Breaking News
light_mode

Membanggakan, SDN 1 Wonorejo Wakili Jepara Jadi Sekolah Adiwiyata

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 10 Feb 2018
  • visibility 332

 

Foto bersama setelah pelaksanaan penilaian Sekolah Adiwiyata dari Dinas Lingkungan Hidup Jepara di SDN 1 Wonorejo belum lama ini.

Lingkar Muria, JEPARA – Tim verifikator dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara telah menilai terkait komponen sekolah Adiwiyata belum lama ini. Dari situ, SDN 1 Wonorejo, Kecamatan Kota, berhak mewakili Kabupaten Jepara dalam
ajang Lomba Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar tahun ini.
Kasi Pengendalian Kerusakan dan Pengembangan
Kapasitas Lingkungan Hidup, Duddy Ika Kurniawan mengatakan, penilaian dilakukan
sendiri oleh sekolah dengan pola self
assesment
. Tim verifikator akan mencocokkan instrumen dengan kenyataan di
lapangan.
“Dari hasil penilaian, sekolah sudah baik dan layak
untuk maju ke penilaian ke tingkat provinsi. Hal ini ditunjang dari segi
administrasi dan sarana prasarana telah memenuhi syarat. Juga peran
partisipatif masyarakat, komite, orang tua, dan siswa menjadikan nilai tambah
sebagai sekolah adiwiyata,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SDN 1 Wonorejo Chotinah Tri
Warjani menungkapkan, pihaknya telah menyiapkan instrumen penilaian adiwiyata.
Mulai dari kurikulum, kebijakan berwawasan lingkungan, dan perencanaan
partisipatif serta sarpras lingkungan.
“Berbagai kerjasama juga telah kami lakukan untuk
menunjang kegiatan berbasis lingkungan hidup. Dari lingkungan sekitar kami
kejasama dengan Bank Sampah Wonolestari Desa Wonorejo. Bank Sampah Sanora
Lestari milik sekolah menyetorkan sampah yang telah dipilah. Gabungan Kelompok
Petani juga kami rangkul untuk kerjasama dalam perawatan tanaman buah,”
imbuhnya.
Pihaknya juga memiliki green house yang berisi apotek hidup. Rencananya akan ditambah
dengan pemanfaatan ban bekas untuk taman baca di sekitar green house. Di kebun sekolah juga terdapat tanaman obat keluarga
serta tanaman-tanaman buah. 
“Untuk persiapan penilaian tingkat provinsi, kami
kerjasama dengan SMKN 1 Jepara. Kerjasama tersebut terkait pemanfaatan buah
rambutan untuk dijadikan olahan. Jenis olahan buah rambutan nanti akan
dijadikan manisan dalam kemasan. Kalau di dataran tinggi Dieng ada carica.
Rencana kami buat seperti itu,” tandasnya. (anw)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Apresiasi Posko Pengawalan Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati

    DPRD Apresiasi Posko Pengawalan Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 303
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati untuk pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif masyarakat yang mendirikan posko pengawalan jalannya proses Pansus. “Saya berterima kasih kepada masyarakat Pati karena kami tidak dilepas begitu saja, melainkan ditunggu dan dipantau,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberadaan posko ini justru […]

  • DPRD Pati : Rokok legal Rugikan Negara, Dukung Penuh Pemberantasan

    DPRD Pati : Rokok legal Rugikan Negara, Dukung Penuh Pemberantasan

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.150
    • 0Komentar

    PATI – Teguh Bandang Waluyo, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, menyampaikan dukungan total terhadap langkah-langkah yang dilakukan untuk memberantas peredaran rokok ilegal. Menurutnya, penyebaran rokok yang tidak memenuhi ketentuan cukai menyebabkan kerugian bagi negara karena mengurangi kontribusi dari sektor pajak cukai. “Kami mendukung upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal yang berdampak merugikan pendapatan […]

  • Beginilah Nyekiklik Channel, Kumpulan Pemuda Kreatif di Cluwak-Pati

    Beginilah Nyekiklik Channel, Kumpulan Pemuda Kreatif di Cluwak-Pati

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Percaya Diri Angkat Guyonan Khas Bumi Mina Tani   Para personil Nyekiklik saat berbincang di Cafe Gojoos Kelat Senin (29/1/18) Berawal dari teman satu tongkrongan, Nyekiklik Channel hadir. Mereka percaya diri menampilkan guyonan dengan mengusung dialek khas asalnya, Kabupaten Pati di layar Youtube. Obrolan terasa gayeng, saat saya mencoba menggali kisah tentang Nyekiklik Channel yang belakangan […]

  • Mudahnya Budidaya Kelapa Kopyor Ala Omah Kopyor Ngagel Dukuhseti

    Mudahnya Budidaya Kelapa Kopyor Ala Omah Kopyor Ngagel Dukuhseti

    • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Kelapa kopyor dari Dukuhseti menjadi primadona Budidaya kelapa kopyor itu mudah. Namun menuntut kecermatan dan ketelatenan dari para petani. Yang penting adalah fokus dulu menanam sebaik mungkin. Nanti hasil akan mengikuti. PATI – Pengelola Omah Kopyor, Tulus Sanyoto membagikan tips untuk sukses budidaya kelapa kopyor. Namun terlebih dulu pihaknya mengingatkan, bagi petani pemula yang ingin […]

  • Sate Kambing Pak Muklas di Pasar Runting Pati.

    Sate Kambing Pak Muklas Runting Legendaris dan Jadi Rujukan di Pati

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 546
    • 0Komentar

    PATI – Bagi penggemar kuliner berbahan daging kambing, kuliner sate sudah pasti menjadi buruan. Salah satu rekomendasi sate kambing paling enak di Kota Pati adalah sate kambing muda Pak Muklas Runting. Sate kambing muda di tempat ini memiliki tekstur yang empuk, dan tidak bau prengus. Tiap tusuk satenya dagingnya lumayan besar. Pengunjung bakal dimanjakan dengan […]

  • Gencarkan Inventarisir Benda Cagar Budaya

    Gencarkan Inventarisir Benda Cagar Budaya

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 386
    • 0Komentar

    BUKU : Trevita Puspita Hadi menunjukkan buku hasil pendataan cagar budaya di salah satu kecamatan Lingkar Muria, PATI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati melalui Kasi Cagar Budaya dan Tradisi, gencar melakukan inventarisasi benda cagar budaya yang ada di Kabupaten Pati. Sampai saat ini di Kabupaten Pati ada sebanyak 205 benda cagar budaya. ”Sebanyak […]

expand_less