Breaking News
light_mode

Semur Kutuk Legendaris Langganan Wakil Bupati Saiful Arifin

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
  • visibility 176


Jadi Langganan Pejabat, Sehari
Habiskan 10 Kilogram Ikan Kutuk  


Wakil Bupati Pati Saiful Arifin sedang menyantap semur kutuk

Masakannya
sederhana. Bumbu semur lengkap yang gurih dengan potongan ikan Kutuk. Jadilah
namanya semur kutuk. Karena rasanya yang khas, kuliner ini menjadi buruan
orang-orang. Para pejabat sering kali datang, termasuk Wakil Bupati Pati Saiful
Arifin yang menjadi langganan.
 

Cuaca
sedang mendung. Asap masih mengepul di dapur. Bunyi perkakas yang beradu satu
sama lain ikut memecah keheningan tengah hari itu. Sebuah warung sederhana di
pinggiran jalan Desa Jatiroto Kecamatan Kayen baru saja dibuka pemiliknya.
Warungnya amat sederhana.

Dindingnya
dari papan kayu. Lantainya plesteran dari semen. Beberapa minuman bersoda
ditata rapi di atas meja. Di dekatnya ada pula air mineral botolan, dan
beberapa renteng jajanan ringan.
Warung semur kutuk yang sangat sederhana di Desa Jatiroto Kecamatan Kayen Kabupaten Pati

Sambil
menenteng panci, seorang ibu paro baya tergopoh-gopoh dari dapur di belakang.
Ibu bernama Sugini memang sedang bersiap menyiapkan masakan andalannya untuk
dijajakan siang itu. Adalah Semur Kutuk. Kutuk sendiri adalah sejenis ikan yang
hidup di air tawar. Di wilayah seperti Kayen, Sukolilo, dan Tambakromo yang
berada di bantaran Sungai Silugonggo ini memiliki stok ikan tersebut lumayan
melimpah. Namun terkadang juga susah mencarinya.



Baca juga : Kulit Jeruk Pamelo jadi Selai 

Siang
itu Wakil Bupati Saiful Arifin bertandang ke warung yang sudah buka belasan
tahun lalu itu. Orang nomor dua di Kabupaten Pati ini mengaku sudah sering ke
tempat itu. Bisa dikatakan sudah jadi pelanggan tetap lah.

”Rasanya
enak sih. Cocok dimakan siang hari begini,” katanya sambil menyantap masakan
racikan tangan Sugini itu.

Kuliner
di Pati, lanjut pria yang akrab disapa Safin itu memang tergolong nikmat dan
mampu memanjakan lidah siapapun. ”Selain semur kutuk di Kayen yang enak ini,
tentu kita sudah hafal dengan nasi gandul, kepala manyung, dan masih banyak
lainnya. Ini menjadi potensi kekayaan kuliner yang bisa mengangkat nama Pati
juga,” ungkapnya.

Sugini sedang melayani pembeli

Semur
kutuk sendiri lebih nikmat disantap dengan lontong. Lontong di tempat Sugini
dibungkus daun pisang. Aromanya lebih harum. Makin menggugah selera makan
pelanggannya.

Di
warungnya itu, Sugini tak hanya menjual semur kutuk, ada semur ayam, dan telur.
Tetapi yang menjadi ciri khas warungnya dan paling banyak diburu adalah semur
kutuk. Sehari nenek berusia 65 tahunan ini bisa menghabiskan 10 kilogram ikan
kutuk. Tergantung stoknya juga. Terkadang di pasar tidak ada. Warung ini
sendiri buka mulai pukul 13.00, Sugini berjualan sendiri.

”Saya
masak sendiri. Resepnya dari ibu saya. Dulu dia pernah jualan juga,” ungkap
Sugini di
sela melayani para pembelinya.

Masakan
tersebut, kata Sugini memang menjadi primadona banyak orang. Selain Wakil
Bupati Saiful Arifin yang sudah menjadi langganannya, beberapa pejabat seperti
para camat dan orang kabupaten juga sering makan di warungnya tersebut.

