Breaking News
light_mode

Promosikan Potensi Pati, Mahasiswa Ipmafa Ciptakan Maket Wisata Alam

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 26 Jan 2019
  • visibility 538
Salah satu karya maket wisata alam

PATI
– Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Pesantren mathaliul Falah
(Ipmafa) Pati berlomba membuat maket wisata-wisata yang ada di Pati dan daerah
sekitarnya. Melalui maket wisata itu, anak-anak muda ini mencoba ikut
mempromosikan potensi yang ada di Bumi Mina Tani ini.
Terhitung
ada lima maket miniatur kawasan obyek wisata yang dibuat para mahasiswa ini.
seperti wisata alam, kawasan Sungai Gulang Pongge di Gunungwungkal, kebun warung
bambu di Desa Sekar Gunungwungkal, Wisata Pantai Mangrove di Desa Kertomulyo,
dan juga obyek wisata di sekitar Pati, seperti Wisata Gunung Muria, Natas Angin
Desa Rahtawu Kudus dan wisata Pantai Wates di Rembang.
Ana
Lutfiana salah satu mahasiswa yang membuat maket wisata tersebut mengungkapkan,
sebelum membuat maket ini mereka harus mengadakan proses observasi sekitar
sebulan lalu di beberapa tempat.
Mereka
melakukan observasi di daerah yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi
destinasi ekowisata,  atau tempat wisata
yang sudah ada namun kurang  terkelola
dengan maksimal.
Para mahasiswa memamerkan karya mereka
Zuli
Rizal, dosen pembimbing proyek maket wisata tersebut menjadi bagian tugas dari
mata kuliah Tata Artistik yang diampunya. Melalui tugas tersebut, mahasiswa
dilatih untuk peka terhadap permasalahan sekitar. Dan mampu memberi solusi
secara kreatif.
”Mereka
diarahkan mengamati, bahwa daerah Pati sebenarnya memiliki wisata alam yang
sangat indah dan menarik, namun juga tak sedikit dari potensi alam tersebut
belum tersentuh oleh pihak pemerintah maupun lembaga masyarakat setempat.
Sangat disayangkan sekali jika potensi-potensi ini hanya dibiarkan begitu saja
tanpa ada upaya untuk mengembangkan menjadi kawasan wisata sekaligus
konservasi, juga tempat sarana edukasi dan dapat jadi  sumber ekonomi kreatif masyarakat,” kata
alumni ISI Yogyakarta ini.
 Khususnya, lanjut Zuli Rizal, warga desa yang
selama ini kebanyakan hanya mengandalkan sumber ekonomi dari hasil pertanian
konvensional, harapannya dengan maket ini dapat menjadi inspirasi konsep
kawasan wisata. ”Tidak hanya bagi warga sekitar, tetapi bagi pemerintah juga
dan pelaku wisata untuk dapat membuat konsep kawasan wisata yang tertata
artistik yang terbranding dengan baik, yang mengedepankan aspek konservasi
alam, edukasi dan kenyamanan wisatawan,” papar pria yang pernah menjadi finalis
duta wisata Kabupaten Pati ini.
Tugas
membuat maket ini juga mengasah daya kreatif dan inovatif mahasiswa, kata Zuli
Rizal, bahan maket menggunakan bahan sederhana seperti stereofom. Ada juga yang
menggunakan bahan semen, kertas duplek, dan bahan daur ulang lainnya sperti
daun yang dikeringkan. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Kandung Diduga Bakar Rumah Orang Tua di Sukolilo, Dipicu Perselisihan Uang

    Anak Kandung Diduga Bakar Rumah Orang Tua di Sukolilo, Dipicu Perselisihan Uang

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.973
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah peristiwa kebakaran yang diduga disengaja terjadi pada Sabtu malam (13/6/2026) di Dukuh Krasak RT 04 RW 04, Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Kebakaran merusak bagian dapur rumah milik M (61), yang diduga dibakar oleh anak kandungnya sendiri, MI (27). Peristiwa ini berlangsung sekitar pukul 22.40 WIB. Menurut penjelasan Kapolresta Pati yang […]

  • Wabup Pati Dukung Pengembangan Batik Nusantara di Wastra Batik Festival Bojonegoro

    Wabup Pati Dukung Pengembangan Batik Nusantara di Wastra Batik Festival Bojonegoro

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 254
    • 0Komentar

    BOJONEGORO – Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turut hadir dalam Wastra Batik Festival di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (18-21 Juni 2025). Kehadirannya menunjukkan dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Pati terhadap pelestarian dan pengembangan batik sebagai warisan budaya Nusantara. Festival yang dibuka langsung oleh Bupati Bojonegoro ini dihadiri pula oleh sejumlah kepala daerah dari Jawa Tengah […]

  • Edy Wuryanto Desak Kepastian Regulasi Pemutihan Tunggakan JKN

    Edy Wuryanto Desak Kepastian Regulasi Pemutihan Tunggakan JKN

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.282
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Edy Wuryanto, mendesak pemerintah untuk segera menetapkan regulasi yang jelas mengenai rencana pemutihan atau penghapusan tunggakan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurutnya, ketidakpastian kebijakan ini dapat menyebabkan kebingungan di kalangan masyarakat dan mengancam keberlanjutan program JKN secara keseluruhan. Sampai saat ini, rencana pemutihan […]

  • Kumpulan Cerpen Kritikus Adinan Budi Darma

    Kumpulan Cerpen Kritikus Adinan Budi Darma

    • calendar_month Rab, 6 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Kritikus Adinan merupakan salah satu kumpulan karya paling monumental dari Budi Darma,sang maestro sastra Indonesia. Di dalamnya terdapat 15 kisah tentang manusia. Bukan kisah-kisah yang biasa,karena para tokoh dibuku ini adalah manusia-manusia yang ganjil-kadang naif,kadang keji,dan cenderung asosial.Ketika mereka ditempatkan dalam situasi yang tak kalah absurd,maka terciptalah sebuah cerita yang tak terbayangkan dengan akhir yang […]

  • Kades Tlogomojo-Batangan Bantah Tuduhan Penyelewengan Pembangunan Embung

    Kades Tlogomojo-Batangan Bantah Tuduhan Penyelewengan Pembangunan Embung

    • calendar_month Kam, 14 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    Kepala Desa Tlogomojo menunjukkan data-data tentang pembangunan embung desa  Lingkar Muria, PATI – Kepala Desa Tologomojo Sunoto membantah tuduhan atas dugaan penyelewengan pembangunan embung desa, yang telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Pati. Soal tanah kerukan yang diduga dijual, Sunoto mengaku hasil penjualan itu untuk operasional pembangunan embung. ”Tanah hasil kerukan memang dijual. Akan tetapi hasil […]

  • Penegakan Perda, Satpol PP Pati Sita 53 Botol Minuman Beralkohol di Margorejo

    Penegakan Perda, Satpol PP Pati Sita 53 Botol Minuman Beralkohol di Margorejo

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 355
    • 0Komentar

    PATI – Kegiatan penegakan Peraturan Daerah (Perda) dilaksanakan di wilayah Kabupaten Pati. Kegiatan ini melibatkan kekuatan personil dari berbagai instansi penegak hukum, termasuk Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati, Anggota Kepolisian Resort (Polresta) Pati, Anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0718 Pati, dan Anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) Pati, pada Kamis, (13/6/2024), pukul […]

expand_less