Breaking News
light_mode

DPRD Pati Ingatkan Bahaya Judi Online Bagi Ekonomi dan Kehidupan Sosial

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • visibility 98.461

PATI – Fenomena judi online atau yang kerap disingkat judol hingga kini masih menjadi masalah sosial yang sulit diberantas dan mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati.

Aktivitas ini dianggap sebagai penyakit masyarakat yang berbahaya, sebab dampak negatifnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku saja, tetapi juga menimbulkan efek berantai yang meluas baik dari sisi ekonomi maupun sosial kemasyarakatan.

Anggota DPRD Pati, Warsiti, secara tegas mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menjauhi dan tidak terlibat dalam praktik perjudian berbasis daring tersebut. Menurutnya, kerugian yang ditimbulkan jauh lebih besar dibandingkan bayangan keuntungan yang dijanjikan.

“Judi online tidak hanya berdampak pada kondisi finansial individu, tetapi juga dapat merusak keharmonisan keluarga. Dampak sosial yang ditimbulkan dinilai cukup luas dan merugikan. Banyak dampaknya,” papar Warsiti.

Ia juga menegaskan bahwa anggapan bisa memperoleh kekayaan dengan mudah dan cepat melalui jalur ini hanyalah angan-angan belaka.

Berbagai kasus yang terjadi di lapangan membuktikan bahwa hampir seluruh pelaku justru mengalami kerugian materiil dalam jumlah besar, bahkan sampai menimbulkan masalah berkepanjangan.

“Judi online hanya merugikan diri sendiri dan keluarga,” tegasnya.

Selain mengingatkan masyarakat, Warsiti juga mendesak pemerintah untuk bertindak lebih tegas dan sistematis dalam memberantas keberadaan judi online.

Salah satu langkah strategis yang dinilai efektif adalah dengan terus melakukan pemblokiran terhadap situs-situs maupun tautan yang digunakan untuk menjalankan aktivitas tersebut, agar tidak mudah diakses oleh masyarakat.

“Kami minta ada tindakan tegas untuk memblokir situs-situs tersebut,” katanya.

Sebagai gambaran seberapa luas penyebaran masalah ini, data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta instansi berwenang menyebutkan, tercatat sekitar 8,8 juta warga Indonesia telah terlibat sebagai pemain judi online.

Dari jumlah tersebut, mayoritas berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah dan generasi muda, di mana wilayah Jawa Barat tercatat memiliki persentase partisipasi tertinggi di antara daerah lain.

Berdasarkan rilis lembaga riset goodstats, masalah ini makin kompleks karena sebanyak 84 persen pengguna internet di Tanah Air pernah melihat atau terpapar tayangan iklan judi online.

Kondisi ini menjadi salah satu faktor pendorong yang membuat praktik tersebut makin menjamur dan sulit diberantas tuntas.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasib Persipa Muda di Tangan Kepala BKPP Pati

    Nasib Persipa Muda di Tangan Kepala BKPP Pati

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Jumani Saiful Arifin, Ketua Umum Persipa, secara resmi telah menunjuk Jumani menjadi manajer Persipa U-17 atau tim junior. Jumani, yang sehari-hari menjabat sebagai kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) ini akan mengemban amanat pembinaan pesepakbola muda di Bumi Mina Tani ini. ”Karena sifatnya pembinaan, Pak Jumani yang sangat menggemari sepak bola ini saya yakini […]

  • Diverifikasi PSSI Jateng, Stadion Joyokusumo Dapat Catatan Penting

    Diverifikasi PSSI Jateng, Stadion Joyokusumo Dapat Catatan Penting

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Verifikasi lapangan Stadion Joyokusumo Meskipun dinyatakan telah siap menggelar babak penyisihan Liga 3 Jawa Tengah 2019, tim verifikasi stadion Asprov PSSI Jawa Tengah memberi catatan penting untuk pembenahan stadion yang menjadi kandang Persipa Pati tersebut. ”Ada beberapa hal terkait margin-margin lapangan yang harus diperbaiki,” ujar Riyanto, perwakilan Tim Verifikasi Stadion Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa […]

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan Bank Sampah yang Belum Optimal

    Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan Bank Sampah yang Belum Optimal

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 327
    • 0Komentar

    PATI – Pengelolaan Bank Sampah di Kabupaten Pati menjadi perhatian serius dari DPRD setempat. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, H. Joni Kurnianto, ST, M.MT, menyoroti bahwa program yang seharusnya memberikan manfaat signifikan bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat ini belum berjalan optimal. “Kalau Bank Sampah itu jangan hanya sekedar retorika atau pencitraan. Jadi nanti setelah […]

  • Plt Bupati Pati: Kemajuan Daerah Bertumpu pada SDM yang Berintegritas

    Plt Bupati Pati: Kemajuan Daerah Bertumpu pada SDM yang Berintegritas

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.416
    • 0Komentar

    PATI – Kemajuan Kabupaten Pati tidak hanya ditopang oleh pembangunan fisik semata, melainkan juga bertumpu pada pembentukan sumber daya manusia yang unggul sekaligus berkarakter kuat. Hal ini ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat menghadiri kegiatan In House Training Sekolah Berintegritas sekaligus peresmian Laboratorium Sekolah Berintegritas di Aula SMAN 1 Pati, […]

  • Terpuji, Berbagi Nasi Rayakan Kelulusan

    Terpuji, Berbagi Nasi Rayakan Kelulusan

    • calendar_month Jum, 4 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    PATI – Aksi siswa-siswi yang satu ini patut dipuji. Mereka merayakan kelulusannya dengan cara yang berbeda. Seperti yang terlihat di sepanjang Jalan Penjawi, GOR Pati, dan daerah RSUD Soewondo, siswa-siswi yang diketahui sebagai pelajar di SMK Nasional Pati ini membagikan nasi bungkus kepada orang-orang di jalanan Kamis (4/5/2018). Yonado Nungky Andika, salah satu pelajar SMK […]

  • Terbentuk Secara Tak Sengaja

    Terbentuk Secara Tak Sengaja

    • calendar_month Ming, 4 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Diecaster Pati, atau pecinta mobil-mobilan di Kabupaten Pati terbentuk secara tak sengaja. Awalnya di tahun 2013. Ketua Komunitas Diecaster Pati, Whido Danang Kesumo mengisahkan, saat itu ada yang berdagang diecast, sebutan untuk mainan mobil-mobilan secara offline. Ada yang berjualan dengan salah satu merk terkenal di Stadion Joyokusumo di hari Minggu pagi. Dari situ kemudian mulai […]

expand_less