Breaking News
light_mode

Siswa SPFA Dibekali Sports Science Oleh FIK UNNES

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
  • visibility 596

Penyampaian materi sports science

Sports Science
menjadi materi berharga yang diterima para siswa SPFA. Mereka digembleng tim
dari FIK UNNES.

PATI – Para siswa Safin Pati Football Academy (SPFA) mendapatkan
bekal berharga dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri
Semarang (UNNES). Mereka mendapatkan bekal berupa materi sports science. 

Tim dosen dari FIK UNNES pada kesempatan kali ini memperkenalkan
ilmu keolahragaan sebagai bekal dan tambahan pengetahuan kepada siswa SPFA.

Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi yang digelar terpisah dimana
sesi pertama digelar pada Selasa (8/6/2021) dan sesi kedua pada 14 Juni
mendatang. Pembekalan dilangsungkan di gedung SPFA di Desa Mojoagung, Kecamatan
Trangkil, Pati, Selasa (8/6/2021).

Adapun ilmu keolahragaan yang diperkenalkan pada sesi pertama ini
adalah tentang gizi olahraga oleh Natalia Desy Putriningtyas, M.Gizi  dan Mursid Tri Susilo, M.Gizi. Lalu ada
materi tentang pembinaan fisik oleh Dr. Hadi dan Sobihin, M.Pd serta tentang
Biomekanika Olahraga oleh Dr. Taufiq Hidayah dan Fajar Awang Irawan, Ph.D.

Siswa SPFA sendiri mengikuti dengan antusiasme tinggi untuk
mendapatkan pengetahunan tentang ilmu keolahragaan atau yang akrab dikenal
dengan sports science.

“Kegiatan ini dilakukan di SPFA karena FIK UNNES memandang akademi
sepak bola ini merupakan lembaga yang strategis untuk memajukan persepakbolaan
nasional,” kata Anggit Wicaksono, M.Pd selaku Koordinator pengabdian FIK UNNES
di sela-sela acara.

Dia menjelaskan, para siswa di SPFA dibina secara fisik, mental,
intelektual, dan spiritual sejak dini. Oleh sebab itu dipandang perlu untuk
melengkapi mereka dengan pengetahuan tentang ilmu keolahragaan yang akan
bermanfaat bagi perkembangan dan kemajuan karier sepakbola.

“Bila siswa SPFA ini memiliki pengetahuan dasar mengenai apa yang
terjadi dengan tubuh mereka bila melakukan aktivitas tertentu, maka diharapkan
semua program latihan yang telah disiapkan akan dikerjakan dengan semangat dan
sepenuh hati,” tegas Anggit.

Terpisah, CEO SPFA, Rudy Eka Priyambada menyambut baik bekal sports
science dari tim FIK UNNES ini. “Kegiatan ini adalah kolaborasi antara SFPA dan
FIK UNNES untuk memberikan bekal lebih pada siswa. Ini sangat positif untuk
siswa agar dapat lebih memahami dan menganalisa untuk perkembangannya kedepan.
Ini juga bisa lebih memotivasi,” ucap Rudy Eka. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Pati Minta DPUTR Segera Perbaiki Jembatan Pelemgede yang Ambrol

    Ketua DPRD Pati Minta DPUTR Segera Perbaiki Jembatan Pelemgede yang Ambrol

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 336
    • 0Komentar

    PATI – Jembatan di Dukuh Kudur, Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, ambrol setelah diguyur hujan beberapa hari terakhir. Menanggapi kejadian ini, Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati untuk segera mengambil tindakan Ali Badrudin menjelaskan bahwa meskipun perbaikan jembatan merupakan ranah DPUTR, DPRD Pati memiliki fungsi […]

  • Perang Obor Desa Tegalsambi Jepara. (DOK HUMAS JATENG)

    Kobar Api Perang Obor : Tradisi Unik Tegalsambi Jepara yang Terus Menyala

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 9.568
    • 0Komentar

    JEPARA – Malam itu, langit Desa Tegalsambi di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, seolah menyala. Kobaran api berputar di udara, memercikkan bara ke segala arah, sementara ribuan pasang mata terpaku menyaksikan ritual yang telah diwariskan lintas generasi: Perang Obor. Senin (25/5/2026), tradisi sakral itu tampil berbeda. Tidak hanya api yang menari di tengah jalan desa, tetapi […]

  • Hidup Dalam Bayang-Bayang Banjir Bandang

    Hidup Dalam Bayang-Bayang Banjir Bandang

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Banjir bandang di Desa Prawoto Kec. Sukolilo Pati, (27/11/2022) PATI – Banjir bandang hampir tidak pernah absen setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi. Wilayah yang kerap mendapat banjir “kiriman” ini antara lain di Kecamatan Sukolilo, Kayen, dan Tambakromo. Meskipun hanya air lewat, karena banjir biasanya surut satu jam kemudian, fenomena ini seharusnya menjadi alarm […]

  • DPRD Pati Dorong Sosialisasi TB dan HIV Lebih Intensif

    DPRD Pati Dorong Sosialisasi TB dan HIV Lebih Intensif

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.916
    • 0Komentar

    PATI – Tuberculosis (TB) dan HIV/AIDS menjadi dua permasalahan kesehatan yang mendapatkan perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Untuk menekan angka kejadian kedua penyakit tersebut, diperlukan langkah-langkah strategis, terutama melalui upaya pencegahan yang dilakukan sejak dini. “Komisi D DPRD Pati mendorong Dinas Kesehatan untuk melakukan sosialisasi secara teratur, baik melalui platform […]

  • Kuota Haji Pati Ditambah

    Kuota Haji Pati Ditambah

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 625
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati mendapat tambahan untuk kuota calon jamaah haji (CJH) tahun ini. Penambahan itu sebanyak 21 orang. Demikian diungkapkan Kepala Kemenag Pati Imron melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Abdul Hamid belum lama ini. ”Untuk tahun ini dari Kemenag Jawa Tengah memberikan penambahan kuota calon jamaah haji. Tambahannya sebanyak 21. Jadi, total yang […]

  • Refleksi Indonesia yang Ini

    Refleksi Indonesia yang Ini

    • calendar_month Sen, 2 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Habib Anis Sholeh Ba’asyin membuka Suluk Maleman Sabtu (18/3/2018) malam lalu dengan sebuah pertanyaan soal pemahaman tema ngaji budaya malam itu. Tiga jamaah dipersilahkannya berbicara sesuai pandangan masing-masing soal tema “Bukan Indonesia yang Ini” beserta ilustrasi gambar jangkrik yang berhadap-hadapan. Beberapa yang mengemukakan, menganggap potret Indonesia sekarang atau Indonesia yang ini tak sesuai yang dicita-citakan […]

expand_less