Breaking News
light_mode

Kasus Asusila di Pesantren Ndolo Kusumo, DPRD Pati Minta Dinas Terkait Fokus Pendampingan dan Pemulihan Korban

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
  • visibility 98.979

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak instansi terkait untuk terus memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada para korban kasus dugaan pencabulan yang terjadi di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kecamatan Tlogowungu.

Langkah pendampingan ini dinilai sangat krusial guna mendukung proses pemulihan kondisi mental dan psikologis korban di tengah berjalannya proses hukum saat ini.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, menegaskan bahwa penanganan pascakejadian harus menjadi prioritas utama, khususnya yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial melalui Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak. Tujuannya agar hak-hak para santri yang menjadi korban dapat terpenuhi dan kondisi mereka pulih kembali.

“Penanganan pasca kejadian harus diperhatikan oleh dinas terkait, khususnya Dinas Sosial dan Perlindungan Anak dan Perempuan, supaya hak para santri yang menjadi korban bisa dipulihkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peristiwa pelecehan seksual ini menjadi catatan penting bagi DPRD Pati untuk meningkatkan kualitas komunikasi serta pengawasan terhadap seluruh lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren. Hal ini diperlukan sebagai langkah pencegahan agar kasus serupa tidak pernah terulang kembali di masa mendatang.

Menurutnya, perhatian yang sangat besar diberikan karena kejadian ini justru terjadi di lingkungan pendidikan berbasis agama, tempat yang selama ini dipercaya masyarakat sebagai tempat yang aman dan penuh nilai luhur.

“Ini menjadi catatan penting bagi kita semua. Secara aturan agama maupun norma yang ada, kejadian seperti ini tentu tidak diharapkan. Namun fakta yang terjadi harus menjadi bahan evaluasi bersama,” katanya.

Ia menjelaskan lebih lanjut, DPRD Pati mendorong agar sistem pengawasan yang diterapkan ke depan benar-benar berjalan sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku agar lebih efektif.

“Harapan kami ke depan, komunikasi dan pengawasan dapat dilakukan dengan sistem serta mekanisme yang benar sesuai tata cara yang berlaku,” lanjut politisi dari Partai Golkar tersebut.

Selain aspek pemulihan korban, DPRD juga mendesak aparat kepolisian untuk segera menuntaskan proses hukum yang sedang berjalan dan menjatuhkan sanksi tegas kepada tersangka sesuai ketentuan perundang-undangan.

Ia menyayangkan peristiwa ini, yang menurutnya telah melukai perasaan para pengasuh dan pendidik pesantren, serta para santri yang datang dengan niat tulus untuk menuntut ilmu agama dan memperbaiki diri.

“Kasus ini sangat melukai hati para pendidik pondok pesantren, termasuk para santri dan santriwati yang benar-benar ingin menuntut ilmu agama,” pungkasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panen Padi Sawah Tadah Hujan Ramah Lingkungan di Pucakwangi

    Panen Padi Sawah Tadah Hujan Ramah Lingkungan di Pucakwangi

    • calendar_month Sab, 19 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

      Kegiatan panen padi varietas unggul baru di lahan seluas lima hektare Desa Sokopuluhan, Pucakwangi, Pati Upaya peningkatan pertanian di Indonesia perlu dilakukan. Terlebih, selama masa pandemi Covid-19 ini, dalam dua tahun terakhir satu-satunya sektor yang bisa menyumbang pertumbuhan ekonomi adalah pertanian. PATI, Pucakwangi – Sepanjang mata memandang tanaman padi menguning dengan bulir-bulir gabah yang […]

  • Tak Sia-sia Kulit Jeruk Pamelo Bisa Dibuat Jadi Selai yang Nikmat

    Tak Sia-sia Kulit Jeruk Pamelo Bisa Dibuat Jadi Selai yang Nikmat

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Kulit jeruk pamelo  Di tangan orang kreatif, apapun bisa menjadi berharga. Seperti yang dilakukan para mahasiswa KKN di Desa Bageng ini misalnya. Limbah kulit jeruk pamelo diolahnya menjadi selai. Hasilnya, limbah yang sia-sia menjadi berguna. Asap dari dapur mengepul tebal. Matahari mulai beranjak naik. Sinarnya terik. Di dalam dapur, keriuhan anak-anak muda menambah kesibukan. Kholishotin […]

  • DPRD Pati Apresiasi Program Pembinaan Kemandirian di Lapas Pati

    DPRD Pati Apresiasi Program Pembinaan Kemandirian di Lapas Pati

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 325
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, H. Hardi, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pati untuk meninjau berbagai kegiatan pembinaan kemandirian yang dilakukan di dalam lapas. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung efektivitas program pembinaan yang diberikan kepada warga binaan. Dalam kunjungannya, H. Hardi meninjau tempat pembuatan kue kering, lahan pertanian […]

  • Pelari Pati Sabet Perak dan Perunggu di Thailand

    Pelari Pati Sabet Perak dan Perunggu di Thailand

    • calendar_month Sab, 14 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    PATI – Satu pelari dari Bumi Mina Tani membawa harum nama Indonesia di kancah internasional baru-baru ini. Pelari binaan PASI Kabupaten Pati itu bernama Adinda Resta Putri Pratiwi. Dia berhasil menggondol medali perak dan perunggu di ajang The 13th SEA Youth Athletik Championship 2018 di Thailand. Dinda-sapaan akrabnya, menyabet medali perak di nomor 4×100 meter, […]

  • DPRD Pati Dorong Perbanyak Jumlah Sekolah Adiwiyata

    DPRD Pati Dorong Perbanyak Jumlah Sekolah Adiwiyata

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.020
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati mendorong perluasan cakupan sekolah adiwiyata di seluruh daerah, guna menanamkan kesadaran lingkungan pada generasi muda. Bambang Susilo, anggota DPRD setempat, menyampaikan bahwa pembinaan gerakan peduli lingkungan di sekolah memiliki peran krusial dalam pembentukan karakter siswa. “Pembinaan di sekolah sangat penting karena dapat mendidik para siswa untuk memiliki kepedulian terhadap […]

  • GMNI Kudus Tutup Bulan Bung Karno dengan Bedah Buku Perkuat Mental Generasi Muda

    GMNI Kudus Tutup Bulan Bung Karno dengan Bedah Buku Perkuat Mental Generasi Muda

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.623
    • 0Komentar

    KUDUS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Kudus menutup rangkaian peringatan Bulan Bung Karno dengan menggelar kegiatan bedah buku berjudul Mentalitet Korea Semakin Terbanting, Semakin Melenting. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan karakter bagi mahasiswa dan pelajar agar memiliki ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Ketua DPC GMNI Kudus, M. Najibul […]

expand_less