Breaking News
light_mode

Unik Inilah Daftar 12 Wisata Budaya di Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
  • visibility 256
Tari Kolosal Kirab Boyongan Hari Jadi Pati pada tahun 2019


Selain wisata alam, juga wisata kuliner salah satu yang menjadi magnet wisatawan adalah sajian wisata budaya dengan kearifan lokal, serta keunikannya. 

PATI – Wisata budaya kini menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke suatu daerah. Wisata budaya memiliki keunikan tersendiri. Ada nilai-nilai kearifan lokal yang sarat akan makna dan bisa mengundang decak kagum bagi mereka yang menonton.

Di Kabupaten Pati, daerah yang memiliki budaya agraris dan pesisiran yang kuat juga melahirkan banyak budaya yang menarik dan unik, sehingga akhirnya menjadi magnet “wisata budaya” bagi para wisatawan.

Berikut redaksi merangkum wisata budaya yang ada di Bumi Mina Tani yang bersumber dari Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pati :

1.  Festival Budaya Landoh Kayen, diselenggarakan setiap 10 Rajab, yang merupakan rangkaian haul Syeh jangkung untuk mengenang dan mewarisi semangat perjuangannya semasa hidup melalui syiar Islam di Desa Landoh Kayen. Syeh Jangkung atau Saridin merupakan salah seorang tokoh legendaris di Kabupaten Pati, bahkan namanya diambil sebagai julukan tim sepak bola Persipa Pati yaitu Laskar Saridin

2. Festival Budaya Sunan Prawoto, diselenggarakan setiap 15 Rajab, dalam rangka haul Sunan Prawoto. Sunan Prawoto merupakan salah satu sultan dari Kerajaan Islam Demak. Dipercaya pada suatu masa pusat kekuasaan Kerajaan Demak pernah berdiri di wilayah yang berada di lereng Pegunungan Kendeng ini.

Keramaian tradisi meron di Sukolilo Pati tahun 2022


3. Festival Kali Silugonggo, dilakukan setiap 8 Syawal, tepatnya di Desa Kedungpancing Juwana. Agenda rutinnya adalah lomba perahu tradisional. Di desa ini juga terkenal sebagai pusat pelatihan atlet dayung Kabupaten Pati yang banyak menyumbang medali emas di level provinsi bahkan hingga internasional.

4. Tradisi Larung Sesaji Banyutowo, dilakukan setiap 8 Syawal, tepatnya di TPI  Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti. Acaranya yaitu tradisi larung sesaji bagi para nelayan dalam rangka wujud syukur atas hasil laut yang sudah dinikmati, sekaligus memohon selamat dalam bekerja sehari-hari. 

5. Tradisi Larung Sesaji Juwana, diselenggarakan setiap 8 Syawal, tepatnya di TPI Juwana. Acara larung sesaji di Juwana sangat ramai, biasanya para pengunjung akan ikut mengiringi pelarungan sesaji yang dilakukan di muara Sungai Juwana. 

6. Tradisi Larung Sesaji Sambiroto, dilakukan setiap 8 Syawal, di TPI Sambiroto Tayu. Sama seperti larung sesaji, agenda ini dilakukan sebagai tradisi untuk meminta keselamatan dan wujud syukur para nelayan. 

7. Haul Syeh Ronggo Kusumo, dilakukan setiap 10 Dzulqo’dah, tepatnya di makam Syeh Ronggo Kusumo Desa Ngemplak Margoyoso, acara rangkaian haul dan kirab budaya diiringi grup kesenian dan marching band. Bahkan diklaim kirab ini menjadi yang paling spektakuler dalam menyajikan parade marching band di Kabupaten Pati.

8. Prosesi Hari Jadi Kabupaten Pati, dilakukan setiap 5 tahun sekali pada 7 Agustus. Terakhir dilakukan pada 2019 lalu, kirab dilakukan secara spektakuler, dengan rute dari Pendopo Genuk Kemiri ke Pendopo Kaborongan Pati, tradisi boyongan mengenang kepindahan kadipaten pesantenan ke kadipaten pati. Selain kirab juga digelar pertunjukan-pertunjukan seperti teatrikal terbentuknya Kabupaten Pati.

9. Festival Tradisi Budaya Tambakromo, setiap 1 Muharom, tepatnya di Makam Nyi Ageng Ngerang Desa Ngerang Tambakromo. Acara berupa kirab budaya.

10. Festival Tradisi Budaya Kajen, diselenggarakan ssetiap 10 Muharom, tepatnya di Makam Syeh Ahmad Mutamakkin Desa Kajen Margoyoso, mengenang pengabdian dan perjuangan untuk syiar Islam. Ada banyak kegiatan, mulai dari pengajian, buka luwur, dan juga acara kirab yang menampilkan puluhan grup marching band.

