Breaking News
light_mode

Belajar Asam Garam Kehidupan dan Cinta

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
  • visibility 289

Membaca novel adik sastrawan kondang Pramoedya
Ananto Toer ini kita tak hanya mendapat cerita-cerita belaka. Novel berlabel
18+ ini menyuguhkan realita hidup yang tak selalu mulus. Hidup penuh dengan
dinamika yang harus dan mau tidak mau dilakoni manusia.
Soes, panggilan akrab penulis novel ini bercerita
tentang Thomas. Pemuda yang sedang mereguk ilmu ekonomi politik di universitas
yang terletak di ibukota. Thomas menjalin cinta dengan gadis lokal bernama
Aida. Gadis dari keluarga broken home.
Ayah dan ibunya cerai dan pisah rumah. Novel ini sendiri memang berisi banyak
renungan kehidupan.
Buku ini dibagi menjadi menjadi 9 bagian. Dengan
masing-masing bagiannya menyuguhkan konflik cerita yang menarik, ekspresif,
romantis, terkadang humoris dan tentu saja banyak kisah tragis yang dialami
tokoh utama. Tentang cinta, Soes menuliskan betapa cinta adalah bagian hidup
manusia yang paling indah. Orang paling melarat di dunia adalah orang yang
hidup tanpa cinta. (hlm 26)
Novel ini berlatar tahun 1960an akhir, hingga awal 1970an
di negeri Uni Soviet sekarang Rusia. Di awal-awal, kisah percintaan Thomas dan
Aida menjadi pembuka cerita. Pertemuan demi pertemuan menumbuhkan benih cinta,
hingga ciuman pertama di sebuah taman kota.

JUDUL BUKUANAK BUNGSUPENULISSOESILO TOERHALAMANX + 234 HALAMANPENERBITPATABAPRESSTAHUN TERBIT2018ISBN978-602-73893-8-0

Konflik dimulai ketika Thomas memutuskan berlibur ke
sebuah kampung. Aida tetap tinggal di ibukota. Aida menghabiskan liburannya
untuk beberapa saat dengan mengabdi di sebuah rumah sakit. Aida mahasiswa
kedokteran. Dia bercita-cita menjadi dokter. Niatnya mulia. Tentang
kemanusiaan. Dari cerita ibunya, meski tumbuh normal, Aida kecil kerap
sakit-sakitan. Dari sana ibunya merasa hutang budi, dan berharap anaknya yang
saat kecil sakit-sakitan itu bisa bermanfaat untuk kemanusiaan melalui profesi
dokter.
Sebenarnya perpisahan Thomas dan Aida ketika musim
liburan itu menjadikan Aida merasa sangat kehilangan. Dia merasakan kekosongan
jiwa, dimana itu biasanya diisi oleh Thomas. Memang perpisahan pada detik-detik
permulaan merupakan peristiwa yang tidak diinginkan banyak orang. (hlm 75) Saat
itu cinta Thomas dan Aida memang sedang dalam masa emasnya.
Ditinggal Thomas, sosok Frans seorang  calon diplomat menghampiri kehidupan Aida.
Sosoknya yang pandai menarik perhatian dengan gaya bicaranya itu lama-lama
membuat hati Aida kalut. Kemudian menduakan perasaannya dengan Thomas. Ditambah
surat-surat yang diharapkan dari Thomas sesuai janjinya. Percintaan tumbuh
diantara keduanya. Saat musim liburan itu juga Thomas sempat beromantis ria
dengan gadis Belanda bernama Yance. Bahkan mereka sempat menghabiskan waktu
bersma keliling tempat-tempat di Amsterdam. (hlm 152)
Karena bertajuk novel dewasa, Soesilo Toer dengan
gamplang mendeskripsikan tentang hal-hal yang memang berbau dewasa. Tentang
susu yang ranum, hingga soal ciuman. Emosi pembaca akan dimainkan ketika tiba
pada babak Aida yang tengah hamil. Namun Frans menghilang tanpa kabar. Thomas
yang baru beberapa saat bertemu kembali dengan Aida menjadi pelampiasan. Thomas
mengalah. Dan menikah dengan Aida hingga lahirlah bayi bernama Lora.
Thomas sadar itu bukan anaknya. Lora hasil kerja
orang lain. Namun Thomas seperti tak kuasa melawan. Di sini, kehidupan mulai
terasa memuakkan bagi Thomas. Dia merasa sangat tersiksa. Pahit kehidupan
Thomas, bertambah dengan seretnya ekonomi. Dia harus menanggung beban hidup
rumah tangga. Ada Aida istrinya, mertuanya, iparnya, dan tentu saja Lora.
Kebutuhan bayi jika dihitung berkali lipat dari orang dewasa. Maka bekerja
apapun dilakukan Thomas di luar aktivitasnya menamatkan studi. Dari menulis
artikel sampai kuli angkut sayuran.
Kemelaratan Thomas membawanya merantau ke Siberia.
Dia ikut rombongan mahasiswa pekerja yang akan turut membantu, turut
menyisingkan lengan baju bekerja di stasiun pembangkit listrik terbesar di
dunia. (hlm 183)
Di Siberia, Thomas menemukan gejolak batin yang
dahsyat. Merasakan kegetiran hidup yang amat sangat, hingga kerinduan pada
keluarga. Kepada Aida istrinya, Lora, dan mertuanya. Di Siberia yang masih
belantara hidup sebagai pekerja lumayan susah. Nyamuk dan ringit di Siberia
ganas-ganas. Kerjaannya bukan hanya menghisap, melainkan menggigit dan
mencukili daging manusia dengan tarik. (hlm 187)
Pertama tiba di tempat kerja, Thomas hanya makan
roti hitam sama garam. Diselingi dengan minum teh panas. Ia tidak kaget makan
roti hitam, ia tidak kaget hidup yang sebagaimanapun sukarnya. Hidupnya telah
kebal oleh penderitaan : perang, kelaparan, penyakit, dan perempuan. Hidup
sebagai orang kaya, bisa. Hidup sebagai orang melarat, kuat. (hlm 190)
Di tempat kerja, Thomas juga mendadak rindu tanah
airnya. Kota kelahiran, kampung halaman, dan kuburan orang tua. Thomas
menangis. Seorang teman menegurnya. Thomas tak peduli, membuang muka. Ia tahu
menangis bukan mencuri, dan ia tidak merasa terhina. Bahkan ia berbahagia bisa
menangis, membiarkan perasaan rindu melela seseukanya.
Dua bulan Thomas bekerja. Merantau. Saat tiba
kembali ke ibukota, Thomas, yang sebelumnya dingin dengan istrinya, dengan Lora
yang ia merasa bukan anaknya tiba-tiba ingin cepat sampai. Thomas teramat rindu
berat.
Thomas pulang. Sampai ke rumah Aida, pintu diketok.
Thomas terperanjat ada seorang lelaki di rumah itu. Lelaki itu memperkenalkan
diri sebagai Frans. Dia datang untuk mengambil Lora dan memperistri Aida. Frans
mengakui Lora adalah kerjaannya.
Frans mengajukan semua permintaan. Thomas hanya
mengangguk setuju. Lalu keluar dari rumah itu. Mendadak Thomas seperti
kehilangan barang berharga. Ia telah dikup oleh laki-laki lain. Ia telah
kehilangan semuanya. Thomas berjalan terhuyung-huyung, seperti orang linglung.
Hendak balik arah dan membatalkan keputusannya. Namun hanya niat. Thomas terus
berjalan entah kemana.
  Diresensi oleh Achmad
Ulil Albab, bergiat di PAC IPNU Keling-Jepara.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Gembong 1 Disuspend, BGN Tegaskan Semua Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG Ditanggung

