Bertekad Akhiri Rentetan Hasil Buruk, Persijap Targetkan Curi Poin di Kandang Madura United

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 602
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Persijap Jepara bertekad kuat untuk mengakhiri rentetan hasil buruk yang menimpa tim mereka saat bertandang ke markas Madura United pada hari Minggu, 9 November 2025. Pelatih Persijap, Mario Lemos, secara tegas menargetkan timnya harus pulang dengan membawa poin dari Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan. Target ini bukan tanpa alasan. Laskar Kalinyamat tengah terperosok […]

expand_less