Breaking News
light_mode

200 Pemuda Grobogan Ikuti Seleksi Magang Jepang, Program SMART IKAPEKSI Resmi Dibuka

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
  • visibility 167

GROBOGAN – Sebanyak 200 anak muda dari berbagai daerah di sekitar Grobogan antusias mengikuti seleksi program magang ke Jepang dalam kegiatan bertajuk SMART IKAPEKSI.

Program yang resmi dimulai Senin (28/7/2025) ini menandai tonggak sejarah bagi Kabupaten Grobogan sebagai daerah pertama di Jawa Tengah yang menyelenggarakan Seleksi Magang Jepang Rekrutmen Terpadu bersama IKAPEKSI Indonesia (Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia).

Pembukaan program yang bertempat di kantor DPC IKAPEKSI Grobogan dihadiri oleh Bupati Grobogan, jajaran Dinas Ketenagakerjaan, perwakilan Kementerian Tenaga Kerja RI, DPR RI Komisi IX Edi Wuryanto, dan perwakilan mitra resmi Jepang, IM Japan. Para peserta terpilih akan mengikuti pelatihan intensif selama 70 hari sebelum berangkat ke Jepang.

Ketua Umum IKAPEKSI Indonesia, Pranyoto Widodo, menekankan pentingnya program SMART IKAPEKSI dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan kualitas SDM.

“Kesempatan magang ke Jepang bukan hanya soal bekerja, tetapi juga belajar disiplin, teknologi, dan budaya kerja. Anak-anak ini bisa kembali dan membangun daerahnya dengan ilmu dan pengalaman internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan program ini tak hanya menawarkan akses kerja, tetapi juga pembentukan karakter dan etos kerja global.

Ketua DPC IKAPEKSI Grobogan, Muhsan, mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme peserta.

“Banyak anak muda yang ingin belajar dan bekerja di Jepang. Kami dampingi mereka dari awal hingga seleksi untuk hasil terbaik. Bahkan, peserta datang dari luar Grobogan, menunjukkan minat yang sangat besar,” ucapnya.

Setelah Grobogan, program SMART IKAPEKSI akan berlanjut di Ponorogo, Jambi, Cilacap, dan Medan. Program ini gratis dan sepenuhnya didukung pemerintah daerah serta mitra resmi Jepang, IM Japan. SMART IKAPEKSI (Seleksi Magang Jepang Rekrutmen Terpadu) diinisiasi oleh IKAPEKSI untuk mengirimkan tenaga kerja muda Indonesia ke Jepang selama tiga tahun di berbagai sektor seperti konstruksi, hospitality, dan manufaktur.

Dengan dukungan pemerintah, SMART IKAPEKSI diharapkan menjadi jembatan emas bagi pemuda Indonesia untuk meraih pengalaman internasional dan menjadi agen perubahan di daerahnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Niat Menjaga Lereng Muria, Agar Lestari dan Menghidupi

    Niat Menjaga Lereng Muria, Agar Lestari dan Menghidupi

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Penanaman di lereng Pegunungan Muria  Kawasan sumber air menjadi sorotan. Sejumlah pegiat lingkungan menaruh perhatian untuk melestarikan. Agar keseimbangan alam kembali terjadi. Menjadikan Pegunungan Muria lestari dan menghidupi. JEPARA – Kawasan hulu menjadi sasaran penanaman pohon. Seperti yang dilakukan sejumlah warga di kawasan saluran irigasi Tines Dukuh Setro, Desa Batealit. Mereka tergabung dalam kelompok Sekretariat bersama […]

  • Komisi D DPRD Pati : Program Pangan Murah Sangat Berdampak untuk Rakyat

    Komisi D DPRD Pati : Program Pangan Murah Sangat Berdampak untuk Rakyat

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 162
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang serentak digelar di 21 kecamatan pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menekan laju inflasi dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. GPM ini mendistribusikan total 42 ton beras, dengan setiap kecamatan […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Dalami Dugaan Penarikan Paksa Guru oleh Disdikbud

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Dalami Dugaan Penarikan Paksa Guru oleh Disdikbud

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 158
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati tengah menginvestigasi kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terkait dugaan penarikan guru yang dinilai tidak wajar. Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan praktik penugasan guru lintas kecamatan yang menimbulkan pertanyaan. Salah satu kasus yang disoroti adalah penarikan seorang guru Bahasa Inggris SMP […]

  • Teguh Bandang Waluya Pimpin Pansus Hak Angket DPRD Pati, Ini Daftar Anggota Selengkapnya

    Teguh Bandang Waluya Pimpin Pansus Hak Angket DPRD Pati, Ini Daftar Anggota Selengkapnya

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 134
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengambil langkah signifikan dengan membentuk panitia khusus (pansus) hak angket. Langkah ini berpotensi membuka jalan bagi pemakzulan Bupati Pati, Sudewo. Pembentukan pansus ini merupakan respons terhadap aksi demonstrasi yang terjadi pada tanggal 13 Agustus, di mana massa menuntut agar Bupati Sudewo mengundurkan diri dari jabatannya. Berikut […]

  • Suasana bedah buku kumpulan cerpen Antawacana di SUnyi Kurusetra karya Achiar M Permana.

    Kritik Kang Putu untuk Kumcer Antawacana di Sunyi Kurusetra

    • calendar_month Sab, 30 Sep 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Bedah buku kumpulan cerpen Antawacana di Sunyi Kurusetra karya Achiar M Permana. Kang Putu sebagai pembedah mengkritik masih terlalu monoton cerita yang disajikan.

  • Lapak Baru Pasar Kalinyamatan Belum Diminati Pedagang

    Lapak Baru Pasar Kalinyamatan Belum Diminati Pedagang

    • calendar_month Jum, 1 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    KOSONG: Lapak baru di depan Pasar Kalinyamatan hingga kemarin belum ditempati pedagang kaki lima. KALINYAMATAN – Lapak baru di bagian timur pasar Kalinyamatan belum ditempati. Lapak tesebut diperuntukkan kepada pedagang kaki lima (PKL). Sebelum dibangun lapak baru, tempat itu tak tertata. Dari pantauan Lingkar Muria Sabtu (2/12/17), lapak baru ini memang belum ditempati pedagang. Namun […]

expand_less