Breaking News
light_mode

Timnas Indonesia Dihajar Jepang 6 – 0, Pelajaran Berharga di Osaka

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
  • visibility 73

OLAHRAGA – Kekalahan telak 0‑6 dari Jepang dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Osaka pada Selasa, 10 Juni 2025, bisa terasa menyakitkan.

Namun jika ditarik ke dalam perspektif yang tepat, hasil ini justru menawarkan banyak pembelajaran penting bagi Timnas Indonesia.

  1. Jarak Kualitas Tim Masih Terang

Jepang tampil sangat dominan, mencatat 22 tembakan—setengahnya on target—sementara Indonesia tidak sama sekali (0 shot on goal). Ini menunjukkan masih jauh jaraknya dalam hal penyelesaian akhir, penciptaan peluang, dan penguasaan bola.

Pelajaran: Timnas harus fokus meningkatkan kualitas teknikal dan daya kreasi pemain, khususnya di lini depan dan transisi serangan, agar mampu menciptakan peluang nyata saat menghadapi lawan top Asia.

  1. Pertahanan dan Transisi Perlu Diperbaiki

Enam gol yang masuk mencerminkan lemahnya koordinasi pertahanan dan transisi usai kehilangan bola. Bahkan pemain bertahan kerap tertinggal dan tidak mampu menutup ruang secara kompak.

Pelajaran: Di level lanjutan kualifikasi, Timnas perlu membenahi struktur pertahanan, pressing tim, dan transisi cepat antara bertahan dan menyerang. Latihan defensif yang intensif dan situasi transisi harus jadi prioritas.

  1. Kondisi Fisik dan Mental Agar Lebih Tangguh

Dominasi Jepang dari menit awal sudah terlihat, dan menciptakan tekanan tinggi yang tersampaikan ke fisik dan mental Garuda. Cedera di tengah laga juga menambah beban skuad.

Pelajaran: Persiapan fisik harus lebih matang agar tahan di tengah tekanan intens selama 90 menit. Selain itu, elemen mental—ketahanan menghadapi tekanan dan bisa bangkit setelah kemasukan—juga sangat penting.

  1. Integrasi Strategi dan Taktik oleh Tim Pelatih

Pelatih Patrick Kluivert dipaksa mengevaluasi pendekatan taktik setelah gagal mendikte permainan. Japan sukses memanfaatkan width, pressing intens, dan pola umpan cepat. Timnas terlihat kehilangan kendali ketika perlahan dipaksa bertahan.

Pelajaran: Adaptasi taktik sesuai level lawan sangat penting. Pilihan formasi, pola pressing, opsi rotasi dan strategi bertahan harus lebih fleksibel dan sesuai karakter lawan.

  1. Memanfaatkan Momentum untuk Evaluasi Tim

Meski kalah telak, Timnas Indonesia tetap lolos ke babak keempat. Kekalahan ini pun menjadi sekilas kaca reflektif—momen sempurna untuk melakukan evaluasi besar, bukan merasa defeated.

Pelajaran: Kekalahan seperti ini bisa jadi ‘wake‑up call’ agar tim tidak lalai usai memastikan lolos, melainkan mengejar perbaikan nyata jelang babak selanjutnya.

Kekalahan 0‑6 di Osaka bukan sekadar catatan buruk—tapi alarm penting bahwa kualitas, kebugaran, dan taktik Timnas Indonesia masih memerlukan percepatan transformasi.

Pasca-kualifikasi, tim pelatih dan manajemen harus merancang program rinci: technical camp, latihan fisik berbasis sains olahraga, dan simulasi tekanan. Jika diterapkan dengan disiplin, kekalahan ini dapat jadi batu loncatan besar menuju performa yang lebih kompetitif di babak berikutnya.

