DPRD Pati Dorong 1.000 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month Sel, 8 Sep 2026
- visibility 102.071

Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi
PATI – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati mendapat perhatian dari DPRD setempat. Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menyoroti kondisi kekeringan terutama di wilayah Pati selatan yang tidak hanya berdampak pada kebutuhan air masyarakat, tetapi juga mengancam lahan pertanian.
“DPRD Pati turut memberikan perhatian masalah kekeringan yang banyak menimpa masyarakat di wilayah Pati selatan ini. Termasuk kekeringan yang mengancam lahan pertanian masyarakat, di antaranya dengan bantuan dropping air bersih untuk kebutuhan rumah tangga,” kata Hardi.
Menurutnya, penanganan kekeringan tidak cukup hanya melalui distribusi air bersih. DPRD Pati juga telah mengajukan usulan pembangunan sumur bor yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan irigasi maupun air bersih kepada pemerintah pusat melalui Menteri Pertanian.
“Langkah ke depan sudah kita usulkan lewat Menteri Pertanian, sumur bor untuk irigasi. Insyaallah mau dikasih. Sehingga nanti tempat rawan kekeringan bisa mendapat air bersih, di samping untuk air minum juga untuk pertanian,” ujarnya.
Hardi mengungkapkan, jumlah sumur bor yang diusulkan mencapai 1.000 titik. Pembangunannya diharapkan dapat menjangkau sejumlah wilayah yang selama ini masuk dalam kawasan rawan kekeringan.
Usulan tersebut mencakup wilayah daerah pemilihan (dapil) 4, dapil 5, dan dapil 1. Beberapa wilayah yang menjadi sasaran di antaranya Kecamatan Jaken, Jakenan, Gabus, Kayen, Pucakwangi, dan Tambakromo.
“Kita kemarin mengusulkan 1.000 titik sehingga bisa agak merata supaya masyarakat bisa mendapatkan air yang layak,” katanya.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

