Breaking News
light_mode

Deklarasi Damai Pemilu, Antisipasi Info Hoax

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 9 Okt 2018
  • visibility 235

PATI – Badan Pengawas Pemilu
(Bawaslu) Kabupaten Pati menggelar deklarasi damai Pemilu 2019 pagi kemarin Sabtu (6/10/2018) di halaman
parkir Plaza Pragolo. Deklarasi ini dilakukan sebagai upaya menangkal info-info
hoax menjelang pemilu, yang dikhawatirkan dapat mencederai penyelenggaraan
pesta demokrasi lima tahunan ini.
Koordinator Sekretariat Bawaslu,
Ahmada menjelaskan, bahwa Bawaslu sebagai bagian dari penyelenggaraan Pemilu
2019 baik legislatif maupun pemilihan presiden, mendapat tanggung jawab
mewujudkan terselenggaranya pesta demokrasi yang bersih.
”Kami harapkan dengan adanya
kegiatan deklarasi damai ini, merupakan bukti dari kesiapan penyelenggara
pemilu untuk menyongsong pelaksanaan Pemilu 2019 yang benar-benar damai. Dan
dijauhkan dari aksi-aksi penyebaran info hoax terutama saat kampanye,” paparnya.
Kegiatan ini sendiri dilandaskan berdasarkan Undang-undang Nomor7 tahun 2017
tentang Pemilihan Umum, dan juga Peraturan Bawaslu Nomor 28 tahun 2018 tentang
kampanye.
Kegiatan deklarasi damai ini
dihadiri oleh perwakilan partai politik peserta pemilu, dan juga bupati, dan
wakil bupati serta forkopimda.
Damai
Bupati Pati Haryanto usai ikut
membubuhkan tanda tangan, meminta kepada masyarakat Kabupaten Pati tetap tenang
dan cermat dalam menyambut pesta demokrasi itu. ”Intinya lebih selektif
memahami setiap informasi. Yang sudah-sudah, biasanya masyarakat banyak menelan
informasi secara mentah. Ini yang harus dihindari,” jelas bupati.
Lebih lanjut, bupati menegaskan,
agar Pemilu 2019 nanti dapat berjalan dengan baik, setidaknya ada empat
komponen yang harus dipenuhi. Yakni mulai dari KPU dan jajarannya, Bawaslu,
partai politik, dan calon legislatif.
”Gesekan yang sering kami lihat
adalah gesekan antar calon yang masih satu partai. Karena di satu dapil nanti
akan terjadi perlombaan sebab mereka akan berlomba untuk mendapat suara
terbanyak. Ini yang harus diperhatikan,” ujarnya.
Oleh karena itu, bupati mengimbau
agar para penyelenggara dan peserta harus proporsional serta profesional dalam
menjalankan tanggung jawab. Meski saat ini masih belum ada permasalahan, tetapi
kejadian yang tidak diinginkan setidaknya harus bisa diantisipasi. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang kasus pemalsuan celana cardinal oleh warga Gabus Pati.

    Viral Warga Pati Palsukan Celana Cardinal, Dituntut Dua Tahun Penjara

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    PATI – Seorang warga Pati harus merasakan pahit akibat memalsukan produk celana Cardinal palsu. Kasus ini telah masuk di persidangan di Pengadilan Negeri Pati. Terdakwa pemalsuan merek celana Cardinal adalah Neneng Setiawati. Karena itu Neneng dikasuskan oleh PT Multi Garmenjaya, sebagai pemegang merek Cardinal. Staf Khusus PT Multi Garmenjaya Sufiyanto mengungkapkan, pihaknya menghargai tuntutan dari […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Dorong Bantuan Hukum Jadi Hak Semua Lapisan Masyarakat

    Wakil Ketua DPRD Pati Dorong Bantuan Hukum Jadi Hak Semua Lapisan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.541
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah daerah diminta memperluas cakupan program bantuan hukum, yang selama ini lebih banyak difokuskan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurut DPRD Kabupaten Pati, ke depannya layanan ini harus diprioritaskan dan juga disediakan bagi masyarakat umum, terutama warga yang berasal dari kalangan ekonomi lemah agar mereka turut mendapatkan akses keadilan. Wakil Ketua II DPRD […]

  • DPRD Pati Dorong Pembelajaran Sejarah untuk Bangun Karakter Generasi Muda

    DPRD Pati Dorong Pembelajaran Sejarah untuk Bangun Karakter Generasi Muda

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 261
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muntamah, menekankan pentingnya pembelajaran sejarah bagi generasi muda untuk membangun karakter dan jati diri bangsa. “Pelajaran sejarah juga bisa menumbuhkan moral dan jati diri bangsa,” ujar Muntamah. Menurutnya, mempelajari sejarah, mulai dari sebelum era kolonialisme, era pendudukan Belanda dan Jepang, awal kemerdekaan, hingga saat ini, dapat mengenalkan karakter dan sikap […]

  • Kebersamaan TNI dan Warga Warnai Pembetonan Jalan

    Kebersamaan TNI dan Warga Warnai Pembetonan Jalan

    • calendar_month Sab, 14 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

     PATI – Satgas TMMD Reguler ke 101 terus melanjutkan kerja bakti betonisasi di Jalan Dukuh Selowire. Para Satgas TMMD bekerja secara gotong royong bersama warga sekitar. Pada kegiatan fisik TMMD ke 101 ini, pembetonan menjadi salah satu kegiatan yang difokuskan untuk pembangunan Desa Godo. Total pembetonan jalan menuju Dukuh Selowire sepanjang 1.700 meter. Pengerjaannya melibatkan Satgas […]

  • PPP Kawal Pembentukan Perda Pesantren di Seluruh Indonesia

    PPP Kawal Pembentukan Perda Pesantren di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Kam, 20 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

      Halaqah pengasuh pesantren yang dihadiri Sekjen PPP Arwani Thomafi, di Kajen Margoyoso Pati. Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP siap memfasilitasi dan mensupervisi Fraksi PPP DPRD se-Indonesia dalam pembuatan rancangan Perda Pesantren di daerah.  PATI – Fraksi PPP DPRD se-Indonesia bakal mendapat fasilitasi dan supervisi dari DPP PPP dalam pembuatan rancangan perda pesantren. Hal itu […]

  • Anggota DPRD Pati Tanggapi Program “Xpose Uncensored” Trans7 yang Diduga Lecehkan Pesantren

    Anggota DPRD Pati Tanggapi Program “Xpose Uncensored” Trans7 yang Diduga Lecehkan Pesantren

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 293
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari berbagai fraksi mengecam keras program televisi “Xpose Uncensored” yang tayang di Trans7 pada 13 Oktober 2025. Program tersebut dinilai telah melecehkan martabat pesantren dan para kyai melalui narasi yang dianggap menyesatkan serta tidak menghormati nilai-nilai adab santri. Muslihan, anggota DPRD Pati dari fraksi PPP, menyampaikan pernyataan tegasnya. “Jangan pernah […]

expand_less