 

 

Penulis

Konten kreator, tinggal di Pati, Jawa Tengah. Alumni S-1 KPI IAIN Kudus.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalahkan Persipa Pati 2 – 0, Persijap Jepara Hattrick Kemenangan

    Kalahkan Persipa Pati 2 – 0, Persijap Jepara Hattrick Kemenangan

    • calendar_month Rab, 17 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BOYOLALI – Persijap Jepara mengalahkan Persipa Pati 2-0 dalam laga playoff Liga 2 (17/1) di Stadion Kebogiro Boyolali. Hasil tersebut membuat tim Laskar Kalinyamat berhasil meraih hattrick kemenangan dan mengokohkan posisi di puncak klasemen grup C. Gol kemenangan Persijap Jepara dicetak oleh Irfan Afghoni di babak pertama pada menit ke-16, sedangkan gol kedua dicetak oleh […]

  • Bapperida Pati Siap Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan

    Bapperida Pati Siap Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 92
    • 0Komentar

    PATI – Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi (Bapperida) Kabupaten Pati membuka lebar pintu kerjasama dengan perguruan tinggi untuk mempercepat pembangunan daerah. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bapperida Pati, Dr. Muhtar, saat menerima kunjungan dari STAI Syekh Jangkung pada Senin (7/7/2025). “Bapperida Pati memiliki berbagai wadah yang dapat dimanfaatkan untuk bersinergi, seperti Krenova, Indeks […]

  • Persipa Pati Degradasi ke Liga 3, Suporter Kecewa Berat

    Persipa Pati Degradasi ke Liga 3, Suporter Kecewa Berat

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 81
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati resmi terdegradasi ke Liga 3 musim depan setelah menelan kekalahan 0-1 dari Persikas Subang di Stadion Joyokusumo, Jumat (21/2/2025). Petualangan Laskar Saridin di Liga 2 berakhir setelah tiga musim berlaga. Kekalahan ini semakin memukul Persipa Pati, yang tampil buruk di laga kandang terakhirnya. Peluang emas dari Silvio Escobar di kotak penalti […]

  • Kampoeng Kopi Camp : Tempat Detoks Digital dengan Pesona Alam dan Satwa Langka

    Kampoeng Kopi Camp : Tempat Detoks Digital dengan Pesona Alam dan Satwa Langka

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.017
    • 0Komentar

    JEPARA – Keindahan alam Pegunungan Muria menjadi latar belakang liburan akhir pekan yang tak terlupakan bagi Singgih Tri Nugroho (28) dan kawan-kawannya di Kampoeng Kopi Camp, Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara. Rombongan wisatawan asal Pati yang berniat berkemah dan menikmati suasana alam, tiba-tiba dibuat terperanjat oleh kehadiran satwa langka. Ketenangan area perkemahan yang awalnya terasa […]

  • Wabup Kudus Tinjau Tumpukan Sampah di Balai Jagong, Solusi Jangka Pendek dan Panjang Disiapkan

    Wabup Kudus Tinjau Tumpukan Sampah di Balai Jagong, Solusi Jangka Pendek dan Panjang Disiapkan

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KUDUS – Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, melakukan peninjauan langsung ke kawasan Balai Jagong pada Rabu (7/5/2025) untuk mengatasi masalah tumpukan sampah yang meresahkan warga. Didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kudus, Halil, Wabup Birton mengakui permasalahan ini sudah berlangsung lama dan upaya sebelumnya belum optimal. “Sudah beberapa kali diambil, diberi papan larangan, bahkan […]

  • To’dok Telok: Meneladani Rasulullah SAW Lewat Tradisi dan Budaya di Karimunjawa

    To’dok Telok: Meneladani Rasulullah SAW Lewat Tradisi dan Budaya di Karimunjawa

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 173
    • 0Komentar

    JEPARA – Mushola Bustanul Mukminin di Jelamun, Kemujan, Karimunjawa menjadi saksi bisu kehangatan tradisi To’dok Telok pada Kamis (4/9/2025) malam. Warga, yang didominasi oleh diaspora Jawa dan Madura, berkumpul dalam suasana khidmat untuk melaksanakan ritual budaya yang kaya akan nilai religius ini. Acara dimulai dengan lantunan Diba’ Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa tahlil, dilanjutkan […]

expand_less