Breaking News
light_mode

DPRD Pati Ingatkan Bahaya Judi Online Bagi Ekonomi dan Kehidupan Sosial

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • visibility 98.412

PATI – Fenomena judi online atau yang kerap disingkat judol hingga kini masih menjadi masalah sosial yang sulit diberantas dan mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati.

Aktivitas ini dianggap sebagai penyakit masyarakat yang berbahaya, sebab dampak negatifnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku saja, tetapi juga menimbulkan efek berantai yang meluas baik dari sisi ekonomi maupun sosial kemasyarakatan.

Anggota DPRD Pati, Warsiti, secara tegas mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menjauhi dan tidak terlibat dalam praktik perjudian berbasis daring tersebut. Menurutnya, kerugian yang ditimbulkan jauh lebih besar dibandingkan bayangan keuntungan yang dijanjikan.

“Judi online tidak hanya berdampak pada kondisi finansial individu, tetapi juga dapat merusak keharmonisan keluarga. Dampak sosial yang ditimbulkan dinilai cukup luas dan merugikan. Banyak dampaknya,” papar Warsiti.

Ia juga menegaskan bahwa anggapan bisa memperoleh kekayaan dengan mudah dan cepat melalui jalur ini hanyalah angan-angan belaka.

Berbagai kasus yang terjadi di lapangan membuktikan bahwa hampir seluruh pelaku justru mengalami kerugian materiil dalam jumlah besar, bahkan sampai menimbulkan masalah berkepanjangan.

“Judi online hanya merugikan diri sendiri dan keluarga,” tegasnya.

Selain mengingatkan masyarakat, Warsiti juga mendesak pemerintah untuk bertindak lebih tegas dan sistematis dalam memberantas keberadaan judi online.

Salah satu langkah strategis yang dinilai efektif adalah dengan terus melakukan pemblokiran terhadap situs-situs maupun tautan yang digunakan untuk menjalankan aktivitas tersebut, agar tidak mudah diakses oleh masyarakat.

“Kami minta ada tindakan tegas untuk memblokir situs-situs tersebut,” katanya.

Sebagai gambaran seberapa luas penyebaran masalah ini, data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta instansi berwenang menyebutkan, tercatat sekitar 8,8 juta warga Indonesia telah terlibat sebagai pemain judi online.

Dari jumlah tersebut, mayoritas berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah dan generasi muda, di mana wilayah Jawa Barat tercatat memiliki persentase partisipasi tertinggi di antara daerah lain.

Berdasarkan rilis lembaga riset goodstats, masalah ini makin kompleks karena sebanyak 84 persen pengguna internet di Tanah Air pernah melihat atau terpapar tayangan iklan judi online.

Kondisi ini menjadi salah satu faktor pendorong yang membuat praktik tersebut makin menjamur dan sulit diberantas tuntas.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • LG Gelar Kampanye Life’s Good Truck di Semarang, Tawarkan Pengalaman Produk Premium

    LG Gelar Kampanye Life’s Good Truck di Semarang, Tawarkan Pengalaman Produk Premium

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 354
    • 0Komentar

    SEMARANG – PT LG Electronics Indonesia (LG) menggelar kampanye “Life’s Good Truck” di Semarang selama dua hari, mulai 14 hingga 15 Juni 2025. Kampanye ini bertujuan memperkenalkan produk-produk premium LG kepada masyarakat Semarang. Truk LG yang dimodifikasi menjadi ruang pamer menampilkan berbagai produk elektronik, termasuk TV, kulkas, mesin cuci, pendingin ruangan, dan air purifier. “Kampanye […]

  • Warga Pelemgede Pati Diviralkan Medsos Tak Dapat Bansos, Inilah Faktnya

    Warga Pelemgede Pati Diviralkan Medsos Tak Dapat Bansos, Inilah Faktnya

    • calendar_month Sel, 6 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Kepala Desa Pelemgede memberikan keterangan terkait video viral yang tidak benar Pemdes Pelemgede Kecamatan Pucakwangi Pati geram dan merasa dirugikan, karena sebuah akun medsos @patinews memviralkan video wawancara dengan seorang pria paruh baya, yang dinarasikan tidak pernah tersentuh bantuan. Tetapi setelah diklarifikasi ternyata video tersebut tidak benar.  PATI – Sebuah video tentang seorang pria asal […]

  • Polres Kudus Dukung Kampanye Jateng Zero Knalpot Brong demi Pemilu yang Damai

    Polres Kudus Dukung Kampanye Jateng Zero Knalpot Brong demi Pemilu yang Damai

    • calendar_month Jum, 19 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 273
    • 0Komentar

    KUDUS – Masalah knalpot brong yang semakin meresahkan masyarakat menjadi sorotan utama Wakapolres Kudus, Kompol Satya Adi Nugraha. Dalam Apel Jam Pimpinan yang bertempat di lapangan apel Wicaksana Laghawa Polres setempat, pada Kamis (18/1/2024) pagi, ia menyerukan pentingnya menjaga ketertiban dan ketenangan di jalan raya, terutama menjelang Pemilu 2024. Kompol Satya Adi Nugraha menekankan bahwa […]

  • DPRD Pati Dorong Penataan Infrastruktur Alun-Alun Kembangjoyo untuk Peningkatan Ekonomi Pedagang

    DPRD Pati Dorong Penataan Infrastruktur Alun-Alun Kembangjoyo untuk Peningkatan Ekonomi Pedagang

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.962
    • 0Komentar

    PATI – Alun-Alun Kembangjoyo, yang telah dibangun sebagai lokasi relokasi bagi ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) dari zona merah PKL, memerlukan penataan infrastruktur guna mengembalikan statusnya sebagai pusat kuliner yang ramai di Kabupaten Pati. Hal ini ditegaskan Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, yang menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur di kawasan tersebut sangat diperlukan. “Bahwa perbaikan […]

  • DPRD Kabupaten Pati Rumuskan Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

    DPRD Kabupaten Pati Rumuskan Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 288
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati sedang merumuskan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perlindungan dan pemberdayaan petani. Hal ini ditekankan karena petani dianggap berperan penting dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terkait pasokan pangan. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Pati, Suwarno, mengungkapkan bahwa mereka telah meminta masukan dari masyarakat terkait […]

  • Gus Mus

    Pelaku Usaha Perikanan Menjerit Gus Mus Minta Gelar Sarasehan

    • calendar_month Sen, 12 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

          REMBANG – Pelaku usaha perikanan di Indonesia mengalami masa-masa sulit. Banyak regulasi dari pemerintah yang dinilai mempersempit ruang gerak nelayan yang akhirnya membuat nelayan menjerit dan kesusahan.   Kondisi tersebut dilaporkan langsung oleh Amal Al Ghozali, salah seorang praktisi pertanian dan perikanan di Juwana Pati, kepada KH Mustofa Bisri (Gus Mus).    […]

expand_less