Breaking News
light_mode

Utamakan Produk Petani, DPRD Pati Minta Optimalisasi Penyerapan Hasil Lokal

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
  • visibility 100.384

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengimbau seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk lebih mengutamakan penggunaan bahan baku dari hasil pertanian warga setempat.

Kebijakan ini dianggap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan taraf hidup para petani di wilayah tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyatakan bahwa penyerapan hasil panen petani lokal perlu ditingkatkan melalui pengaturan sistem penyaluran yang lebih teratur antara pemasok dan pengelola dapur MBG.

Menurut dia, diperlukan kesepahaman dan kerja sama yang baik agar komoditas pertanian yang selama ini diserap oleh perantara dapat dialirkan secara langsung ke dapur-dapur penyedia makanan bergizi.

“Harus ada penataan lebih lanjut antara supplier dengan mitra MBG. Tentunya diperlukan koordinasi supaya hasil pertanian yang biasanya dibeli tengkulak bisa langsung disalurkan ke dapur-dapur MBG,” ujar Ali.

Ia menambahkan, jalur penyaluran yang lebih singkat akan memberi keuntungan bagi petani serta menjaga efektivitas pengadaan bahan baku. Namun demikian, pembelian hasil panen tersebut tetap harus mengikuti aturan harga yang berlaku.

“Tentunya juga harus diperhatikan agar harganya tidak melebihi harga pasaran karena tetap ada batas harga eceran tertinggi (HET),” katanya.

Selain mendorong penggunaan produk lokal, Ali juga meminta pengelola SPPG secara rutin meninjau kembali penggunaan dana program.

Semua anggaran yang disediakan untuk MBG harus dimanfaatkan sebaik mungkin demi meningkatkan kualitas layanan bagi yang berhak menerima.

“Evaluasinya tentu bagaimana pelayanan bisa maksimal. Misalnya anggaran yang dialokasikan Rp10 ribu, maka benar-benar dibelanjakan sebesar itu untuk kebutuhan program,” jelasnya.

Sementara itu, DPRD Kabupaten Pati bersama tim pengawas Program MBG akan terus memantau jalannya kegiatan ini, terutama terkait mutu makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.

“Kami bersama tim pengawas MBG akan terus melakukan pengawasan agar makanan yang diberikan tidak basi, memenuhi standar mutu, dan menu yang disajikan tetap berkualitas,” pungkasnya.

(adv)

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Situs Bersejarah yang Diteliti Balai Arkeologi di Pati

    Daftar Situs Bersejarah yang Diteliti Balai Arkeologi di Pati

    • calendar_month Jum, 1 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 859
    • 0Komentar

    Observasi yang dilakukan tim ahli Balai Arkeologi Yogyakarta di Desa Bageng Gembong. PATI – Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta tidak hanya meneliti situs-situs bersejarah di Kota Jepara. Tim peneliti juga menyambangi situs-situs yang ada di Kabupaten Pati. Kalau di Jepara mayoritas sebaran situs ada di Desa Tempur Kecamatan Keling saja, di kota berjuluk Bumi Mina […]

  • PSSI Pati Pastikan Standar Venue Terpenuhi Sebelum Pelaksanaan Liga Desa Grup C di Safin Arena Mojoagung

    PSSI Pati Pastikan Standar Venue Terpenuhi Sebelum Pelaksanaan Liga Desa Grup C di Safin Arena Mojoagung

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.481
    • 0Komentar

    PATI – Supriyadi, Wakil Ketua Bidang Kompetisi PSSI Pati, bersama Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan dalam kunjungan survei ke Venue Safin Arena Mojoagung. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahap persiapan lanjutan untuk penyelenggaraan Liga Desa Tingkat Provinsi Grup C. Tujuan survei tersebut adalah memastikan kesiapan fasilitas dan prasarana stadion, sehingga pelaksanaan pertandingan dapat memenuhi […]

  • Penurunan Kemiskinan di Jawa Tengah: BPS Catat 29.65 Ribu Jiwa Lepas dari Kemiskinan

    Penurunan Kemiskinan di Jawa Tengah: BPS Catat 29.65 Ribu Jiwa Lepas dari Kemiskinan

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 271
    • 0Komentar

    SEMARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat penurunan jumlah penduduk miskin pada Maret 2025. Angka kemiskinan turun menjadi 9,48 persen (3,367 juta jiwa), berkurang 0,10 persen poin dibandingkan September 2024 (9,58 persen atau 3,40 juta jiwa). Penurunan ini setara dengan 29.65 ribu orang. Kepala BPS Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih, menjelaskan beberapa faktor […]

  • PMR Jadi Ekstra yang Digemari di SMP 3 Lasem

    PMR Jadi Ekstra yang Digemari di SMP 3 Lasem

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, Rembang – PMR merupakan salah satu Ekstra kurikuler pilihan di SMPN 3 Lasem yang paling banyak digemari peserta didik. Keberadaan PMR di sekolah maupun kegiatan-kegiatan luar sekolah yang diikuti oleh PMR SMP Negeri 3 Lasem. Ekstra PMR dilaksanakan setiap hari Sabtu dengan bimbingan langsung dari Bapak Basori salah satu guru andal di SMPN […]

  • Mendes PDTT Luncurkan Inisiatif “Menteri Desa Cup” di Gelora Soekarno Mojoagung: Dorongan untuk Pariwisata Olahraga Desa

    Mendes PDTT Luncurkan Inisiatif “Menteri Desa Cup” di Gelora Soekarno Mojoagung: Dorongan untuk Pariwisata Olahraga Desa

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PATI – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Yandri Susanto, mengunjungi Kabupaten Pati pada Kamis (24/7/2025). Salah satu kunjungannya adalah ke Gelora Soekarno Mojoagung, di mana ia didampingi langsung oleh Bupati Pati, Sudewo. Dalam kunjungan tersebut, Mendes PDTT berencana akan menginisiasi penyelenggaraan “Menteri Desa Cup” di stadion tersebut. “Alhamdulillah, sebagai Menteri Desa, […]

  • DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal, Nasi Jagung Jadi Rekomendasi

    DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal, Nasi Jagung Jadi Rekomendasi

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 347
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menekankan pentingnya pemanfaatan potensi pangan lokal Pati untuk ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Beliau menyatakan bahwa Pati tak hanya dikenal sebagai lumbung beras, tetapi juga kaya akan hasil pertanian lain seperti ketela, jagung, dan waloh. “Selain beras, kita punya ketela, jagung, waloh, dan berbagai hasil bumi […]

expand_less