Breaking News
light_mode

Angin Segar Guru Non PNS, untuk TK dan PAUD di Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 21 Mar 2019
  • visibility 189

Bupati Marzuqi sedang memberikan sambutan 
JEPARA – Musyawarah
Rencana Pembangunan (Musrenbang), rancangan Rencana Kerja Pembangunan Daerah
(RKP) 2020 di Pendapa Kartini Rabu (20/3/2019) membawa angin segar bagi
sejumlah guru non PNS untuk tingkat RA, TK, dan PAUD di Bumi Kartini.

Hal itu
lantaran Bupati Jepara dan Ketua DPRD Kabupaten Jepara sepakat untuk memberikan
insentif bagi guru-guru tersebut. Insentif yang nilainya tak menentu, yang
menjadikan keprihatinan pimpinan eksekutif dan legislatif tersebut.

Bupati Ahmad
Marzuqi menyebut, selama ini gaji yang didapatkan oleh guru non PNS di RA, TK
dan PAUD tidak seimbang, dengan kinerja mereka yang maksimal dalam mengajarkan
ilmu kepada anak-anak.

“Saya selalu
menyampaikan kepada teman-teman, kualitas kesejahteraan guru ini harus menjadi
perhatian kita bersama. Karena dari mereka akan lahir manusia-manusia hebat,”
ujar Marzuqi tegas.

Menurut
laporan dari Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) yang diterima bupati, total
guru RA di Kabupaten Jepara saat ini berjumlah lebih dari 1.000 orang. Dari
jumlah itu hanya sembilan orang saja yang berstatus PNS, dan 203 orang yang
baru mendapatkan sertifikasi, selebihnya adalah guru biasa atau non PNS.

Oleh karena
itu, Marzuqi menargetkan insentif bagi para guru non PNS di tingkat RA, TK dan
PAUD dapat terealisasi pada tahun 2020 mendatang. Dengan harapan semangat untuk
mengajar atau mendidik muncul dari mereka para guru RA, TK dan PAUD. “Supaya
dalam rangka mereka melakukan pengabdian nasyrul
ilmi
(menyebarkan ilmu), itu benar-benar ada kemurnian, sehingga semangat
untuk mengajar, mendidik muncul dari mereka,” ujar Bupati Jepara.

Senada dengan
Ahmad Marzuqi, Ketua DPRD Kabupaten Jepara Junarso juga menyatakan kesiapannya
untuk memperjuangkan perbaikan penghasilan bagi guru non PNS RA, TK dan PAUD.
Untuk itu Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini berharap
agar rekomendasi tersebut dapat untuk ditindak lanjuti. “Oleh sebab itu apa
yang disampaikan bupati, kami mengharapkan bisa ditindak lanjuti di program
kegiatan anggaran di APBD tahun 2020,” tegasnya.

Seperti
diketahui, bahwa pada tahun 2019 ini Pemkab Jepara telah menganggarkan dalam
APBD, insentif bagi guru Madrash diniyah (Madin), guru Taman Pendidikan Quran
(TPQ), dan guru ngaji di Jepara. Meski untuk jumlah besarannya belum seberapa,
karena disesuaikan dengan kemampuan daerah. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerkosa Santri Putri di Magelang Terancam Penjara 12 Tahun

    Pemerkosa Santri Putri di Magelang Terancam Penjara 12 Tahun

    • calendar_month Sab, 15 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

      Konferensi pers ungkap kasus pemerkosaan di Kabupaten Magelang. Polres Magelang bergerak cepat mengungkap kasus pemerkosaan dengan korban seorang santri putri. Ada tiga orang tersangka.  MAGELANG – Mengawali tahun 2022 Polres Magelang digemparkan oleh seorang santri putri salah satu pondok pesantren di Kabupaten Magelang Jawa Tengah, yang menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh 3 orang […]

  • Sekolah Cuaca Nelayan Biar Aman Saat Melaut

    Sekolah Cuaca Nelayan Biar Aman Saat Melaut

    • calendar_month Sel, 25 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 182
    • 0Komentar

      Para nelayan dibekali pengetahuan tentang cuaca. Harapannya, para nelayan bisa mengukur bahan bakar dan logistik selama melaut. Dengan adanya rasa aman, jalur melaut sudah diketahui, mereka bisa mengukur itu dengan baik. PATI – Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) 2021 Jawa Tengah di […]

  • DPRD Pati Dorong Penataan PKL yang Berpihak pada Pemberdayaan dan Perlindungan

    DPRD Pati Dorong Penataan PKL yang Berpihak pada Pemberdayaan dan Perlindungan

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 237
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Pati menyampaikan harapan agar penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Pati tidak hanya berfokus pada zonasi, tetapi juga pada aspek perlindungan dan pemberdayaan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslikan, dalam sebuah pernyataan resmi. “Tujuannya agar penataan PKL di Kabupaten Pati ini tidak hanya sebatas pada […]

  • Satpol PP Sampaikan Surat Peringatan Pengusaha Karaoke

    Satpol PP Sampaikan Surat Peringatan Pengusaha Karaoke

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Dalam waktu dekat Satpol PP hendak melakukan penertiban bagi tempat karoke yang dinilai melanggar peraturan daerah (Perda) nomor 8 tahun 2013 tentang penyelenggaraan kepariwisataan. Sebelum melaksanakan penertiban itu, pihak Satpol PP melayangkan surat peringatan kepada para pemilik usaha karaoke seperti yang dilakukan Sabtu (3/2/18) malam lalu. Bersama kepolisian, TNI, Dinas Pemuda […]

  • Super Gol Fendy Ninggar Selamatkan Muka Persipa Pati

    Super Gol Fendy Ninggar Selamatkan Muka Persipa Pati

    • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 188
    • 0Komentar

      Fendy Ninggar usai mencetak gol dari tendangan jarak jauh  Sepakan keras dan terukur dari luar kotak penalti itu meluncur deras menghujam gawang Persijap Jepara. Gol cantik dari Fendy Ninggar menyelamatkan Persipa Pati dari kekalahan. Skor berakhir 2-2.  PATI – Persipa Pati menjamu tamunya Persijap dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Joyo Kusumo pada Minggu […]

  • DPRD Pati Minta Program Keluarga Berdaya Dijalankan Nyata dan Tersosialisasi Luas

    DPRD Pati Minta Program Keluarga Berdaya Dijalankan Nyata dan Tersosialisasi Luas

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.322
    • 0Komentar

    PATI – Dalam upaya memperkokoh ketahanan pangan di daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati mendorong agar Program Keluarga Berdaya dijalankan secara optimal dan menyentuh langsung ke masyarakat. Program ini memiliki peran strategis untuk mewujudkan kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menegaskan pentingnya penyebaran informasi dan pemahaman terkait program […]

expand_less