Breaking News
light_mode

Promosikan Potensi Pati, Mahasiswa Ipmafa Ciptakan Maket Wisata Alam

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 26 Jan 2019
  • visibility 529
Salah satu karya maket wisata alam

PATI
– Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Pesantren mathaliul Falah
(Ipmafa) Pati berlomba membuat maket wisata-wisata yang ada di Pati dan daerah
sekitarnya. Melalui maket wisata itu, anak-anak muda ini mencoba ikut
mempromosikan potensi yang ada di Bumi Mina Tani ini.
Terhitung
ada lima maket miniatur kawasan obyek wisata yang dibuat para mahasiswa ini.
seperti wisata alam, kawasan Sungai Gulang Pongge di Gunungwungkal, kebun warung
bambu di Desa Sekar Gunungwungkal, Wisata Pantai Mangrove di Desa Kertomulyo,
dan juga obyek wisata di sekitar Pati, seperti Wisata Gunung Muria, Natas Angin
Desa Rahtawu Kudus dan wisata Pantai Wates di Rembang.
Ana
Lutfiana salah satu mahasiswa yang membuat maket wisata tersebut mengungkapkan,
sebelum membuat maket ini mereka harus mengadakan proses observasi sekitar
sebulan lalu di beberapa tempat.
Mereka
melakukan observasi di daerah yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi
destinasi ekowisata,  atau tempat wisata
yang sudah ada namun kurang  terkelola
dengan maksimal.
Para mahasiswa memamerkan karya mereka
Zuli
Rizal, dosen pembimbing proyek maket wisata tersebut menjadi bagian tugas dari
mata kuliah Tata Artistik yang diampunya. Melalui tugas tersebut, mahasiswa
dilatih untuk peka terhadap permasalahan sekitar. Dan mampu memberi solusi
secara kreatif.
”Mereka
diarahkan mengamati, bahwa daerah Pati sebenarnya memiliki wisata alam yang
sangat indah dan menarik, namun juga tak sedikit dari potensi alam tersebut
belum tersentuh oleh pihak pemerintah maupun lembaga masyarakat setempat.
Sangat disayangkan sekali jika potensi-potensi ini hanya dibiarkan begitu saja
tanpa ada upaya untuk mengembangkan menjadi kawasan wisata sekaligus
konservasi, juga tempat sarana edukasi dan dapat jadi  sumber ekonomi kreatif masyarakat,” kata
alumni ISI Yogyakarta ini.
 Khususnya, lanjut Zuli Rizal, warga desa yang
selama ini kebanyakan hanya mengandalkan sumber ekonomi dari hasil pertanian
konvensional, harapannya dengan maket ini dapat menjadi inspirasi konsep
kawasan wisata. ”Tidak hanya bagi warga sekitar, tetapi bagi pemerintah juga
dan pelaku wisata untuk dapat membuat konsep kawasan wisata yang tertata
artistik yang terbranding dengan baik, yang mengedepankan aspek konservasi
alam, edukasi dan kenyamanan wisatawan,” papar pria yang pernah menjadi finalis
duta wisata Kabupaten Pati ini.
Tugas
membuat maket ini juga mengasah daya kreatif dan inovatif mahasiswa, kata Zuli
Rizal, bahan maket menggunakan bahan sederhana seperti stereofom. Ada juga yang
menggunakan bahan semen, kertas duplek, dan bahan daur ulang lainnya sperti
daun yang dikeringkan. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi B DPRD Pati Apresiasi Rencana Pembangunan Pabrik Ikan

    Komisi B DPRD Pati Apresiasi Rencana Pembangunan Pabrik Ikan

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 323
    • 0Komentar

    PATI – Rencana pembangunan pabrik perikanan di Kabupaten Pati mendapat sambutan positif dari Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit. Pemerintah daerah tengah menjalin kerjasama dengan investor strategis, termasuk PT Sinar Mas Group dan investor dari Jakarta, untuk mewujudkan proyek ini. Dalam rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Sudewo pada 11 Juni 2025, terungkap rencana pembangunan […]

  • Batik Tulis Bakaran yang Menawan

    Batik Tulis Bakaran yang Menawan

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Seorang model mengenakan busana batik tulis bakaran Kabupaten Pati juga memiliki batik tulis yang khas, pesonanya tak kalah dengan batik-batik dari daerah lain di Indonesia. Namanya batik tulis bakaran. Nama batik ini merujuk satu daerah yang menjadi pusat pengrajin batik ini. Kurang lengkap kalau bergaya belum mengenakan batik tulis bakaran. Pusat pengrajin batik ini berada […]

  • Indospace Group Gelar CSR Khitan Massal untuk 30 Anak di Jepara, Wakil Bupati Apresiasi Program Kesehatan Masyarakat

    Indospace Group Gelar CSR Khitan Massal untuk 30 Anak di Jepara, Wakil Bupati Apresiasi Program Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    JEPARA – PT Triconville Indonesia yang merupakan bagian dari Indospace Group Factory Jepara menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa khitan massal untuk 30 anak dari seluruh wilayah Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, (5/7/2025) di Klinik YAI Medika, RT.28/RW.06, Bawu III, Bawu, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara. Program khitan massal ini merupakan kolaborasi strategis antara […]

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Pantau Langsung Renovasi Alun-alun Kembangjoyo

    Ketua Komisi C DPRD Pati Pantau Langsung Renovasi Alun-alun Kembangjoyo

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.461
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, turun langsung memantau pelaksanaan perbaikan dan penataan Alun-alun Kembangjoyo yang kini sedang dalam tahap renovasi. Kunjungan ini bertujuan memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana serta meninjau perkembangan pembangunan kawasan yang diharapkan kembali menjadi tempat berkumpul dan beraktivitas warga. Ia menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilakukan seusai melaksanakan […]

  • Mau Tau Asian Games 2018, Baca Di sini

    Mau Tau Asian Games 2018, Baca Di sini

    • calendar_month Ming, 31 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Wikipedia Lingkar Muria, NASIONAL – Pesta olahraga bangsa-bangsa Asia bakal berlangsung tahun 2018 ini. Indonesia mendapat kesempatan emas menjadi tuan rumah penyelenggaraan pesta olahraga yang telah berlangsung selama 18 kali ini. Terakhir Indonesia menjadi tuan rumah pada tahun 1962 di zaman Presiden Soekarno. Pada gelaran Asian Games kali ini beberapa pertandingan bakal berlangsung di dua […]

  • Jalan Rusak Ditanami Pisang : Wakil Ketua DPRD Pati Desak Percepatan Perbaikan

    Jalan Rusak Ditanami Pisang : Wakil Ketua DPRD Pati Desak Percepatan Perbaikan

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.034
    • 0Komentar

    PATI – Kasus jalan rusak di Kayen yang viral setelah masyarakat menanami bagian rusaknya dengan pohon pisang mendapatkan tanggapan serius dari DPRD Kabupaten Pati. Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, menegaskan telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pati untuk segera menindaklanjuti keluhan masyarakat yang sudah menunjukkan rasa kecewa terhadap […]

expand_less