Breaking News
light_mode

Warga Dukuhseti Dilatih Tanggap Bencana, dari Orang Tenggelam sampai Simulasi Gempa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
  • visibility 178

PATI – Warga
Desa Puncel Kecamatan Dukuhseti mendapat pelatihan tanggap bencana Kamis
(7/2/2019) di balaidesa setempat. Pelatihan diberikan oleh sejumlah mahasiswa
KKN Universitas Diponegoro Semarang. Pelatihan itu ditujukan untuk mengurangi
resiko bencana yang sering kali menimpa warga.
Warga
terdiri dari pemuda karang taruna maupun warga yang berprofesi nelayan antusias
mengikuti kegiatan pelatihan tersebut. Nana Rochana, dosen pembimbing Undip
menyebut, pengetahuan dasar tentang tanggap bencana harus dipahami masyarakat.
Mengingat di Dukuhseti sering terjadi bencana seperti banjir, gempa bumi hingga
orang tenggelam.
“Pengalaman
pertolongan pertama pada korban bencana yang mengalami pingsan penting
diketahui. Terlebih disini juga sebagian warganya berprofesi sebagai nelayan.
Sehingga jika terjadi kecelakaan di laut dan ada korban tenggelam,” ujar Nana.
Langkah
pertama, lanjutnya, yaitu dengan menolong korban keluar dari air. Jika tidak
bisa meraih korban bisa dilakukan dengan menggunakan tali atau alat pengaman
lain untuk menolong. Setelah berhasil, yang harus dilakukan yaitu mengecek
pernafasan korban.
“Letakkan
telinga kita di dekat mulut dan hidung korban. Ini dilakukan untik mengecek
apakah masih ada pernafasan atau tidak. Lihatlah apakah dada korban tersebut
bergerak atau tidak. Selain itu, kita juga bisa memeriksa denyut nadinya selama
10 detik,” jelasnya.
Jika
memang tidak ada denyut nadi, maka selanjutnya harus dilakukan resusitasi
jantung paru-paru atau cardiopulmonary
resuscitation
(CPR). Hal ini perlu dilakukan pada seseorang yang mengalami
henti nafas karena sebab-sebab tertentu. Upaya CPR ini diharapkan mampu membuka
kembali jalan nafas yang mengalami penyempitan atau bahkan tertutup sama
sekali.
“Secara
perlahan, angkatlah leher korban. Karena kemungkinan ada cidera pada leher. Lalu
pencet hidung korban hingga tertutup. Lalu ambil nafas normal, kemudian
tiuopkan nafas bantuan selalma dua detik. Setelah itu, ikuti dengan 30 kali
menekan dada korban. Saat melihat dada naik, kembali lakukan upaya itu.
Upayakan hal ini sebelum tim medis sampai di lokasi,” ujar Nana.
Pada
kegiatan yang juga dihadiri Ketua Pusdalops BPBD Kabupaten Pati, Sunarto. Dia juga
memimpin simulasi jika terjadi bencana gempa bumi. Pada kesempatan ini ia juga
menerangkan tiga hal utama yang perlu dilakukan saat terjadi bencana.
“Yang
pertama pastikan sebelum menolong orang lain, diri kita dalam keadaan aman.
Setelah itu baru melakukan pertolongan pertama terhadap korban lain dan
menunggu hingga tim bantuan medis datang. Dan yang ketiga, perlu juga dilakukan
yaitu mencari barang-barang berharga yang masih mungkin bisa diselamatkan,”
kata Sunarto.
Pada
kesempatan ini, Suanrto juga mengajak kepada semua komponen masyarakat untuk
meningkatkan kesiap-siagaan dan memprioritaskan upaya Pengurangan Resiko
Bencana. Yaitu dengan terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh, mulai
dari tahap prabencana, saat bencana, sampai pascabencana.
“Selain
itu, melalui pelatihan ini kami berharap akan semakin meningkatkan wawasan dan
keterampilan para peserta sebagai tambahan potensi sumberdaya kesiap-siagaan
khususnya di Dukuhseti. Sehingga masyarakat disini menjadi lebih tangguh dalam
penanggulangan dan pengurangan risiko bencana,” pungkasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisata Pantai Jepara yang Cocok untuk Liburan Lebaran

