Breaking News
light_mode

Tetap Rendah Hati Persipa Pati Target Kita Naik Kasta

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 9 Nov 2021
  • visibility 103

“Kita sama-sama melihat apresiasi
penampilan Persipa Pati bak pesta juara. Konvoi, bernyanyi, meluapkan energi
kegembiraan yang luar biasa. Tidak heran karena hampir dua tahun suporter tak
bisa mendampingi tim secara langsung” 

PATI – Persipa Pati
memang tampil gemilang sejauh ini. Di babak grup Liga 3 Jawa Tengah, Laskar
Saridin tampil tanpa ternoda. Mengemas 10 poin hasil tiga kali kemenangan dan
sekali imbang. Menorehkan 8 gol dengan hanya kemasukan satu gol. Tim kebanggaan
warga Kota Pati itu pun lolos ke babak 10 besar dengan status juara grup.

Suatu pencapaian yang
brilian. Mengingat dalam dua musim terakhir keikutsertaan Persipa di kompetisi
Liga 3, tim ini selalu mentok di babak grup.

Tidak heran setelah
kemenangan melawan PSD Demak, Senin (8/11/2021) kemarin lini masa penuh dengan
kata-kata sukacita. Tidak sedikit yang menyebut para pemain kebanggaan mereka
sebagai pahlawan. Tapi tunggu dulu…

Mengapresiasi tidak ada
salahnya. Asal jangan overproud. Membanggakan secara berlebihan itu tak baik.
Apa saja yang berlebihan selalu tidak baik. Agama juga mengajarkan demikian.

Apalagi (mengingat)
kompetisi ini masih pagi sekali. Masih ada hamparan jalan terjal di depan
sebelum sampai garis yang didambakan, yaitu promosi ke Liga 2.

Masih ada babak 10 besar di
zona provinsi. Lalu ada babak nasional yang berisi 64 tim terbaik dari Liga 3
di provinsi-provinsi lainnya. Dari 64 tim itu hanya 8 tim terbaik yang berhak
menggenggam tiket promosi ke Liga 2.

Sikap Persipa fans
khususnya, maupun warga Pati pada umumnya yang terlalu berlebih-lebihan bukan
tidak mungkin memengaruhi mental bermain Tri Handoko dkk. Jangan sampai
apresiasi berlebihan ini membuat pemain besar kepala duluan sebelum target
tercapai. Jika terpeleset tentu akan bahaya. Bisa menimbulkan luka menyakitkan
yang sangat sulit terobati.

Psikis pemain harus tetap
terjaga. Apresiasi kerja keras para pemain secukupnya. Cukup penuhi kebutuhan
dan hak-hak mereka selayaknya. Itu adalah apresiasi terbaik. Para pemain harus
fokus menjalani pertandingan demi pertandingan bagaikan partai final.

Sekali lagi babak grup ini
memang fantastis bagi Persipa Pati. Namun perlu dicatat. Seperti kata asisten
pelatih Mukhlis usai laga melawan PSD Demak. Meskipun menang masih banyak
evaluasi yang harus dilakukan. Dalam hal taktikal menyerang, bertahan dan
transisi menyerang.

Boleh berpesta tapi tunggu
dulu sampai target itu tercapai. Target Liga 2. (Redaksi)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPNU IPPNU Keling Matangkan Program Kerja

    IPNU IPPNU Keling Matangkan Program Kerja

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kegiatan rapat kerja pengurus baru IPNU IPPNU Keling,Jepara JEPARA – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Kecamatan Keling adakan Rapat Kerja (Raker), dalam  acara tersebut membahas program kerja selama satu periode mendatang, acara berlangsung  di gedung MWC NU Kecamatan Keling, Sabtu (28/08/2021). Acara dimulai dengan pembukaan pada hari Sabtu pukul 13.00 Wib, dalam pembukaan acara […]

  • Dokumen PSSI Jawa Tengah 

    Cabor Sepak Bola Kudus Sabet Medali Emas Porprov 2023

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 118
    • 0Komentar

      Dokumen PSSI Jawa Tengah Meskipun kontingen Kabupaten Kudus terbenam di posisi 10 besar Porprov Jateng tahun 2023, namun Cabor sepak bola berhasil meraih medali emas. Hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga masyarakat Kudus mengingat sepak bola merupakan Cabor bergengsi dan banyak perhatian.   JEPARA – Kontingen Kabupaten Kudus bisa sedikit bangga karena berhasil meraih […]

  • Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Soroti Kurangnya Kesiapan Alat Pemadam Kebakaran

    Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Soroti Kurangnya Kesiapan Alat Pemadam Kebakaran

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan Hariscandra, menyoroti kesiapan alat pemadam kebakaran di tengah musim kemarau yang melanda Kabupaten Pati. Ia mengungkapkan bahwa alat pemadam kebakaran di Kabupaten Pati tidak selalu dalam kondisi siap siaga, seperti yang terjadi dalam peristiwa kebakaran ruko di Juwana beberapa waktu lalu. “Kemarin waktu ada kebakaran ruko di […]

  • Mie ayam lezat

    Resep Membuat Mie Ayam yang Enak, Gurih, dan Harum Khas Warung

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 319
    • 0Komentar

    KULINER – Mie ayam adalah salah satu makanan favorit yang mudah ditemukan di berbagai tempat, mulai dari pinggir jalan hingga restoran. Cita rasa gurih dari ayam yang dimasak dengan bumbu rempah, berpadu dengan mie kenyal dan kuah kaldu hangat, membuat makanan ini selalu berhasil menggugah selera. Kabar baiknya, Anda juga bisa membuat mie ayam yang […]

  • Persipa Pati Siap Tempur Hadapi Persipal Palu di Play-off Degradasi Liga 2

    Persipa Pati Siap Tempur Hadapi Persipal Palu di Play-off Degradasi Liga 2

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 117
    • 0Komentar

    PATI – Pertandingan hidup mati akan tersaji di Stadion Joyokusumo, Pati, Jawa Tengah pada Senin (20/1/2025) pukul 15:00 WIB. Persipa Pati akan menghadapi Persipal Palu dalam laga perdana Grup K babak play-off degradasi Liga 2 2024/25. Pelatih Persipa Pati, Bambang Nurdiansyah, menekankan pentingnya setiap pertandingan di babak play-off ini. “Play-off degradasi ini partai hidup mati. […]

  • Jalan Rusak Parah di Tlogowungu: DPRD Soroti Kelebihan Muatan Kendaraan

    Jalan Rusak Parah di Tlogowungu: DPRD Soroti Kelebihan Muatan Kendaraan

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 137
    • 0Komentar

    PATI – Kerusakan parah ruas jalan di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, menjadi sorotan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi. Ia menilai kerusakan tersebut disebabkan oleh kendaraan yang kerap melebihi muatan. “Jalan rusak ini karena dilewati kendaraan yang muatannya melebihi tonase. Ditambah kontruksinya belum begitu kuat,” ungkapnya. Hardi telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan […]

expand_less