Perbanyak Taman Baca Jadi Kunci, DPRD Pati Dorong Gencarkan Budaya Membaca
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month Rab, 29 Apr 2026
- visibility 98.289

Ilustrasi taman baca
PATI – Upaya membangun kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pati tak lepas dari peran penting budaya membaca. Oleh karena itu, peningkatan minat dan kebiasaan membaca di tengah masyarakat menjadi hal yang terus didorong dan diupayakan untuk terus berkembang.
Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKB, Muntamah. Menurutnya, salah satu langkah strategis agar akses terhadap bahan bacaan makin terbuka dan mudah dijangkau adalah dengan memperbanyak keberadaan taman baca, khususnya di wilayah-wilayah desa.
Kehadiran fasilitas ini dinilai bisa menjadi jembatan agar masyarakat dari berbagai kalangan dapat menikmati dan memanfaatkan sumber bacaan tanpa kesulitan.
“Dengan adanya taman – taman baca hal ini membuat masyarakat lebih mudah mengakses buku,” ujarnya.
Lebih jauh, Muntamah menekankan bahwa kebiasaan membaca sebaiknya mulai ditumbuhkan dan dibiasakan sejak usia dini. Pasalnya, aktivitas ini memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan kemampuan berpikir serta memperluas wawasan pengetahuan anak-anak, sehingga mereka memiliki bekal yang cukup untuk berkembang.
Namun demikian, ia menyadari bahwa kemajuan teknologi saat ini justru menjadi tantangan tersendiri. Tidak sedikit anak-anak yang lebih tertarik menghabiskan waktu dengan perangkat gadget dibandingkan meluangkan waktu untuk membaca.
Meski demikian, ia tetap menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting yang akan mengasah kemampuan seseorang dalam menyusun tulisan dan melatih pola berpikir kritis. Atas dasar itulah, gerakan membaca perlu terus digalakkan dan tidak boleh berhenti.
“Kita harus sama-sama untuk menumbuhkan minat menulis anak, hal ini penting dilakukan,” lanjutnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Muntamah berharap Pemerintah Kabupaten Pati terus memberikan dukungan nyata terhadap berbagai program yang berkaitan dengan literasi, baik melalui penyediaan fasilitas pendukung maupun kegiatan edukasi yang ditujukan untuk seluruh lapisan masyarakat. Ia juga mengajak semua pihak untuk bersinergi dan berperan aktif.
“Seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya membaca sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” paparnya.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

