Breaking News
light_mode

Peduli Nasib Persipa, Suporter Unjuk Rasa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 16 Des 2017
  • visibility 191
Para suporter bernyanyi dan melakukan orasi di Stadion Joyokusumo usai laga final Kejuaraan Sepakbola U-21 Minggu (3/12/17) lalu. 
Lingkar Muria, PATI – Suporter
Persipa melakukan unjuk rasa usai laga final Kejuaraan Sepakbola U-21 yang
berlangsung di Stadion Joyokusumo Minggu (3/12/17) lalu. Dengan mengenakan pakaian
serba merah warna kebesaran Persipa mereka hendak meminta kejelasan nasib tim
kesayangan masyarakat Bumi Mina Tani.
Para supporter
yang tergabung dalam organisasi Patifosi ini meminta semua pihak, terutama
pemerintah kabupaten untuk dapat menangani permasalahan ini. Berbagai spanduk
juga dibentangkan di tengah lapangan. Spanduk-spanduk ini bertuliskan nada
kekecewaan terhadap nasib klub berjuluk Laskar Saridin ini.
Wakil ketua
Patifosi, Tantowi mengungkapkan, dalam aksi ini suporter memberikan empat
tuntutan. ”Pertama persipa wajib mengikuti liga tahun depan, kedua segera
dibentuk manajemen yang baru, anggaran yang jelas, serta mengharap agar
pengurus Askab PSSI, pengurus Persipa dan Pemkab Pati agar tidak
salah-salahan,” jelasnya.
Selain itu ia
berharap semua pihak agar mau menyelamatkan Persipa, jangan sampai
keanggotaannya dicoret dari Asprov Jawa Tengah. Sebab di tahun 2017 Persipa
sudah absen di liga. ”Maka kalau tahun 2018 mendatang masih absen dalam
kompetisi secara otomatis bisa dicoret dari keanggotaan,” tuturnya.
Sejatinya para
supporter ini akan melakukan orasi di depan bupati, namun saying dalam laga
final serta penutupan kejuaraan sepakbola U-21 Bupati Haryanto tak bisa hadir.
Namun, di tengah-tengah laga final itu ada Wakil Ketua III DPRD Pati Joni
Kurnianto. Perwakilan supporter pun meminta Joni untuk memberikan tanggapan,
serta berharap dapat menyampaikan tuntutan ini langsung kepada Bupati Haryanto.
Melihat aksi yang
dilakukan para supporter ini. ”Ini tentu menjadi hal wajar ya. Ini bentuk
aspirasi mereka terhadap apa yang terjadi di tubuh manajemen Persipa,” kata
Joni kepada jawa Pos Radar Kudus.
Lanjut Joni,
sebenarnya permasalahannya kan ada di internal manajemen. Untuk menyelesaikan
persoalan ini, tentu harus ada tahapan-tahapan, manajemen saat ini juga
kepengurusannya masih sampai tahun 2018.

”Jadi tidak
semabarangan tidak serta merta bisa diganti begitu saja. Mengingat ini soal
administrasi dan juga ada anggaran pemerintah di dalamnya,” imbuh pria yang
juga menjadi Dewan Penyantun Askab PSSI Pati ini. (lil)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Minta Masyarakat Jangan Takut Laporkan Pungli Sekolah

    DPRD Pati Minta Masyarakat Jangan Takut Laporkan Pungli Sekolah

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 153
    • 0Komentar

    PATI – Merebaknya isu pungutan liar (pungli) di sekolah-sekolah Kabupaten Pati memicu reaksi keras dari DPRD setempat. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, langsung menginstruksikan Komisi D untuk mengambil tindakan cepat dan tegas. “Ada surat yang masuk ke DPRD, sehingga kami diperintah oleh Ketua untuk menindaklanjuti (laporan) pungutan-pungutan yang ada di sekolah, yang tidak resmi,” tegas […]

  • Andai Sundulan Rakhmatso Berbuah Gol

    Andai Sundulan Rakhmatso Berbuah Gol

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 169
    • 0Komentar

      KAB.BANDUNG – Persijap Jepara nyaris menang dengan sangat dramatis. Namun Laskar Kalinyamat harus puas dengan skor akhir 3-3 saat bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung (1/2) menghadapi PSKC Cimahi. Persijap lebih dulu tertinggal dengan skor 3-0, namun akhirnya dapat menyamakan kedudukan. Di babak pertama Persijap dapat memperkecil kedudukan menjadi 3-2, dan di […]

  • DPRD Pati Berkomitmen Dorong Kemajuan Batik Tulis Bakaran

    DPRD Pati Berkomitmen Dorong Kemajuan Batik Tulis Bakaran

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 231
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan potensi batik tulis asli Pati, yaitu Batik Bakaran yang berasal dari Kecamatan Juwana. Batik Bakaran memiliki karakter dan ciri khas tersendiri, baik dari segi motif maupun corak warnanya. Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menyampaikan bahwa Batik Bakaran sangat khas dan memerlukan […]

  • Jelang Bergulirnya Liga 2 Stadion Wergu Kudus Full Biru, Piye Menurutmu ?

    Jelang Bergulirnya Liga 2 Stadion Wergu Kudus Full Biru, Piye Menurutmu ?

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 179
    • 0Komentar

    KUDUS – Menjelang bergulirnya Liga 2, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terus berbenah untuk menyiapkan kendang terbaik bagi tim Persiku Kudus. Renovasi dilakukan di berbagai sisi agar stadion kebanggaan warga Kudus ini layak menjadi penyelenggara pertandinga Liga 2. Renovasi yang paling mencolok adalah penggantian warna cat tribun stadion, dari semula dominan warna hijau, sekarang menjadi warna […]

  • Pati Handball Championship 2024 Season 6: Rekor Peserta Tertinggi

    Pati Handball Championship 2024 Season 6: Rekor Peserta Tertinggi

    • calendar_month Sen, 9 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 147
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Pati Handball Championship 2024, yang berlangsung pada 9-12 Desember 2024, sukses digelar dengan mencatatkan rekor jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah kejuaraan. Kompetisi yang diikuti oleh siswa SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat dan partisipasi terhadap olahraga bola tangan di Kabupaten Pati. Antusiasme para peserta terlihat jelas selama pertandingan. Vidaliya […]

  • Inovasi Siswa MA Salafiyah Kajen: “Greencoat”, Cat Anti-Korosi Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Udang dan Daun Jambu Biji

    Inovasi Siswa MA Salafiyah Kajen: “Greencoat”, Cat Anti-Korosi Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Udang dan Daun Jambu Biji

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 319
    • 0Komentar

    PATI – Tim riset Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, berhasil menciptakan inovasi cat pelapis anti-korosi ramah lingkungan bernama “Greencoat”. Inovasi ini mengantarkan mereka meraih juara 3 dalam kompetisi NIPRO (National Innovation Project) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, pada 4–5 Oktober 2025. Alief Fachriza, salah satu anggota tim, menjelaskan bahwa […]

expand_less