”Ya
biasanya pak wakil bupati ngabari dulu kalau mau datang ke warung. Seperti hari
ini. Soalnya kadang juga tidak dapat ikan kutuknya. Karena di pasar kadang juga
tidak ada. Kalau musim kemarau begini malah banyak ikannya, juga besar-besar
ukurannya,” imbuhnya. (alb)   

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat Jalan Syabda, Calon Bintang Terang Tunggal Putra yang Berpulang

    Selamat Jalan Syabda, Calon Bintang Terang Tunggal Putra yang Berpulang

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 170
    • 0Komentar

      Syabda Perkasa Belawa pemain bulutangkis tunggal putra/ Instagram  Kabar duka menyelimuti insan bulutangkis nasional. Atlet muda bernama Syabda Perkasa Belawa berpulang di usianya yang masih amat muda karena terlibat kecelakaan tol Pemalang- Batang, (20/3/2023) subuh. Syabda pemain tunggal putra kelahiran Jakarta, 25 Agustus 2001.  Pemain tunggal putra ini merupakan anggota pelatnas. Saat ini menduduki […]

  • Pemkab Pati Perkuat Pendidikan Karakter dan Tingkatkan Kesejahteraan Guru

    Pemkab Pati Perkuat Pendidikan Karakter dan Tingkatkan Kesejahteraan Guru

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 154
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya penguatan pendidikan karakter. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Pati, Sudewo, dalam Rapat Koordinasi Pendidikan yang berlangsung di Kantor Bupati Pati, Selasa (22/7). Rapat dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati, para camat, dan koordinator wilayah (Korwil) pendidikan se-Kabupaten […]

  • Daftar Pemain Baru Persijap Jepara, Ada Pemain Timnas

    Daftar Pemain Baru Persijap Jepara, Ada Pemain Timnas

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Arya Putra Gerryan rekrutan baru Persijap/@persijap_jepara SOLO – Persijap Jepara mendapat tambahan amunisi. Total ada tiga pemain baru yang telah resmi dikenalkan oleh manajemen. Salah satu pemain pernah menjadi bagian timnas kelompok umur. Tiga pemain itu adalah M Faturahman. Pemain ini berposisi sebagai sayap kanan/kiri. Pemain kelahiran 2000 ini berasal dari Borneo FC. Pemain kedua […]

  • Persipa Pati Ditahan Imbang Persiku Kudus dalam Derby Muria yang Sengit

    Persipa Pati Ditahan Imbang Persiku Kudus dalam Derby Muria yang Sengit

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 187
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati gagal meraih kemenangan di kandang sendiri saat menjamu Persiku Kudus dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Joyokusumo Pati, Rabu (2/10/2024). Kedua tim bermain imbang tanpa gol (0-0) dalam pertandingan yang diwarnai dengan tensi tinggi. Laskar Saridin, julukan Persipa Pati, menguasai jalannya pertandingan selama 90 menit. Serangan demi serangan dilancarkan, namun lini […]

  • Petani Empon-empon di Kudus Tetap Bertahan di Tengah Lesunya Pasar

    Petani Empon-empon di Kudus Tetap Bertahan di Tengah Lesunya Pasar

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 202
    • 0Komentar

    KUDUS – Meskipun harga jual empon-empon anjlok dan daya beli pasar menurun, para petani di Kudus tetap teguh melanjutkan usaha mereka. Salah satunya adalah Muhammad Afif Rohman, atau Khafid, petani dari Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, yang mengelola lahan satu hektare di Menawan dengan target produksi 30 ton. Khafid mengakui penurunan harga disebabkan oleh lemahnya daya […]

  • Polresta Pati Tingkatkan Keamanan Jelang Unjuk Rasa dengan Edukasi Masyarakat

    Polresta Pati Tingkatkan Keamanan Jelang Unjuk Rasa dengan Edukasi Masyarakat

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 125
    • 0Komentar

    PATI – Menyikapi rencana aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di Kabupaten Pati pada Jumat, 19 September 2025, jajaran Satbinmas Polresta Pati mengambil inisiatif strategis. Sehari sebelumnya, pada Kamis (18/9/2025), mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB, petugas secara aktif menyambangi dan memberikan edukasi Kamtibmas kepada masyarakat serta pelaku usaha di berbagai titik keramaian sekitar Alun-Alun […]

expand_less