Breaking News
light_mode

Timnas Indonesia Dihajar Jepang 6 – 0, Pelajaran Berharga di Osaka

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
  • visibility 116

OLAHRAGA – Kekalahan telak 0‑6 dari Jepang dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Osaka pada Selasa, 10 Juni 2025, bisa terasa menyakitkan.

Namun jika ditarik ke dalam perspektif yang tepat, hasil ini justru menawarkan banyak pembelajaran penting bagi Timnas Indonesia.

  1. Jarak Kualitas Tim Masih Terang

Jepang tampil sangat dominan, mencatat 22 tembakan—setengahnya on target—sementara Indonesia tidak sama sekali (0 shot on goal). Ini menunjukkan masih jauh jaraknya dalam hal penyelesaian akhir, penciptaan peluang, dan penguasaan bola.

Pelajaran: Timnas harus fokus meningkatkan kualitas teknikal dan daya kreasi pemain, khususnya di lini depan dan transisi serangan, agar mampu menciptakan peluang nyata saat menghadapi lawan top Asia.

  1. Pertahanan dan Transisi Perlu Diperbaiki

Enam gol yang masuk mencerminkan lemahnya koordinasi pertahanan dan transisi usai kehilangan bola. Bahkan pemain bertahan kerap tertinggal dan tidak mampu menutup ruang secara kompak.

Pelajaran: Di level lanjutan kualifikasi, Timnas perlu membenahi struktur pertahanan, pressing tim, dan transisi cepat antara bertahan dan menyerang. Latihan defensif yang intensif dan situasi transisi harus jadi prioritas.

  1. Kondisi Fisik dan Mental Agar Lebih Tangguh

Dominasi Jepang dari menit awal sudah terlihat, dan menciptakan tekanan tinggi yang tersampaikan ke fisik dan mental Garuda. Cedera di tengah laga juga menambah beban skuad.

Pelajaran: Persiapan fisik harus lebih matang agar tahan di tengah tekanan intens selama 90 menit. Selain itu, elemen mental—ketahanan menghadapi tekanan dan bisa bangkit setelah kemasukan—juga sangat penting.

  1. Integrasi Strategi dan Taktik oleh Tim Pelatih

Pelatih Patrick Kluivert dipaksa mengevaluasi pendekatan taktik setelah gagal mendikte permainan. Japan sukses memanfaatkan width, pressing intens, dan pola umpan cepat. Timnas terlihat kehilangan kendali ketika perlahan dipaksa bertahan.

Pelajaran: Adaptasi taktik sesuai level lawan sangat penting. Pilihan formasi, pola pressing, opsi rotasi dan strategi bertahan harus lebih fleksibel dan sesuai karakter lawan.

  1. Memanfaatkan Momentum untuk Evaluasi Tim

Meski kalah telak, Timnas Indonesia tetap lolos ke babak keempat. Kekalahan ini pun menjadi sekilas kaca reflektif—momen sempurna untuk melakukan evaluasi besar, bukan merasa defeated.

Pelajaran: Kekalahan seperti ini bisa jadi ‘wake‑up call’ agar tim tidak lalai usai memastikan lolos, melainkan mengejar perbaikan nyata jelang babak selanjutnya.

Kekalahan 0‑6 di Osaka bukan sekadar catatan buruk—tapi alarm penting bahwa kualitas, kebugaran, dan taktik Timnas Indonesia masih memerlukan percepatan transformasi.

Pasca-kualifikasi, tim pelatih dan manajemen harus merancang program rinci: technical camp, latihan fisik berbasis sains olahraga, dan simulasi tekanan. Jika diterapkan dengan disiplin, kekalahan ini dapat jadi batu loncatan besar menuju performa yang lebih kompetitif di babak berikutnya.

