Breaking News
light_mode

Lakon Bharatayuda Wurung untuk Ruwatan Bangsa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 25 Jan 2019
  • visibility 287

Sujiwo Tejo memainkan wayang dengan lakon Bharatayuda Wurung dalam acara Suluk Maleman
Hujan
gerimis mengguyur Kota Pati Sabtu (19/1/2019) malam lalu. Meski begitu, ratusan
jamaah tetap setia menyemut di Rumah Adab Indonesia Mulia Jalan Pangeran
Diponegoro-Pati. Mereka antusias mengikuti ngaji budaya Suluk Maleman edisi ke 85.
Malam itu tema yang diangkat adalah lakon wayang “Bharatayuda Wurung” dengan
dalang Sujiwo Tejo.
 Lakon Bharatayuda Wurung sendiri berkisah
tentang permasalahan di Negeri Hastina. Konfliknya mirip-mirip dengan Negeri
Nusantara saat ini. Di Negeri Hastina, baik Pandawa dan Kurawa terlibat peran
yang sama dalam mencipta konflik di masyarakat.
Keduanya,
diceritakan Sujiwo Tejo, sama-sama memproduksi fitnah, tipu daya, hingga hoaks.
Akibatnya masyarakat menjadi kacau dan terbelah. Melihat kondisi yang demikian,
Semar prihatin. Akhirnya dia berinisiatif mencari jalan keluar agar konflik
politik kedua kekuatan itu tak menimbulkan peperangan terbuka.
Pengasuh
Suluk Maleman, Habib Anis Sholeh Ba’asyin mengungkapkan, ruwatan bangsa itu
memang sengaja digelar menjelang tahun politik, sebagai doa agar bangsa dan negara
ini dapat tetap selamat, dan dinaungi damai.
Topik
yang diperbincangkan malam itu memang banyak menyentil terkait munculnya kesan
mudah berselisih hanya lantaran perbedaan pilihan. Persis yang terjadi di
negeri yang akan menggelar hajat pemilu serentak April mendantang ini.
Habib
Anis pun menyinggung kemunculan duet Nurhadi-Aldo, capres fiktif yang sempat
membuat urat nadi bangsa ini sedikit mengendur. Dikatakannya, kemunculan capres
fiktif tersebut muncul lantaran masyarakat sudah jenuh dengan perdebatan-perdebatan
yang tidak jelas antar kelompok. ”Kemunculan Nurhadi menjadi bukti masyarakat
kita masih ada yang waras,” jelasnya kepada ratusan jamaah yang hadir.
”Meski
terjadi perbedaan pilihan, jangan sampai diperdebatkan hingga di luar batas.
Bisa dimungkinkan hal semacam itu, nantinya justru akan ditertawakan lantaran
menjadi suatu hal yang konyol. Berjalan harus mengalir, jangan memegang apapun
kecuali Allah dan jangan meminta apapun kecuali kepada Allah. Kalau mau lepas
dari itu, lepaskanlah dari nafsumu,” terangnya.
Lebih
lanjut, Habib Anis menuturkan, tragedi marebaknya hoaks menjadi bentuk
hilangnya nilai beragama manusia. Seharusnya, jika orang beragama, tentu tidak
akan mudah menyerang orang lain apalagi hingga membenci. Hidup pun terasa akan
menjadi lebih santai.
“Sikap
adil itu bahkan kepada orang yang memusuhi. Artinya tidak ada pendekatan
kelompok. Lantaran tidak kelompoknya yang benar kemudian disalahkan. Tidak
seperti itu. Kalau yang terjadi sekarang kan kebanyakan seperti itu. Lantaran
tidak kelompoknya, benarpun dianggap keliru,” imbuhnya.
Tema
wayangan yang dibawakan dalang Sujiwo Tejo pun makin semarak dan menghibur.
Pria yang mendaulat dirinya sebagai Presiden Jancukers ini tampil mendalang
dengan luwes, tembang-tembang seperti “Ingsun”, dan “Titi Kala Mangsa” juga
dilantunkan, yang makin menghibur jamaah. Sujiwo Tejo juga seperti biasanya,
melantunkan asmaul husna dengan nadanya yang khas. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Ajak Generasi Muda Perkuat Sektor Pertanian

