Breaking News
light_mode

SMAN 2 Pati Rajai Dance se Kabupaten Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 31 Des 2017
  • visibility 412
Bersama Bupati Haryanto di acara penutupan Pragolo Fair ke II beberapa waktu yang lalu

Pengembangan diri dance di SMA N 2 Pati, boleh dibilang
merajai dance di Kabupaten Pati.
Sebab, dalam kurun waktu dua tahun belakangan, pundi-pundi prestasi dance dari siswa-siswi di SMA yang
berada di Jalan Ahmad Yani ini mendulang prestasi di berbagai ajang dance di
Kota Nasi Gandul ini.
”Bahkan di acara Pragolo Fair II
bulan lalu, grup-grup dance yang digawangi anak-anak berhasil menyabet semua
juara yang disediakan panitia,” kata Andina Eka Pratiwi, guru pendamping utama
pengembangan diri dance ini.
Juara satu sampai harapan ketiga,
kata Andina, semua disapu bersih grup dance dari anak asuhnya. Selain itu,
masih ada beberapa gelar juara yang diraih anak-anak SMA N 2 Pati. Diantaranya
juara pertama dance dalam gelaran KJBL tahun 2016. Mereka menyabet gelar untuk
kategori SMA se Kabupaten Pati.

Usai tampil di salah satu dance competition


Kemudian menjadi juara ketiga lomba
dance cuci tangan Balkesmas Kabupaten
Pati tahun 2017. Dan juga juara pertama modern dance Pragolo Fair I. ”Sebenarnya masih banyak prestasi yang diraih
anak-anak. Namun itu saja yang saya ingat. Sebab saya baru menjadi pendamping
pengembangan diri ini mulai akhir 2015 lalu,” terang guru mata pelajaran Kimia
ini.
Sementara itu, untuk tahun depan
nanti, pengembangan diri ini bakal lebih digiatkan lagi. Salah satunya dengan
menambah satu pendamping lagi. ”Bu Dyah Wulandari nanti akan masuk menguatkan
pengembangan diri ini agar makin berprestasi,” imbuhnya. (mil)
Membentuk sebuah formasi andalan

JUARA-JUARA
DANCE SMA N 2 PATI TERBARU
Juara 1 KJBL tahun 2016 kategori
SMA se Pati.
Juara 3 Dance cuci tangan Balkesmas
Kabupaten Pati 2017
Juara 1 modern dance Pragolo Fair 1
2017

Sapu Bersih Dance Competition Pragolo Fair II Juara 1 sampe juara harapan 3 
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Soroti Pengelolaan Sampah Desa, Minimnya Kesadaran Masyarakat Jadi Kendala

    DPRD Pati Soroti Pengelolaan Sampah Desa, Minimnya Kesadaran Masyarakat Jadi Kendala

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 222
    • 0Komentar

    PATI – Persoalan pengelolaan sampah di desa-desa Kabupaten Pati mendapat sorotan tajam dari Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto. Ia menyoroti masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan di tepi jalan dan aliran sungai. Joni mendorong desa-desa untuk mengelola bank sampah secara maksimal, tanpa sekadar pencitraan. “Sampah yang jelas hanya sekedar retorika atau […]

  • Banyak yang Menjadi Sumantri di Negeri Ini

    Banyak yang Menjadi Sumantri di Negeri Ini

    • calendar_month Rab, 28 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DOKUMEN GAMELAN KIAI KANJENG Emha Ainun Najib menangkap, di negeri ini banyak terjadi seperti kisah dalam pewayangan. Kisah Sumantri dan Sukrasana. Dua saudara yang memiliki karakter sangat berbeda. Hal itu dikemukakan Budayawan Emha Aninun Najib dalam Suluk Maleman edisi ke 74, Senin (26/2/18) malam lalu. Ngaji budaya yang malam itu mengambil tema Gondelan Barang Ambruk […]

  • Lesbumi PCNU Pati dan Jemaah Langgar Mbah Wiro Padi Kolaborasi Sukses Gelar Ngaji Budaya

    Lesbumi PCNU Pati dan Jemaah Langgar Mbah Wiro Padi Kolaborasi Sukses Gelar Ngaji Budaya

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 213
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Kabupaten Pati bekerja sama dengan Jemaah Langgar Makam Mbah Wiro Padi Pasucen sukses menggelar acara Ngaji Budaya bertajuk “Jawa Njawani, Lesbumi Ngrukti”. Acara ini diadakan di halaman Langgar Makam Mbah Wiro Padi, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, pada hari Minggu (21/9/2025) malam, dalam rangka memperingati Maulid […]

  • HMI Cabang Persiapan Pati Desak DPR dan KPU Segera Tindak Lanjuti Putusan MK, Gelar Konsolidasi Akbar!

    HMI Cabang Persiapan Pati Desak DPR dan KPU Segera Tindak Lanjuti Putusan MK, Gelar Konsolidasi Akbar!

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 174
    • 0Komentar

    PATI – Ketua HMI Cabang Persiapan Pati, M Arif Hidayatullah, menegaskan bahwa batalnya putusan Mahkamah Agung (MA) dan berlakunya kembali putusan Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan hasil perjuangan seluruh masyarakat dan mahasiswa Indonesia. “Kemerdekaan dari neo-otoritarianisme belum sepenuhnya tercapai,” tegas Arif. “Tugas kita bersama adalah mengawal proses hingga terbitnya Peraturan KPU yang sesuai dengan putusan MK. […]

  • Muslihan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati

    DPRD Pati Dorong Pertumbuhan Industri Kreatif

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.912
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah daerah dan generasi muda Kabupaten Pati diimbau untuk bersama-sama mengoptimalkan potensi sektor ekonomi kreatif. Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Pati, Muslihan, yang mengajak kaum muda untuk lebih terlibat aktif dalam pengembangan bidang ini. Menurut dia, sektor seni, budaya, dan kuliner di Pati memiliki potensi besar yang dapat dijadikan peluang untuk meningkatkan […]

  • Gandeng Akademisi UIN Walisongo Pelajar MA Salafiyah Praktikkan Ilmu Falak di Pantai Kartini Jepara

    Gandeng Akademisi UIN Walisongo Pelajar MA Salafiyah Praktikkan Ilmu Falak di Pantai Kartini Jepara

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Para siswi MA Salafiyah praktik melakukan rukyat di Pantai Kartini Jepara  JEPARA – menjelang matahari terbenam, puluhan pelajar MA Salafiyah Kajen menyesaki sudut di Pantai Kartini Kamis (8/11/2018). Bukan untuk menikmati sunset ala wisatawan, mereka yang masih berseragam lengkap ala pesantren, mereka nampak serius menggunakan sebuah alat peneropong bernama teodolit. Mereka sedang praktik melihat rukyat. […]

expand_less