    SPPG Gembong 1 Disuspend, BGN Tegaskan Semua Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG Ditanggung

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.144
    • 0Komentar

    PATI — Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Trenggono bersama Pemerintah Kabupaten Pati memastikan seluruh biaya penanganan medis korban dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati akan ditanggung bersama. Hal ini disampaikan pada Kamis (10/9/2026), saat Trenggono didampingi Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra meninjau langsung para korban yang menjalani perawatan di […]

  • Masjid Agung Jepara Sediakan Ratusan Takjil Gratis Setiap Hari

    Masjid Agung Jepara Sediakan Ratusan Takjil Gratis Setiap Hari

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    JEPARA – Sepanjang Ramadan tahun 1440 ini, Remaja Masjid Agung Baitul Makmur Jepara menyiapkan dua ratusan paket takjil setiap harinya. Siapapun boleh menikmati. Takjil itu dikhususkan bagi mereka untuk berbuka puasa. “Dengan harapan ini bisa membantu mereka-mereka untuk bisa bersama-sama berbuka di Masjid Agung membatalkan puasanya,” ujar Pembina Remaja Masjid Agung Jepara Setyanto, saat ditemui […]

  • Kelas Olahraga SMAN 3 Pati Diminati Puluhan Siswa

    Kelas Olahraga SMAN 3 Pati Diminati Puluhan Siswa

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Siswa SMAN 3 Pati sedang berlatih pencak silat belum lama ini. PATI – Pada tahun ajaran 2021/2022 ini, SMAN 3 Pati membuka Kelas Khusus Olahraga (KKO). Puluhan siswa mendaftarkan diri. Paling banyak meminati cabang olahraha bola voli.  Untuk diketahui, kelas khusus ini dimaksudkan untuk memfasilitasi para siswa untuk mengembangkan bakat olahraga. Dalam pembukaan KKO ini, […]

  • Jelang 2024 Bupati Pati Haryanto Digoda Jadi Caleg PPP

    Jelang 2024 Bupati Pati Haryanto Digoda Jadi Caleg PPP

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

      Bupati Haryanto hadir dan ikut membuka Muskercab PPP Pati Haryanto bakal mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati Pati pada bulan Agustus tahun 2021 ini. Kini pria yang sudah dua kali jadi bupati itu mulai digoda partai politik untuk menjadi caleg pada pemilu 2024. PATI – Bupati Pati Haryanto diakui sebagai sosok pemimpin yang matang. Pengakuan […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kemarau Ekstrem Dipicu El Nino Godzilla

    DPRD Pati Minta Pemkab Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kemarau Ekstrem Dipicu El Nino Godzilla

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.508
    • 0Komentar

    PATI – Menyikapi prediksi musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang dan kering pada tahun 2026 akibat fenomena El Nino Godzilla, DPRD Kabupaten Pati meminta Pemerintah Kabupaten Pati menyiapkan langkah antisipasi secara lebih matang dan maksimal. Hal ini disampaikan menyusui informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati yang menyatakan kondisi musim kemarau tahun ini diproyeksikan […]

  • DPRD Pati Dorong Sinergi Pemkab Tangani Serangan Hama Tikus di Lahan Pertanian

    DPRD Pati Dorong Sinergi Pemkab Tangani Serangan Hama Tikus di Lahan Pertanian

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.983
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati diminta segera mengambil tindakan nyata untuk menanggulangi serangan hama tikus yang merajalela di areal persawahan dan lahan pertanian. Masalah ini dikhawatirkan semakin menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen, baik untuk tanaman padi maupun jagung yang menjadi andalan petani setempat. Usulan ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, […]

expand_less