    Wisata Pantai Jepara yang Cocok untuk Liburan Lebaran

    • calendar_month Rab, 4 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Tampak depan Pantai Benteng Portugis Jepara/ Zacki Fuad JEPARA – Jepara memiliki potensi wisata pantai yang sangat baik. Bahkan bisa dibilang terbaik di kawasan utara Jawa Tengah. Pantainya landai dengan mayoritas berpasir putih dan air lautnya jernih bersih.  Karena itulah banyak warga baik dari Jepara sendiri maupun dari luar kota memilih pantai-pantai di Jepara sebagai […]

  • Polresta Pati Pastikan Perayaan Paskah 2025 Berjalan Aman dan Damai

    Polresta Pati Pastikan Perayaan Paskah 2025 Berjalan Aman dan Damai

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 153
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan Paskah 2025 tetap kondusif. Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi, melalui Kabag Ops Kompol Hendrie Suryo Liquisasono, memimpin monitoring pengamanan di sejumlah gereja pada Minggu (20/4/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang beribadah. Kompol Hendrie Suryo Liquisasono […]

  • Komisi B DPRD Pati Soroti Anjloknya Harga Ketela, Minta Solusi Konkret

    Komisi B DPRD Pati Soroti Anjloknya Harga Ketela, Minta Solusi Konkret

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 435
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi petani ketela di Kabupaten Pati saat ini tengah mengalami kesulitan akibat penurunan harga jual yang signifikan. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menyatakan keprihatinannya atas situasi ini dan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk segera mengambil tindakan. “Keadaan petani ketela saat ini sangat memprihatinkan. Penurunan harga terjadi sementara biaya produksi tetap tinggi. […]

  • Edy Wuryanto: Jangan Biarkan Kebijakan Penonaktifan PBI JKN Rusak Target UHC Nasional

    Edy Wuryanto: Jangan Biarkan Kebijakan Penonaktifan PBI JKN Rusak Target UHC Nasional

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.246
    • 0Komentar

    REMBANG – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Sosial Republik Indonesia, untuk segera mengeluarkan kebijakan afirmatif yang ditujukan bagi kabupaten/kota yang telah berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC). Desakan ini muncul sebagai langkah antisipasi agar kebijakan penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN tidak justru menurunkan angka kepesertaan di daerah […]

  • Rasakan Sensasi River Tubing di Desa Wisata Jurang Kudus

    Rasakan Sensasi River Tubing di Desa Wisata Jurang Kudus

    • calendar_month Rab, 29 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Pengunjung menikmati wisata river tubing di Desa wisata Jurang Kecamatan Gebog, Kudus/@hajirob KUDUS – Desa wisata Jurang berada di Kecamatan Gebog, berjarak 9,1 kilometer dari pusat kota Kudus. Untuk sampai ke desa wisata itu  pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 20 menit saja. Ada beragam daya tarik wisata yang bakal membuat pengunjung terkesan. Salah satunya adalah […]

  • Para atlet tarung derajat Pati 

    Pemanasan Jelang Porprov Tarung Derajat Pati Borong Medali Kejurprov

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

       Para atlet tarung derajat Pati PATI – Prestasi membanggalan diraih delapan atlet cabang olahraga (cabor) tarung derajat. Saat mengikuti even Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang digelar pada 23 – 25 Juni 2023, mereka berhasil memborong medali. Adapun medali yang berhasil dibawa pulang yaitu 4 medali emas, 4 medali perak dan 1 medali perunggu. Raihan ini […]

expand_less