Breaking News
light_mode

DPRD Pati Desak Pemkab Ambil Langkah Konkret Tekan Populasi Hama Tikus

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
  • visibility 98.844

PATI – Sejumlah lahan pertanian di wilayah Pati Selatan dilaporkan diserang hama tikus. Keberadaan hama ini membuat para petani kewalahan, bahkan mengancam hasil panen tanaman padi maupun jagung yang sedang mereka garap.

Kondisi kerusakan akibat serangan hewan pengerat ini diketahui sudah meluas ke berbagai titik persawahan dan ladang di wilayah tersebut

Masalah ini pun menjadi sorotan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Warsiti. Ia mengaku sangat prihatin menyikapi kesulitan yang tengah dihadapi para petani, khususnya mereka yang bertani di wilayah selatan Kabupaten Pati

Menurut penuturannya, dampak kerugian yang ditimbulkan menjadi jauh lebih besar karena serangan ini berbarengan dengan masuknya musim kemarau. Akibat gabungan kedua faktor tersebut, banyak tanaman pertanian yang tidak bisa dipanen secara maksimal, bahkan ada yang gagal panen sama sekali

“Karena banyaknya hama apalagi ini menghadapi musim kemarau dimana yang di selatan itu banyak tanaman-tanaman yang tidak bisa dipanen,” lanjutnya.

Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata dan konkret guna menekan populasi hama tikus yang keberadaannya sangat merugikan masyarakat tani.

“Kami berharap ada tindakan yang konkret dari Pemerintah Daerah sehingga itu bisa meminimalisir hama-hama yang ada di selatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Ratri Wijayanto, menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya telah menerima bantuan persediaan pestisida dari Kementerian Pertanian pada akhir tahun 2025 lalu.

Bantuan tersebut terdiri dari rodentisida sebanyak 46,55 ton, moluskisida 14 ton, fungisida 25 ton, insektisida 26.500 liter, serta herbisida 17.500 liter.

Ratri menerangkan, jenis bantuan yang ada saat ini dapat dimanfaatkan untuk pengendalian hama tikus pada tanaman padi. Namun, hingga saat ini belum tersedia jenis bantuan atau obat khusus yang difokuskan untuk perlindungan tanaman jagung.

“Untuk pestisida kami tetap menggandeng PUPT yang notabene itu adalah petugas dari Provinsi Jawa Tengah, karena itu adalah memanfaatkan pestisida bantuan itu tidak seperti bantuan-bantuan yang lain,” ujarnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi Olahan Ikan Bandeng di Pati Ini Cukup Menjanjikan di Masa Pandemi

    Inovasi Olahan Ikan Bandeng di Pati Ini Cukup Menjanjikan di Masa Pandemi

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

      Produk olahan ikan bandeng Oleh : Aryani Anandita Putri Banyak Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) yang kesusahan lantaran diterpa badai pandemi Covid-19. Namun ada juga yang tetap bertahan atau bahkan berinovasi agar usaha yang dilakoninya tetap berjalan dan berkembang. Seperti halnya Lukman Hakim yang sudah bertahun-tahun menekuni olahan bandeng. Meakipun sempat mengalami penuruna produksi […]

  • Madrasah di Pati Tolak Makan Bergizi Gratis Saat Ramadan: Jaga Ibadah Santri dari ‘Mokel’

    Madrasah di Pati Tolak Makan Bergizi Gratis Saat Ramadan: Jaga Ibadah Santri dari ‘Mokel’

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.627
    • 0Komentar

    PATI – Sejumlah madrasah terkemuka di Kabupaten Pati secara resmi mengumumkan penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) khusus selama bulan suci Ramadan. Keputusan ini, yang diambil oleh beberapa lembaga pendidikan agama di bawah naungan yayasan besar seperti Salafiyah Kajen dan Al Ma’ruf Hadiwijaya/PGIP Kajen, bukanlah penentangan terhadap program pemerintah secara umum, melainkan sebuah sikap […]

  • Atasi HIV/Aids Pemkab Jepara Bentuk Forum Peduli

    Atasi HIV/Aids Pemkab Jepara Bentuk Forum Peduli

    • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 798
    • 0Komentar

    Forum Warga Peduli Aids dibentuk di Desa Balong Kecamatan Kembang baru-baru ini  JEPARA – Berbagai cara dilakukan demi menekan angka penyakit menular HIV/Aids di Kabupaten Jepara. Melalui Dinas Kesehatan, dibentuklah wadah bernama Warga Peduli Aids (WPA). Tugasnya, WPA melakukan identifikasi potensi resiko di tiap wilayahnya masing-masing. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), DKK Jepara, […]

  • Pemasangan Lampu Stadion Joyokusumo Pati Ditargetkan November Selesai

    Pemasangan Lampu Stadion Joyokusumo Pati Ditargetkan November Selesai

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PATI – Pemasangan lampu tambahan di Stadion Joyokusumo di Pati akan segera terwujud. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pati telah memulai pekerjaan fisik proyek tersebut. Kabid Cipta Karya DPUPR Pati, Arif Wahyudi, menjelaskan bahwa pekerjaan fisik telah dimulai dan diperkirakan akan memakan waktu empat bulan. Sehingga diperkirakan pada November mendatang diharapkan pekerjaan […]

  • Pasar Rakyat jadi Ajang Show UMKM Lokal

    Pasar Rakyat jadi Ajang Show UMKM Lokal

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Bupati Kudus Hartopo meninjau stand UMKM di Pasar Rakyat Mejobo Kudus Bupati Hartopo : Pasar Rakyat Jadi Ajang UMKM Lokal Berdaya KUDUS – Pengembangan UMKM menjadi salah satu kebijakan utama Pemerintah Kabupaten Kudus. Melalui Pasar Rakyat di sembilan kecamatan, Bupati Kudus Hartopo memberikan kesempatan UMKM untuk memperkenalkan produknya pada khalayak.  Kali ini, Hartopo membuka Pasar […]

  • Persijap Oasis Waters Tetap Jepara

    Persijap Oasis Waters Tetap Jepara

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 338
    • 0Komentar

    ISTIMEWA Penambahan Oasis Waters tidak membuat sejarah dan kesebasaran klub dihilangkan. Persijap akan tetap Persijap. Berikut pernyataan presiden klub atas gelombang protes, cibiran, dan umpatan beberapa pecinta klub ini. 1. Nama Jepara tidak akan pernah dihilangkan karena selalu melekat di nama Tim Persijap. Kebanggaan Kota Jepara. 2. Nama Persijap itu sendiri tidak akan pernah dihilangkan […]

expand_less