Breaking News
light_mode

PPP Rumah Politik Kiai-Santri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 28 Mar 2022
  • visibility 69
Istimewa

“Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu partai warisan ulama yang menjadi bagian dari umat Islam. Karena itu harus kita perkuat PPP” Sekjen PPP Arwani Thomafi

Secara historis, partai berlogo Kabah ini merupakan partai politik di Indonesia yang didirikan pada tanggal 5 Januari 1973, yang merupakan hasil fusi atau gabungan dari empat partai berbasis Islam pada masa itu yakni Partai Nahdhatul Ulama, Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Partai Islam Perti. 

Partai ini dipelopori oleh tokoh-tokoh ulama seperti KH Idham Chalid (Ketua Umum PB NU), H.Mohammad Syafaat Mintaredja (Ketua Umum Parmusi), SH, Haji Anwar Tjokroaminoto ( Ketua Umum PSII), Haji Rusli Halil (Ketua Umum Perti), dan Haji Mayskur (Ketua Kelompok Persatuan Pembangunan di DPR). Dengan hasil gabungan dari partai-partai besar berbasis Islam, maka PPP telah memproklamirkan diri sebagai “Rumah Besar Umat Islam”. Partai ini menjadi warisan para ulama dalam memperjuangkan kepentingan umat untuk menuju negeri yang makmur baldatun tayyibatun warobbun ghofur. Menjadi sebuah negeri seperti yang diimpi-impikan, suatu negeri yang terdapat banyak kebaikan alam dan kebaikan manusianya. Suatu negeri yang subur makmur namun penduduknya tidak lupa bersyukur.

Selama 49 tahun menuju setengah abad ini, PPP tercatat sebagai partai politik yang selalu konsisten memperjuangkan kepentingan dan aspirasi umat Islam dan turut serta mewarnai pembangunan bangsa. Di usianya yang sangat matang ini, peran PPP akan terus ditunggu demi kemajuan negeri tercinta. Salah satu contoh riil paling aktual saat ini adalah lahirnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, dimana partai ini cukup memiliki andil terhadap produk hukum tersebut. Yang dianggap menjadi bentuk pengakuan pemerintah secara “resmi” terhadap dunia pesantren. 

Untuk menyukseskan jalannya undang-undang tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP bahkan sampai turun tangan langsung, untuk memfasilitasi dan mensupervisi Fraksi PPP DPRD se-Indonesia dalam pembuatan rancangan Perda Pesantren di daerah. Saat ini sudah terbit Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Aturan ini akan efektif jika tersedia Perda. Langkah ini menunjukkan keseriusan PPP dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Dari penggodokan undang-undang sampai memastikan undang-undang itu bisa dilaksanakan di lapangan. Ini hanya sebagian peran nyata PPP dalam percaturan politik nasional. 

Umat yang Tertinggal 

Sebagai partai yang berazaskan Islam, PPP tentu menjadi corong berpolitik yang tepat untuk memajukan umat Islam di Indonesia. Melalui politik kebijakan yang memihak kepada rakyat kecil, dimana mayoritas rakyat kecil ini adalah umat Islam. Mereka antara lain kaum tani, nelayan, dan buruh. Mengutip apa yang pernah dilontarkan Wakil Presiden ke-10, dan 12 Jusuf Kalla dalam sebuah kesempatan dialog, secara terang-terangan dirinya menyebut umat Islam masih banyak yang miskin. Pria yang akrab disapa JK itu menyebut, dari sisi ekonomi umat Islam sebagai penduduk mayoritas masih kalah. Apabila ada sepuluh orang kaya, maka paling tinggi ada satu orang muslim. Tetapi apabila ada seratus orang miskin, setidaknya ada 90 umat yang miskin.

Dalam teori klasik Aristoteles, politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama. Tentu dalam hal ini kebaikan bersama umat Islam khususnya. Aspirasi seperti ini kalau tidak umat Islam sendiri yang membawa tentu akan sulit tercapai. Politik kebijakan yang memihak kepada umat Islam sangat diperlukan. PPP sebagai partai Islam harus mengambil peran ini secara maksimal.  

Perkuat Partai 

Melihat sisi historis sebagai partai warisan ulama, tentu hal ini akan mengundang kaum muda Islam saat ini untuk terpanggil hatinya untuk berjuang bersama. Kaum muda dalam hal ini adalah para santri. Apalagi partai ini juga selalu konsisten dalam memperhatikan posisi kaum santri dan pesantren dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Maka tidak heran, hari ini kita akan melihat para santri berbondong-bondong bersatu memperkuat partai warisan ulama ini, untuk sama-sama berjuang membangun negara. Agar sesuai cita-cita bangsa Indonesia menjadi negeri baldatun tayyibatun warobbun ghofur. Sesuai tema besar PPP saat ini merawat persatuan untuk pembangunan. 