    Anggota DPRD Pati Ajak Generasi Muda Perkuat Sektor Pertanian

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 328
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, menyerukan kepada generasi muda, khususnya milenial dan generasi Z, untuk tidak ragu terjun ke sektor pertanian. Menurutnya, regenerasi petani sangat penting di era modern ini. “Mari kita dorong anak muda untuk berani memasuki bidang pertanian,” ujarnya. Ia menekankan bahwa generasi penerus bangsa tidak seharusnya merasa malu untuk […]

  • Persipa Junior Masih Butuh Tiga Pemain Lagi

    Persipa Junior Masih Butuh Tiga Pemain Lagi

    • calendar_month Ming, 1 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Tim Pelatih Pantau Tiga Talenta Luar Daerah Manajer Persipa Jr Dian Dwi Budianto/ DOKUMEN PRIBADI PATI – Menghadapi kompetisi Piala Soeratin Zona Jawa Tengah tahun ini, manajemen Persipa Junior terus bersiap. Bahkan, untuk makin memantapkan skuadnya, manajemen masih berburu tiga pemain tambahan, untuk melengkapi 23 pemain yang sudah bergabung dan berlatih bersama di Pusat Latihan […]

  • 159 Desa di Pati Sepakat Kumpulkan Modal Usaha Rp 5 Miliar Lebih

    159 Desa di Pati Sepakat Kumpulkan Modal Usaha Rp 5 Miliar Lebih

    • calendar_month Kam, 17 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto bersama jajaran direksi PATI – Sebanyak 159 desa di Kabupaten Pati telah sepakat membentuk sebuah perusahan bersama. Dari sekian desa tersebut, telah terkumpul modal sebesar Rp 5 miliar. Pagi kemarin di Ruang Penjawi Setda Pati dilakukan penandatanganan akta PT Mitra Desa Pati dan PT Maju Sejahtera Berdikari sekaligus kerjasama dengan PT Mitra Bumdes […]

  • Gerak Cepat Polresta Pati Tetapkan Pentolan AMPB Sebagai Tersangka Pemblokiran Jalur Pantura

    Gerak Cepat Polresta Pati Tetapkan Pentolan AMPB Sebagai Tersangka Pemblokiran Jalur Pantura

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 601
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati telah menetapkan dua orang sebagai tersangka atas dugaan pemblokiran Jalan Pantura Pati–Juwana saat aksi massa kelompok kontra AMPB pada Sidang Paripurna Hak Angket Bupati Pati, Jumat (31/10/2025). Aksi ini menyebabkan kemacetan total sekitar 15 menit dan mengganggu aktivitas masyarakat. Kedua tersangka, S (47) dan TI (49), keduanya berdomisili di Kecamatan Margorejo, […]

  • Anggota DPRD Pati Muslihan : Optimalkan Dana Desa untuk Penanganan Stunting

    Anggota DPRD Pati Muslihan : Optimalkan Dana Desa untuk Penanganan Stunting

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 356
    • 0Komentar

    PATI – Muslihan, anggota DPRD Pati, menyerukan agar Dana Desa (DD) dimaksimalkan untuk menekan angka stunting di desa. Menurutnya, penanganan stunting harus menjadi prioritas utama dalam penggunaan DD pada tahun 2024. Muslihan menekankan pentingnya penggunaan DD untuk program-program yang berfokus pada peningkatan gizi anak dan kesehatan ibu. “Dana Desa memiliki potensi besar untuk memberdayakan masyarakat […]

  • Nindy Korban Mutilasi dan Pembakaran Adalah Sosok Mandiri

    Nindy Korban Mutilasi dan Pembakaran Adalah Sosok Mandiri

    • calendar_month Sab, 16 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Nindy Juga Pekerja Keras Status Facebooknya yang menunjukkan Nindy memang pekerja keras Lingkar Muria, PATI – Korban mutilasi dan pembakaran oleh suami sendiri, Siti Saidah, 21, alias Sinok alias Nindy, di mata keluarga merupakan perempuan yang mandiri. Selain mandiri, Nindy juga terkenal pekerja keras. Saryadi, ayah Nindy menuturkan, putri bungsunya itu memang mandiri dan juga […]

expand_less