Breaking News
light_mode

Tiba dengan Selamat, Pemudik Disambut Bupati Haryanto

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 11 Jun 2018
  • visibility 81

PATI – Para pemudik yang memanfaatkan program mudik
gratis tiba Terminal Kembangjoyo Sabtu (9/6) malam lalu. Kedatangan mereka
langsung disambut Bupati Haryanto bersama Forkopimda.
Bahkan, bupati beserta Forkopimda
telah menunggu pemudik di terminal sejak pukul 21.00 lebih. Para pemudik
kemudian baru sampai sekitar pukul 23.00. Ada empat bus yang sampai.
Bupati Haryanto menuturkan, kegiatan mudik
gratis ini paling tidak bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Serta
membantu meringankan beban pemudik. Seperti diketahui, harga tiket kendaraan
biasanya melonjak menjelang mudik lebaran seperti ini.
”Selain hal itu, mudik gratis juga
bisa menekan angka pemudik sepeda motor. Mudik dengan motor sangat rawan. Sebab
menempuh jalan ratusan kilometer lebih. Lebih aman dan nyaman mudik dengan
kendaraan seperti bus ini,” terang Bupati Haryanto didampingi dari Forkopimdan
dan juga Kepala Perwakilan Jasa Raharja Pati.
Selain itu, kepada pemudik, bupati
berpesan supaya setelah sampai di kampung halaman, waktunya dipergunakan untuk
silaturahmi. ”Jangan neko-neko. Setelah sampai di tanah kelahiran waktunya
silaturahmi, jangan hura-hura. Sebab setelah lebaran mereka juga akan kembali
lagi pada rutinitasnya,” pesan bupati.

Kurangi Pemudik Motor
Kedatangan pemudik ini merupakan
fasilitasi dari PT Jasa Raharja. Sementara bus dari pemkab pati baru akan tiba
di Terminal Kembangjoyo pada Minggu malam (10/6). Ada delapan bus yang
dijadwalkan akan tiba.
Sementara itu Kepala Perwakilan
Jasa Raharja Pati, Yoga Sasongko menuturkan, kegiatan mudik ini merupakan
program yang telah berjalan sejak kurang lebih 2009 lalu. ”Antusias masyarakat
yang ingin mudik menggunakan bus cukup banyak, untuk itu kegiatan ini terus
berlangsung,” kata Yoga.
Lanjutnya, untuk tahun ini ada 11
bus yang disediakan, namun yang sampai di Terminal Kembangjoyo ada empat bus,
satu bus berisi 50 penumpang. Lainnya berhenti di terminal seperti di Jepara,
Kudus, dan kota-kota lain. Untuk kuota yang bisa mengikuti mudik gratis, Jasa
Raharja tak membatasi. ”Program ini untuk mereka yang mudik menggunakan sepeda
motor, kami alihkan untuk mau naik bus. Pendaftarannya melalui sistem online. Jadi tergantung pendaftarnya,”
imbuh Yoga.
Salah satu penumpang, Suwanti
mengaku senang dengan program mudik gratis ini. Dia yang mudik bersama kedua
anaknya merasa sangat terbantu. ”Terimakasih telah ada program mudik gratis.
Sangat membantu, apalagi ongkos pulang kampung sekarang sangat mahal,”
jelasnya. (has)
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Konsumtif Fakir Miskin Senilai Rp 50 Juta Dibagikan di Tayu

    Dana Konsumtif Fakir Miskin Senilai Rp 50 Juta Dibagikan di Tayu

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Bupati Haryanti menyerahkan Bantuan Dana Konsumtif senilai Rp 52.500.000, – bagi 210 orang fakir miskin di wilayah Kecamatan Tayu. Penyerahan bantuan dana dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati itu dilaksanakan di Masjid Besar Riyadlus Sholihin, Kecamatan Tayu. Bupati Haryanto menjelaskan, penyerahan bantuan tersebut bukan kali pertama, melainkan sudah bertahun-tahun bergulir. ”Bantuan konsumtif maupun […]

  • Jalan Berliku Menuju Air Terjun Desa Papasan

    Jalan Berliku Menuju Air Terjun Desa Papasan

    • calendar_month Sab, 28 Nov 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Pemandangan Air Terjun Gembong yang masih jarang dijamah pengunjung Ada tiga air terjun di Desa Papasan Kecamatan Bangsri, Jepara. Salah satunya adalah Air Terjun Gembong 2. Deni Arfian, seorang videografer petualang akan berbagi cerita keseruannya mengunjungi tempat yang masih tersembunyi ini.  Laki-laki yang hobi berpetualang itu bernama Deni Arfian. Warga Desa Suwawal Timur Kecamatan Pakis […]

  • Kemandirian Ekonomi dan Pendidikan Jadi Isu Konfercab NU Pati 2019

    Kemandirian Ekonomi dan Pendidikan Jadi Isu Konfercab NU Pati 2019

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    PATI – Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati bakal berlangsung (7/2/2019) pekan depan. Acara reorganisasi itu bakal digelar di Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Pakis Kecamatan Tayu, dengan mengusung tema “Satu Abad Menuju Kemandirian NU”, dalam konferensi itu isu-isu penting bakal dibahas. Diantaranya soal kemandirian ekonomi dan pendidikan. Ketua Konfercab PCNU 2019, Jamal Ma;mur […]

  • Persiku Kudus Lolos 8 Besar Selangkah Lagi Liga 2

    Persiku Kudus Lolos 8 Besar Selangkah Lagi Liga 2

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 79
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persiku Kudus berhasil lolos ke babak 8 besar Liga 3 Nasional. Tinggal selangkah lagi Persiku Kudus bisa promosi ke Liga 2. Di babak 16 besar Persiku Kudus berhasil meraih dua kemenangan beruntun, melawan Persekabpas 1-0 dan, Kamis (23/5) menang telak atas PSGC Ciamis dengan skor 3-0. Gol pertama di cetak Roy Saputra menit […]

  • Diklat SDM KDMP Digelar, Bupati Pati Harapkan Dampak Nyata Bagi Ekonomi Desa

    Diklat SDM KDMP Digelar, Bupati Pati Harapkan Dampak Nyata Bagi Ekonomi Desa

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 641
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri pengarahan Diklat Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digelar di Muria Ballroom, Hotel Safin, Senin (17/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai desa dan merupakan bagian dari rangkaian pelatihan resmi yang disiapkan pemerintah. Sudewo menyampaikan bahwa pelatihan peningkatan SDM KDMP dilaksanakan dalam […]

  • Kolaborasi, Anggota DPRD Pati Suhartini dan Dinsos Tangani Gelandangan

    Kolaborasi, Anggota DPRD Pati Suhartini dan Dinsos Tangani Gelandangan

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 79
    • 0Komentar

    PATI – Kasus Kris Sugiyanto (50), warga Kaborongan yang hidup tanpa tempat tinggal dan mengalami depresi, menyoroti kondisi rumah singgah di Kabupaten Pati. Setelah mendapat perawatan di Rumah Pelayanan Sosial PGOT Karya Mandiri, Pemalang, perhatian kini tertuju pada perbaikan fasilitas rumah singgah di Pati. Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Suhartini (PDI Perjuangan), yang berperan […]

expand_less