Breaking News
light_mode

Tugu Bandeng, Identitas dan Kebanggaan Pati Bumi Mina Tani

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 1 Jan 2019
  • visibility 195
Patung ikan bandeng raksasa ikon baru kota pati

Pamor
Kabupaten Pati, sebagai daerah penghasil ikan bandeng terbaik ditegaskan dengan
kehadiran patung ikan bandeng raksasa berukuran sepanjang 26 meter dan lebar 6
meter di ujung barat Jalan Lingkar Selatan. Patung bandeng raksasa yang
dibangun lengkap dengan taman serta air mancur tersebut menelan biaya sebesar
Rp 3,8 miliar.

Selain
bangunan utama berupa patung ikan bandeng raksasa, tugu ikan bandeng ini
dilengkapi dengan puluhan patung ikan bandeng kecil yang tersebar di area
taman. Untuk mempercantik tugu tersebut, lampu warna-warni juga dipasang. Tugu bandeng
ini akan semakin spektakuler saat malam hari.

Patung
bandeng tersebut juga dibangun cukup unik. Tidak seperti umunya patung bandeng
yang sudah ada. Seperti di Juwana, maupun patung bandeng di dekat SMPN 4 Pati. Patung
bandeng ini dibuat seperti abstrak. Cenderung seperti robot bandeng. Karena di
dalam tubuh patung bandeng tersebut ada roda-roda yang berwarna kuning
keemasan.

Dibangunnya
tugu tersebut diakui untuk memperkuat identitas Kabupaten Pati. Tugu tersebut
dibangun persis di jalan yang menjadi pintu masuk Pati dari arah Kudus,
Semarang, dan wilayah barat. Jalur itu sendiri merupakan jalur nasional.

Pati
selama ini memang dikenal sebagai bumi mina tani. Selain hasil pertaniannya
yang juga menjadi lumbung pangan Jawa Tengah, wilayah pesisir Pati dengan
perikanan tambak bandeng juga menjadi penyuplai kebutuhan konsumsi ikan
nasional.

Ikan
bandeng dari Pati juga sangat masyhur di luar kota. Di luar Pati, bandeng
sangat lekat dengan Juwana. Sebuah kecamatan di sebelah timur kota Pati ini
memang dianggap menjadi yang terbaik memproduksi ikan bandeng. Bahkan bandeng
presto di Semarang yang melegenda itu mencatut brand Bandeng Presto Juwana. Dimana
panganan olahan itu didaulat menjadi oleh-oleh khas ibukota Jawa Tengah itu. Bupati
Pati Haryanto bahkan pernah mengungkapkan keheranan, bandeng dari Juwana Pati,
tapi yang dapat nama malah bandeng presto juwana seolah-olah dari Semarang.

Kemasyhuran
bandeng dari Juwana tersebut lantaran rasanya. Kabid Perikanan Tambak Dinas
Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pati, Kartika, pernah mengatakan kelebihan
ikan bandeng dari tambak di Juwana di banding daerah lain, misalnya Jawa Timur
adalah karena rasanya, disamping itu di tambak-tambak Juwana umumnya di Pati
tidak berbau lumpur. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambak Udang Dilarang Kelestarian Karimunjawa Terjaga

    Tambak Udang Dilarang Kelestarian Karimunjawa Terjaga

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Pemandangan di pulau Menjangan kecil Karimunjawa/ INSTAGRAM @saiul038 Setelah ramai menjadi polemik akhirnya tambak udang di Karimunjawa dilarang. Hal ini merupakan buntut dari penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Jepara 2023-2043 menjadi Perda, Kamis (4/5/2023). JEPARA – Dengan adanya penetapan perda itu, keberadaan tambak udang di wilayah Karimunjawa, […]

  • Pesepaktakraw Jepara Berjaya di Pomnas 2019

    Pesepaktakraw Jepara Berjaya di Pomnas 2019

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sekeping medali emas sepak takraw dipersembahkan tiga putri asal Bumi Kartini. Jepara. Ketiganya mewakili kontingen mahasiswa Jawa Tengah di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2019 di GOR UIN Jakarta, pada (25/9/2019) lalu.  Membanggakan atlet sepak takraw Jepara   Ketiga atlet sepak takraw putri asal Jepara ini adalah Alfia Yuli Rahmawati, Tri Suryaningsih, dan Dona […]

  • Pedagang Pasar Runting Antusias Sambut Wahyu-Suharyono, Doakan Jadi Bupati

    Pedagang Pasar Runting Antusias Sambut Wahyu-Suharyono, Doakan Jadi Bupati

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 89
    • 0Komentar

    PATI – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pati nomor urut 2, Wahyu Indriyanto dan Suharyono, menyapa pedagang dan pengunjung Pasar Runting, Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati, Rabu (20/11/2024). Kedatangan mereka disambut antusias, terutama karena sosok Wahyu Indriyanto yang dinilai muda dan ramah. Para pedagang berebut berfoto selfie dengan Wahyu dan Suharyono, yang menghabiskan waktu berinteraksi […]

  • Operasi SAR Temukan Satu Korban Tewas Tenggelam di Sungai Desa Slungkep

    Operasi SAR Temukan Satu Korban Tewas Tenggelam di Sungai Desa Slungkep

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 138
    • 0Komentar

    PATI – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Sumijan (76), warga Desa Slungkep, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Desa Slungkep pada Jumat (11/4/2025) pukul 17.00 WIB, telah menemukan titik terang. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 11.15 WIB, sekitar 5 kilometer di utara lokasi kejadian. Sumijan dilaporkan pergi […]

  • Wakil Ketua MPR RI Ajak Pendidik Pesantren Jadi Garda Terdepan Tangkal Ujaran Kebencian

    Wakil Ketua MPR RI Ajak Pendidik Pesantren Jadi Garda Terdepan Tangkal Ujaran Kebencian

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    JEPARA – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak para pendidik, terutama di lingkungan pesantren, untuk menjadi garda terdepan dalam menangkal ujaran kebencian serta sentimen SARA. Caranya adalah dengan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan sejak dini kepada generasi muda. Pesan ini disampaikan Lestari Moerdijat dalam bentuk pertemuan daring melalui aplikasi Zoom. Kegiatan yang digelar adalah Sosialisasi […]

  • Perguruan Islam Khoiriyah Merespon Pemilu 2024 dengan Pameran Seni Rupa

    Perguruan Islam Khoiriyah Merespon Pemilu 2024 dengan Pameran Seni Rupa

    • calendar_month Sel, 12 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100
    • 0Komentar

    PATI – Dalam menghadapi Pemilu 2024, Perguruan Islam Khoiriyah memberikan respon unik dengan menggelar pameran seni rupa. Ajang apresiasi seni yang berlangsung pada 11-14 Desember ini menampilkan sebanyak 85 karya seni lukis dan patung dari 72 perupa pelajar dipamerkan di lantai II gedung timur lembaga pendidikan Islam di Desa Waturoyo, Kecamatan Margoyoso. Ketua Panitia Pameran […]

expand_less