PATI – Desa-desa di Kabupaten Pati yang memiliki potensi wisata didorong untuk semakin aktif dalam pengembangannya. Hal ini seiring dengan munculnya kreativitas warga dalam memanfaatkan potensi desa menjadi destinasi wisata yang menarik.
Salah satu contohnya adalah Desa Sugiharjo, Kecamatan Pati Kota, yang berhasil menyulap bantaran Sungai Silugonggo atau Sungai Juwana menjadi tempat wisata bernama “Wisata Silugonggo Bestari”. Tempat ini menawarkan daya tarik wisata alam dan kuliner yang memikat.
BUMDes Lestari Makmur sebagai pengelola “Wisata Silugonggo Bestari” menyediakan berbagai fasilitas, termasuk lapak pedagang, lampu hias, toilet, musala, serta kursi dan meja yang ditata seperti kafe luar ruang.
Pengunjung juga dapat menikmati wisata susur sungai dengan perahu motor yang disediakan.
Ketua BUMDes Lestari Makmur, Sutrisno, menjelaskan bahwa transformasi ini bermula dari pengerukan sungai oleh BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) yang membuka potensi baru bagi desa.
“Awalnya tempat ini tidak seperti ini, dulu banyak pepohonan bambu. Bergulirnya waktu, dengan adanya pengerukan sungai oleh BBWS, membuat jadi seperti ini. Kami melihatnya sebagai potensi,” ujarnya.
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap desa-desa yang memiliki potensi wisata.
Ia menekankan pentingnya pendampingan dan dukungan agar potensi wisata tersebut dapat tergarap dengan optimal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa.
“Kami akan dorong agar ada perhatian dan juga pendampingan untuk desa-desa wisata ini,” tegasnya. (ADV)
Editor: Arif