Saya optimistis kesadaran (Red, para santri) ini akan cepat datang, mereka akan berbondong-bondong, “mewakafkan diri” ikut berjuang dalam bingkai organisasi partai. Persatuan (Red, para santri) ini tidak lain untuk bersama-sama menggalang kekuatan merawat warisan alat perjuangan ulama untuk membangun bangsa. 

Mendiang KH Maimoen Zubair sendiri sangat setia dalam merawat partai warisan ulama ini, lantas para santri apakah tidak tergerak menjadikan “rumah besar” umat Islam Indonesia ini sebagai ladang berjuang? Saya kira ini akan menjadi gerakan positif untuk kembali ke rumah besar ini. Menata diri dan meneguhkan hati untuk kemajuan Indonesia menuju visi emas 2045 mendatang. (redaksi)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persipa Pati Siap Mengarungi Liga Nusantara, Dapat Dukungan dari Pemkab

    Persipa Pati Siap Mengarungi Liga Nusantara, Dapat Dukungan dari Pemkab

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 765
    • 0Komentar

    PATI – Stadion Joyo Kusumo bergemuruh oleh semangat Patifosi saat Persipa Pati menggelar acara peluncuran tim dan jersey baru untuk musim 2025/2026, Minggu malam (23/11/2025). Acara ini menjadi momentum penting bagi Laskar Saridin untuk menunjukkan kesiapan mereka dalam menghadapi Liga Nusantara. Acara peluncuran tidak hanya menjadi ajang perkenalan tim, tetapi juga menjadi pesta bagi para […]

  • Peduli Pendidikan Bupati Pati Raih Penghargaan Tingkat Nasional

    Peduli Pendidikan Bupati Pati Raih Penghargaan Tingkat Nasional

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Bupati Pati Haryanto menerima penghargaan dari organisasi PGRI pusat atas dedikasi terhadap dunia pendidikan JAKARTA – Atas dedikasinya yang sangat besar terhadap dunia pendidikan, Bupati Pati Haryanto dianugerahi penghargaan tingkat nasional yakni Dwija Praja Nugraha 2021. Penghargaan Anugrah Dwija Praja Nugraha merupakan penghargaan para guru kepada kepala daerah yang memiliki komitmen dan perhatian sangat tinggi […]

  • Khotmil Quran Online Ala IPNU IPPNU Keling Jepara

    Khotmil Quran Online Ala IPNU IPPNU Keling Jepara

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    JEPARA – Jarak tidak menjadi halaman, di zaman serba mudah oleh kemajuan teknologi ini semua bisa dilakukan. Seperti halnya kegiatan ngaji khataman Alquran. Karena terbentur aturan Pemberlakun Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) darurat seperti sekarang, Departemen Dakwah PAC Kecamatan Keling mengadakan kegiatan Khataman Qur’an online. Kegiatan biasanya dilakukan dengan tatap muka kali ini tidak dapat dilaksanakan, karena […]

  • Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2024 di MA Salafiyah Kajen Pati Berlangsung Khidmat

    Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2024 di MA Salafiyah Kajen Pati Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 74
    • 0Komentar

    PATI – Madrasah Aliyah Salafiyah Kajen Pati menyelenggarakan upacara peringatan Hari Santri Nasional 2024 dengan khidmat di halaman Madrasah pada Selasa pagi (22/20/2024). Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB ini diikuti oleh seluruh peserta didik, tenaga pendidik, dan kependidikan MA Salafiyah Kajen. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Kepala Madrasah, Masrukhan, M.Pd. Seluruh peserta upacara mengenakan […]

  • Menyantap Jajanan Legendaris Gula Kelapa khas Jepara

    Menyantap Jajanan Legendaris Gula Kelapa khas Jepara

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jajanan gula kelapa berwarna hijau yang legendaris JEPARA – Jajanan tradisional di Indonesia begitu beragam dan beraneka rasa. Dari manis, gurih hingga asem. Seperti di Jepara juga memiliki jajanan khas yang tak kalah nikmat dan selalu menjadi klangenan orang-orang. Salah satu jajanan tradisional itu adalah gula kelapa. Gula kelapa merupakan jajanan yang terbuat dari bahan […]

  • Edy Wuryanto Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Blora, Soroti Gizi Anak dan Perilaku Berisiko Remaja

    Edy Wuryanto Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Blora, Soroti Gizi Anak dan Perilaku Berisiko Remaja

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 447
    • 0Komentar

    BLORA — Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, melaksanakan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) bersama masyarakat Kabupaten Blora. Edy menegaskan bahwa sejak era Presiden Joko Widodo, pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh cerdas, sehat, dan berkarakter kuat. “Pemerintah ingin anak-anak bangsa ini tumbuh dengan baik, cerdas, sehat, […]

expand_less