Breaking News
light_mode

Deklarasi Damai Pemilu, Antisipasi Info Hoax

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 9 Okt 2018
  • visibility 312

PATI – Badan Pengawas Pemilu
(Bawaslu) Kabupaten Pati menggelar deklarasi damai Pemilu 2019 pagi kemarin Sabtu (6/10/2018) di halaman
parkir Plaza Pragolo. Deklarasi ini dilakukan sebagai upaya menangkal info-info
hoax menjelang pemilu, yang dikhawatirkan dapat mencederai penyelenggaraan
pesta demokrasi lima tahunan ini.
Koordinator Sekretariat Bawaslu,
Ahmada menjelaskan, bahwa Bawaslu sebagai bagian dari penyelenggaraan Pemilu
2019 baik legislatif maupun pemilihan presiden, mendapat tanggung jawab
mewujudkan terselenggaranya pesta demokrasi yang bersih.
”Kami harapkan dengan adanya
kegiatan deklarasi damai ini, merupakan bukti dari kesiapan penyelenggara
pemilu untuk menyongsong pelaksanaan Pemilu 2019 yang benar-benar damai. Dan
dijauhkan dari aksi-aksi penyebaran info hoax terutama saat kampanye,” paparnya.
Kegiatan ini sendiri dilandaskan berdasarkan Undang-undang Nomor7 tahun 2017
tentang Pemilihan Umum, dan juga Peraturan Bawaslu Nomor 28 tahun 2018 tentang
kampanye.
Kegiatan deklarasi damai ini
dihadiri oleh perwakilan partai politik peserta pemilu, dan juga bupati, dan
wakil bupati serta forkopimda.
Damai
Bupati Pati Haryanto usai ikut
membubuhkan tanda tangan, meminta kepada masyarakat Kabupaten Pati tetap tenang
dan cermat dalam menyambut pesta demokrasi itu. ”Intinya lebih selektif
memahami setiap informasi. Yang sudah-sudah, biasanya masyarakat banyak menelan
informasi secara mentah. Ini yang harus dihindari,” jelas bupati.
Lebih lanjut, bupati menegaskan,
agar Pemilu 2019 nanti dapat berjalan dengan baik, setidaknya ada empat
komponen yang harus dipenuhi. Yakni mulai dari KPU dan jajarannya, Bawaslu,
partai politik, dan calon legislatif.
”Gesekan yang sering kami lihat
adalah gesekan antar calon yang masih satu partai. Karena di satu dapil nanti
akan terjadi perlombaan sebab mereka akan berlomba untuk mendapat suara
terbanyak. Ini yang harus diperhatikan,” ujarnya.
Oleh karena itu, bupati mengimbau
agar para penyelenggara dan peserta harus proporsional serta profesional dalam
menjalankan tanggung jawab. Meski saat ini masih belum ada permasalahan, tetapi
kejadian yang tidak diinginkan setidaknya harus bisa diantisipasi. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Pati Desak Pemkab Tunda Pengisian Jabatan Strategis

    Ketua DPRD Pati Desak Pemkab Tunda Pengisian Jabatan Strategis

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 462
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin, memberikan saran kepada Pemerintah Kabupaten Pati untuk menunda pengisian tujuh jabatan kepala dinas yang saat ini kosong. Saran ini disampaikan mengingat kondisi politik di Kabupaten Pati yang dinilai belum sepenuhnya kondusif. Menurut Ali Badrudin, penundaan ini bertujuan untuk menghindari potensi perselisihan yang mungkin […]

  • Analisa Peluang Promosi Persijap Jepara ke Liga 1 : Cuma Butuh Dua Kemenangan Saja!

    Analisa Peluang Promosi Persijap Jepara ke Liga 1 : Cuma Butuh Dua Kemenangan Saja!

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 330
    • 0Komentar

    JEPARA – Situasi sulit dialami Persijap Jepara untuk menjaga asa promosi ke Liga 1. Ada berlapis rintangan yang harus disingkirkan sendiri. Tanpa mengharap “bantuan” dari pihak lain. Ya itulah yang dialami oleh tim berjuluk Laskar Kalinyamat jelang laga pemungkas babak 8 besar menghadapi Persela Lamongan pada Selasa 18 Februari 2025. Persijap Jepara harus menentukan nasibnya […]

  • Pemkab Jepara Bentuk Karangrandu Sebagai Desa Tangguh Bencana

    Pemkab Jepara Bentuk Karangrandu Sebagai Desa Tangguh Bencana

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Pembentukan desa tangguh bencana di Desa Karangrandu Kecamatan Pecangaan Jepara Pembentukan desa tangguh bencana (destana) di Jepara memiliki arti penting. Sebab Kota Ukir memiliki permasalahan tinggi terkait bencana, bahkan nomor 10 di Jawa Tengah.  JEPARA – Desa Karangrandu Kecamatan Pecangaan dibentuk sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana). Pembentukan ini dihadiri langsung oleh Penjabat Bupati Jepara Edy […]

  • Selain Kurban Hewan, Haryanto Ajak Warga Berkurban untuk Pembangunan

    Selain Kurban Hewan, Haryanto Ajak Warga Berkurban untuk Pembangunan

    • calendar_month Ming, 26 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 301
    • 0Komentar

    PATI – Salat Id di Masjid Agung Baitunnur dilaksanakan pukul 07.00, sebelum melangsungkan salat, Bupati Haryanto menyapa masyarakatnya dari atas mimbar masjid Rabu (22/8/2018). Dalam kesempatan itu Haryanto mengajak masyarakat Pati juga berkorban untuk pembangunan Kabupaten Pati. Bukan hanya berkurban setahun sekali dengan menyembelih hewan kurban. ”Pada momentum Hari Raya Idul Adha 1439 ini, kita […]

  • Mengakrabi Muria dari Karya Seni Rupa

    Mengakrabi Muria dari Karya Seni Rupa

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    satuharapan.com Pegunungan Muria dan kota-kota yang melingkarinya berunjuk gigi, melalui tangan-tangan lembut para seniman perupa. Ada sepuluh perupa dari tiga kota yang berada tepat di kaki Pegunungan Muria. Jepara, Pati, dan Kudus. Mereka tergabung dalam kelompok yang bernama Songolikur Art Project. Mereka menggelar pameran karya bertajuk “Dari Titi Muria” di Tembi Rumah Budaya, Yogjakarta. Pameran […]

  • 777 Anggota KPPS di Kecamatan Margoyoso Resmi Dilantik, Siap Bertugas di Pilkada Serentak 2024

    777 Anggota KPPS di Kecamatan Margoyoso Resmi Dilantik, Siap Bertugas di Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 329
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 777 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, resmi dilantik dan disumpah pada Kamis (7/11/2024). Pelantikan ini menandai kesiapan mereka untuk bertugas di 111 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 22 desa dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada Rabu, 27 November […]

expand_less