11. Tradisi Meron, setiap 13 Robi’ul Awal, di Desa/Kecamatan Sukolilo. Acara ini merupakan peringatan maulid nabi. Diadakan kirab dengan sejumlah gunungan. Tradisi ini mirip dengan Sekaten di Yogyakarta. Kemeriahan tradisi ini bahkan sampai membuat jalan utama menuju Purwodadi harus ditutup selama peregelaran tradisi ini.

12. Tradisi Sendang Sani, diselenggarakan pada 12 Robi’ul Awal, di Desa Tamansari Tlogowungu. Acara ini sebagai bentuk peringatan maulid nabi. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Terus Sisir Perairan Banyutowo

    Nelayan Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Terus Sisir Perairan Banyutowo

    • calendar_month Ming, 16 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    NIHIL : Tim SAR yang melakukan pencarian di sepanjang perairan Banyutowo belum bisa menemukan korban nelayan yang tenggelam PATI – Pencarian seorang nelayan yang hilang di perairan Banyutowo Kecamatan Cluwak belum menemui hasil hingga Minggu (16/9/2018) kemarin. Meski, pencarian tersebut telah melibatkan dua regu Tim SAR yang dibantu dibantu delapan kapal nelayan lokal. Rencananya, relawan […]

  • 5 Masalah Ini Jadi PR Bupati Jepara Selanjutnya

    5 Masalah Ini Jadi PR Bupati Jepara Selanjutnya

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 148
    • 0Komentar

    JEPARA – Dinamika politik menjelang Pilkada di Jepara semakin menarik. Beberapa figur mulai unjuk gigi untuk menjadi calon Bupati dan wakil bupati. Kehadiran bupati dan wakil bupati baru Jepara sangat dinantikan. Masyarakat berharap kepala daerah baru dapat bekerja lebih baik dengan kebijakan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Berikut ini beberapa pekerjaan rumah calon Bupati dan […]

  • DPRD Pati Revisi Perda PKL, Fokus Perizinan dan Perlindungan

    DPRD Pati Revisi Perda PKL, Fokus Perizinan dan Perlindungan

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 154
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati tengah merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pedagang Kaki Lima (PKL). Revisi ini difokuskan pada penyederhanaan perizinan dan peningkatan perlindungan bagi para PKL. Sistem zonasi yang sebelumnya membatasi lokasi berjualan, kini dihapus dari Perda. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslikan, menjelaskan perubahan signifikan dalam Raperda (Rancangan Peraturan […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Penataan Alun-alun Juwana untuk Suasana yang Lebih Nyaman

    Anggota DPRD Pati Dorong Penataan Alun-alun Juwana untuk Suasana yang Lebih Nyaman

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 128
    • 0Komentar

    PATI – Mukit, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, mendorong penataan kawasan di Alun-alun Juwana untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan menarik. Ia menilai penataan kawasan publik seperti alun-alun merupakan salah satu cara untuk meningkatkan estetika dan kenyamanan di Pati. “Pastinya kita ingin menciptakan suasana yang bagus di Pati, salah satunya melalui […]

  • Siswa Safin Pati Sports School, Yohanes Yapagaimu, Dipanggil TC Timnas U17 Indonesia

    Siswa Safin Pati Sports School, Yohanes Yapagaimu, Dipanggil TC Timnas U17 Indonesia

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 119
    • 0Komentar

    PATI – Sukses membanggakan diraih siswa Safin Pati Sports School, Yohanes Yapagaimu. Ia terpilih sebagai salah satu dari 34 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Tim Nasional (Timnas) Indonesia U17 di Bali. Pemanggilan ini diumumkan PSSI pada Selasa (1/7/2025). TC akan berlangsung dari 7 Juli hingga 10 Agustus 2025 sebagai persiapan menghadapi Piala […]

  • Hampir Masuk Musim Penghujan, DPRD Pati Minta Pemkab Beri Perhatian ke Sektor Pertanian

    Hampir Masuk Musim Penghujan, DPRD Pati Minta Pemkab Beri Perhatian ke Sektor Pertanian

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 247
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang datangnya musim penghujan, anggota DPRD Pati, Warsiti, mendesak Pemerintah Kabupaten Pati untuk meningkatkan perhatian terhadap sektor pertanian. Hal ini disampaikan Warsiti mengingat pentingnya peran sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat di Kabupaten Pati. “Biasanya, saat musim penghujan tiba, para petani akan memulai penanaman di lahan pertanian,” ujar dia. “Pemerintah harus siap […]

expand_less