Breaking News
light_mode

Tiba dengan Selamat, Pemudik Disambut Bupati Haryanto

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 11 Jun 2018
  • visibility 167

PATI – Para pemudik yang memanfaatkan program mudik
gratis tiba Terminal Kembangjoyo Sabtu (9/6) malam lalu. Kedatangan mereka
langsung disambut Bupati Haryanto bersama Forkopimda.
Bahkan, bupati beserta Forkopimda
telah menunggu pemudik di terminal sejak pukul 21.00 lebih. Para pemudik
kemudian baru sampai sekitar pukul 23.00. Ada empat bus yang sampai.
Bupati Haryanto menuturkan, kegiatan mudik
gratis ini paling tidak bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Serta
membantu meringankan beban pemudik. Seperti diketahui, harga tiket kendaraan
biasanya melonjak menjelang mudik lebaran seperti ini.
”Selain hal itu, mudik gratis juga
bisa menekan angka pemudik sepeda motor. Mudik dengan motor sangat rawan. Sebab
menempuh jalan ratusan kilometer lebih. Lebih aman dan nyaman mudik dengan
kendaraan seperti bus ini,” terang Bupati Haryanto didampingi dari Forkopimdan
dan juga Kepala Perwakilan Jasa Raharja Pati.
Selain itu, kepada pemudik, bupati
berpesan supaya setelah sampai di kampung halaman, waktunya dipergunakan untuk
silaturahmi. ”Jangan neko-neko. Setelah sampai di tanah kelahiran waktunya
silaturahmi, jangan hura-hura. Sebab setelah lebaran mereka juga akan kembali
lagi pada rutinitasnya,” pesan bupati.

Kurangi Pemudik Motor
Kedatangan pemudik ini merupakan
fasilitasi dari PT Jasa Raharja. Sementara bus dari pemkab pati baru akan tiba
di Terminal Kembangjoyo pada Minggu malam (10/6). Ada delapan bus yang
dijadwalkan akan tiba.
Sementara itu Kepala Perwakilan
Jasa Raharja Pati, Yoga Sasongko menuturkan, kegiatan mudik ini merupakan
program yang telah berjalan sejak kurang lebih 2009 lalu. ”Antusias masyarakat
yang ingin mudik menggunakan bus cukup banyak, untuk itu kegiatan ini terus
berlangsung,” kata Yoga.
Lanjutnya, untuk tahun ini ada 11
bus yang disediakan, namun yang sampai di Terminal Kembangjoyo ada empat bus,
satu bus berisi 50 penumpang. Lainnya berhenti di terminal seperti di Jepara,
Kudus, dan kota-kota lain. Untuk kuota yang bisa mengikuti mudik gratis, Jasa
Raharja tak membatasi. ”Program ini untuk mereka yang mudik menggunakan sepeda
motor, kami alihkan untuk mau naik bus. Pendaftarannya melalui sistem online. Jadi tergantung pendaftarnya,”
imbuh Yoga.
Salah satu penumpang, Suwanti
mengaku senang dengan program mudik gratis ini. Dia yang mudik bersama kedua
anaknya merasa sangat terbantu. ”Terimakasih telah ada program mudik gratis.
Sangat membantu, apalagi ongkos pulang kampung sekarang sangat mahal,”
jelasnya. (has)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Dorong Penataan Alun-alun Juwana untuk Suasana yang Lebih Nyaman

    Anggota DPRD Pati Dorong Penataan Alun-alun Juwana untuk Suasana yang Lebih Nyaman

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 161
    • 0Komentar

    PATI – Mukit, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, mendorong penataan kawasan di Alun-alun Juwana untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan menarik. Ia menilai penataan kawasan publik seperti alun-alun merupakan salah satu cara untuk meningkatkan estetika dan kenyamanan di Pati. “Pastinya kita ingin menciptakan suasana yang bagus di Pati, salah satunya melalui […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Sidak RSUD RAA Soewondo, Temukan Dugaan Keterlibatan Istri Ketua Dewas

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Sidak RSUD RAA Soewondo, Temukan Dugaan Keterlibatan Istri Ketua Dewas

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 185
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati terkait kebijakan Bupati Sudewo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD RAA Soewondo Pati pada Kamis (4/9/2025). Sidak ini dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, usai menggelar sidang dengan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) RSUD RAA Soewondo, Torang Manurung. Sidang tersebut membahas dugaan keterlibatan istri Torang, […]

  • Anggota Komisi D DPRD Pati Siap Jadi Dewan Penasihat Cabor, Dukung Kemajuan Olahraga Daerah

    Anggota Komisi D DPRD Pati Siap Jadi Dewan Penasihat Cabor, Dukung Kemajuan Olahraga Daerah

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 163
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Maulana Adika Prastya, menyatakan kesiapannya untuk berperan aktif dalam memajukan olahraga di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi dari 50 pengurus Cabang Olahraga (Cabor) bersama KONI di Gedung DPRD Kabupaten Pati. Adika, yang berasal dari Fraksi Gerindra, mengungkapkan rasa terhormatnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya […]

  • DPRD Pati Targetkan Pembangunan Optimal dengan APBD Rp2,5 Triliun di 2026

    DPRD Pati Targetkan Pembangunan Optimal dengan APBD Rp2,5 Triliun di 2026

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 180
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar Rapat Paripurna pada Selasa (5/8/2025) siang, membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. Rapat ini menyoroti proyeksi APBD Kabupaten Pati yang diperkirakan mencapai Rp2,5 triliun. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan prioritas […]

  • DPRD Pati Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

    DPRD Pati Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 190
    • 0Komentar

    PATI – Seiring dengan pengurangan jatah pupuk subsidi dan melonjaknya harga pupuk non-subsidi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong penggunaan pupuk kandang sebagai solusi untuk meringankan beban para petani. “Agar pupuk tidak menjadi momok bagi petani, harus dibudayakan penggunaan pupuk kandang. Pupuk kandang modalnya lebih sedikit dibandingkan pupuk kimia,” ujar Anggota DPRD Kabupaten […]

  • Kaos Bertuliskan Dialek Khas Pati Menjadi Favorit Pemudik Sebagai Oleh-oleh

    Kaos Bertuliskan Dialek Khas Pati Menjadi Favorit Pemudik Sebagai Oleh-oleh

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 153
    • 0Komentar

    PATI – Kaos dengan tulisan dialek khas Pati menjadi favorit para pengunjung yang datang ke Kota Mina Tani. Terutama saat musim mudik, kaos ini menjadi pilihan utama para pemudik untuk dijadikan oleh-oleh saat kembali ke tempat asal mereka. Fatmi Nurjanah, pemilik Pati Oblong, sebuah toko kaos di Pati, mengatakan, saat musim Lebaran banyak pemudik yang […]

expand_less