Breaking News
light_mode

Tekan Golput KPU Sosialisasi Ibu-ibu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 4 Mar 2018
  • visibility 192

Lingkar Muria, PATI – Demi sukses penyelenggaraan pilkada serentak pada
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018, Komisi Pemilihan Umum
(KPU) gencar melakukan sosialisasi-sosialisasi. KPU terus menyasar
kelompok-kelompok di masyarakat hingga tingkat bawah.
Seperti yang dilakukan KPU
Kabupaten Pati melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Dukuhseti. Belum lama
ini, mereka menyasar ibu-ibu anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di
Desa Bakalan Kecamatan Dukuhseti. Ibu-ibu anggota PKK tersebut diberikan
wawasan tentang urgensi memilih pemimpin, serta untuk meningkatkan kuantitas
pemilih dari pemilihan tahun-tahun sebelumnya.
Wawan Hariono, anggota PPK
Dukuhseti mengungkapkan, upaya menjangkau kelompok ibu-ibu tersebut menurutnya
lebih efektif. Sebab diharapkan, pada sosialisasi tentang Pilgub Jawa Tengah
ini akan sampai juga pada anggota keluarga yang di rumah.
”Kami terus berusaha menekan angka
golput itu, caranya dengan mensosialisasikan langsung Pilkada Serentak ini
dengan berbagai sasaran. Diantaranya dengan mendatangi ibu-ibu,” terang Wawan
Hariono.
Menurutnya, jika seorang ibu sudah
sadar akan pentingnya memilih, maka mereka akan mengajak anggota keluarga yang
lain, untuk berpartisipasi juga memberikan suaranya. Pada kesempatan
sosialisasi ini, PPK Dukuhseti menyampaikan beberapa hal.
Diantaranya yaitu, sosialisasi tentang
dua pasang kontestan yang akan merebut kursi Jawa Tengah satu, dan juga waktu
pelaksanaan pencoblosan pada pilkada serentak peretengahan tahun ini.
Salah satu peserta sosialisasi
Pilgub Jawa Tengah, Latifatun Nikmah mengakui, di kalangan masyarakat bawah,
mereka masih minim seputar informasi dan juga kesadaran mengenai memilih
pemimpin.
”Sebagian banyak yang apatis. Tak
ada gunanya ikut mencoblos. Bahkan, ada pula yang mengatakan, apa gunanya
mencoblos, terlebih pada akhirnya kita tidak dapat apa apa. Itu lazim didengar
di kalangan masyarakat awam utamanya,” terang perempuan yang menjadi Ketua Tim
Penggerak PKK Desa Bakalan tersebut.
Melihat hal tersebut, tentu menunjukkan
masyarakat masih banyak yang belum memahami secara penuh tentang pemilihan.
Jika tak ada sentuhan secara langsung ke bawah, bisa saja angkat golput bisa
meningkat pesat. (has)
 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKN Undip Susun Masterplan Pengelolaan Sampah di Bakaran Kulon

    KKN Undip Susun Masterplan Pengelolaan Sampah di Bakaran Kulon

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Tim KKN Undip 2019 di Desa Bakaran Kulo, Juwana  JUWANA – Selama 20 hari mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyusun masterplan pengeloaan sampah. Hal itu dilakukan untuk membuat Desa Bakaran Kulon bebas dari kumuh. Nur Kholik Kurniana Putra, kordinator desa KKN Undip di Bakaran Kulon mengungkapkan, kegiatan yang dilakukannya  dilatarbelakangi oleh kepedulian mahasiswa yang […]

  • DPRD Pati : Penanggulangan HIV/Aids Butuh Partisipasi Aktif Masyarakat

    DPRD Pati : Penanggulangan HIV/Aids Butuh Partisipasi Aktif Masyarakat

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.907
    • 0Komentar

    PATI – Masyarakat Kabupaten Pati diimbau untuk tidak sungkan mengaku jika mengalami gejala yang kemungkinan terkait dengan HIV/AIDS. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Endah Sriwahyuningati. Menurutnya, sikap terbuka sangat krusial untuk menghindari kasus HIV/AIDS menjadi masalah yang tersembunyi dan semakin meluas. “Masyarakat tidak perlu ragu, pemerintah […]

  • Kinerja Positif PWI Pati Diganjar Penghargaan dari RS Keluarga Sehat

    Kinerja Positif PWI Pati Diganjar Penghargaan dari RS Keluarga Sehat

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    PWI Pati dapat penghargaan dari RS KSH Pati PATI – Atas kinerjanya dalam pemberitaan yang aktif dan berdampak positif bagi masyarakat, organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati mendapat penghargaan dari RS Keluarga Sehat (KSH). Penghargaan “Best Commitment: Mitra Kerja dengan Pemberitaan yang Teraktif dan Berdampak Positif bagi Masyarakat” itu diterima langsung oleh Ketua PWI […]

  • Beli Kosmetik Online, Waspadalah

    Beli Kosmetik Online, Waspadalah

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    PATI – Kepala BPOM Semarang Endang Pudjiwati beberapa waktu lalu mengimbau masyarakat soal belanja kosmetik secara online. Hal itu lantaran pembelian yang dilakukan melalui online rawan dengan produk ilegal. . Untuk itu dirinya mengimbau masyarakat supaya waspada ketika belanja kosmetik ataupun obat-obatan dalam bentuk online. ”Untuk memastikan keaslian sebuah produk perlu dilakukan pengecekan nomor izin edarnya. Apalagi untuk […]

  • Peduli Kekeringan, Persit Pati Salurkan Dua Tangki Air

    Peduli Kekeringan, Persit Pati Salurkan Dua Tangki Air

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Persit Kodim 0718/Pati menyalurkan dua tangki air bersih di desa yang mengalami musibah kekeringan. Penyaluran air bersih dilakukan di Desa Kebowan Kecamatan Winong Sabtu kemarin (1/9/2018). Beberapa anggota Persit yang berpakaian seragam khas serba hijau, tak canggung memegang selang air dari tangki yang berkapasitas 5000 liter tersebut. Mereka cekatan membantu warga sekitar […]

  • Kostum Garuda Jepara Raih The Best di Malang Culture Carnival

    Kostum Garuda Jepara Raih The Best di Malang Culture Carnival

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    JEPARA – Bayu Supriyono, lelaki asal Jepara yang juga seniman kondang berhasil menjuarai kontes kostum etnik dalam gelaran Malang Culture Carnival akhir pekan lalu. Gelaran busana carnival tersebut merupakan even nasional yang memang menjadi sarana untuk memunculkan seniman-seniman kostum etnik. Dalam gelaran tersebut, Bayu dengan Luna Art Carnival-nya mengikutsertakan lima busana carnival bertemakan nusantara. Kostum […]

expand_less