 

 

  • Penulis: Abdul Adhim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaos Bertuliskan Dialek Khas Pati Menjadi Favorit Pemudik Sebagai Oleh-oleh

    Kaos Bertuliskan Dialek Khas Pati Menjadi Favorit Pemudik Sebagai Oleh-oleh

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 96
    • 0Komentar

    PATI – Kaos dengan tulisan dialek khas Pati menjadi favorit para pengunjung yang datang ke Kota Mina Tani. Terutama saat musim mudik, kaos ini menjadi pilihan utama para pemudik untuk dijadikan oleh-oleh saat kembali ke tempat asal mereka. Fatmi Nurjanah, pemilik Pati Oblong, sebuah toko kaos di Pati, mengatakan, saat musim Lebaran banyak pemudik yang […]

  • Tiba dengan Selamat, Pemudik Disambut Bupati Haryanto

    Tiba dengan Selamat, Pemudik Disambut Bupati Haryanto

    • calendar_month Sen, 11 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    PATI – Para pemudik yang memanfaatkan program mudik gratis tiba Terminal Kembangjoyo Sabtu (9/6) malam lalu. Kedatangan mereka langsung disambut Bupati Haryanto bersama Forkopimda. Bahkan, bupati beserta Forkopimda telah menunggu pemudik di terminal sejak pukul 21.00 lebih. Para pemudik kemudian baru sampai sekitar pukul 23.00. Ada empat bus yang sampai. Bupati Haryanto menuturkan, kegiatan mudik […]

  • Pemilu 2019 Pati Butuh 4.369 Pengawas TPS

    Pemilu 2019 Pati Butuh 4.369 Pengawas TPS

    • calendar_month Kam, 7 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PATI – Kebutuhan pengawas TPS di Kabupaten Pati mencapai 4369. Bawaslu membuka pendaftaran pengawas TPS sampai tanggal 10 Februari di sekretariat panwascam masing-masing kecamatan atau pengawas desa. Kordinator Devisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia Bawaslu Kabupaten Pati, Karto menyebut, pembentukan pengawas TPS ini sejalan dan merupakan amanat dari UU Nomor 7 Tahun 2017. Perekrutan pengawas […]

  • Harmoni Desa Damarwulan dalam Doa Lintas Agama

    Harmoni Desa Damarwulan dalam Doa Lintas Agama

    • calendar_month Ming, 28 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 113
    • 0Komentar

      Kegiatan doa bersama lintas agama di Desa Damarwulan, Keling, Jepara. Diisi dengan pameran produk UMKM dan pentas seni. JEPARA – Doa bersama lintas agama dilakukan warga Desa Damarwulan Kecamatan Keling, Jepara, Jumat (26/11/2021). Acara ini dimotori oleh Karang Taruna Tunas Karya desa setempat. Acara doa bersama lintas agama diselingi dengan pentas seni dari perwakilan […]

  • BUMDes Pati Jadi Rujukan DPRD Tuban

    BUMDes Pati Jadi Rujukan DPRD Tuban

    • calendar_month Kam, 28 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Anggota Komisi A DPRD Tuban ketika berkunjung ke DPRD Pati PATI – Komisi A DPRD Tuban melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Pati Rabu (27/2/2019).  Kunjungan itu dilakukan untuk belajar mengenai pengentasan kemiskinan di daerah. Melalui program (Badan Usaha Milik Desa) BUMDes. Dimana hampir 100 persen desa di Pati memiliki usaha tersebut. Ketua Komisi A […]

  • Gelandang Asal Pati Perkuat Laskar Sambernyawa

    Gelandang Asal Pati Perkuat Laskar Sambernyawa

    • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SOLO – Skuad Persis Solo yang bakal berlaga di Liga 2 musim ini bakal semakin kuat. Pasalnya, kesebelasan berjuluk Laskar Sambernyawa ini mendapat suntikan amunisi baru di lini tengahnya. Adalah Mohamad Dyan Aulia Burhanudin. Pesepak bola asal Kabupaten Pati ini resmi bergabung setelah meneken kontrak selama semusim baru-baru ini. Setelah resmi bergabung dengan skuad asuhan […]

expand_less