Satpolairud Polresta Pati Perkenalkan SI POLA CEKAL untuk Tekan Risiko Kebakaran Kapal
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 99.973

Petugas Satpolairud Polresta Pati memberikan edukasi dan imbauan keselamatan kerja kepada pekerja kapal dalam rangka pelaksanaan inovasi SI POLA CEKAL di KM Agung Berkah Bahari, Kamis (18/6/2026).
PATI – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati terus meningkatkan pelaksanaan program inovatif bernama SI POLA CEKAL (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal).
Upaya ini diwujudkan melalui patroli rutin sekaligus penyampaian imbauan kepada tenaga kerja di lingkungan pelabuhan dan galangan kapal. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026, mulai pukul 10.00 WIB di atas KM Agung Berkah Bahari.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pelaksana Kepala Urusan Operasional Satpolairud Polresta Pati, AIPDA Eko Setiyanto, S.H., didampingi oleh sejumlah anggota jajarannya.
Petugas melakukan pemeriksaan dan patroli di area kapal serta sekitar pelabuhan, sambil memberikan pemahaman kepada Anak Buah Kapal (ABK) dan pekerja pertukangan mengenai pentingnya menjaga keselamatan kerja — terutama saat melaksanakan pekerjaan yang menghasilkan panas, seperti proses pengelasan.
Dalam kesempatan itu, petugas juga menyampaikan peringatan serta himbauan agar para pekerja pengelasan senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko terjadinya kebakaran di atas kapal.
Mereka diingatkan untuk selalu menyiapkan peralatan pendukung, seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), karung goni yang telah dibasahi air, serta pompa air atau alkon sebagai langkah pencegahan awal.
Melalui Kepala Satuan Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, S.H., M.M., Kapolresta Pati menyatakan bahwa inovasi SI POLA CEKAL merupakan langkah pencegahan yang terus dijalankan untuk menekan kemungkinan terjadinya kebakaran kapal, yang berpotensi menimbulkan kerugian harta benda sekaligus membahayakan nyawa.
“Kami secara rutin melaksanakan patroli dan memberikan edukasi kepada para pekerja kapal agar setiap pekerjaan panas dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan tidak mengabaikan potensi bahaya kebakaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pekerjaan pengelasan maupun aktivitas lain yang memunculkan percikan api wajib disertai ketersediaan sarana penanggulangan kebakaran, sebagai bentuk pengurangan risiko sejak awal.
“Kami mengimbau seluruh pekerja di kapal maupun di area dok dan dermaga agar selalu menyediakan APAR, karung goni basah, serta pompa air sebagai langkah antisipasi apabila terjadi keadaan darurat,” jelasnya.
Kompol Hendrik menegaskan bahwa mencegah kebakaran jauh lebih baik dan efektif dibandingkan harus menangani peristiwa tersebut setelah terjadi.
“Kesadaran terhadap keselamatan kerja harus menjadi budaya bersama. Dengan kesiapan peralatan dan kewaspadaan yang tinggi, potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pekerja pertukangan yang telah mematuhi petunjuk dan menyiapkan peralatan keselamatan selama bekerja.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pekerja yang telah kooperatif dan memahami pentingnya langkah-langkah pencegahan kebakaran. Sinergi seperti ini perlu terus dipertahankan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kompol Hendrik menegaskan bahwa Satpolairud Polresta Pati akan terus hadir memberikan pendampingan serta penyuluhan kepada masyarakat pesisir dan seluruh tenaga kerja di sektor perkapalan.
“Melalui inovasi SI POLA CEKAL, kami ingin memastikan aktivitas perbaikan maupun operasional kapal di wilayah Kabupaten Pati berlangsung aman, tertib, dan terhindar dari risiko kebakaran,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan patroli dan penyampaian imbauan keselamatan akan dilaksanakan secara berkelanjutan, sebagai bentuk komitmen Polri dalam melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat maritim untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap aspek keselamatan kerja sehingga tercipta lingkungan pelabuhan yang aman, nyaman, dan produktif,” pungkasnya.
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

