Breaking News
light_mode

Peringatan Maulid Nabi: Ali Badrudin Tekankan Pentingnya Moral dalam Kehidupan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
  • visibility 166

PATI – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada bulan Rabiul Awal ini dirayakan dengan meriah oleh umat Islam di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Pati.

Momen ini menjadi kesempatan untuk mempertebal syiar Islam melalui berbagai kegiatan, mulai dari sholawatan di musholla dan masjid hingga acara besar seperti ceramah dan tabligh akbar.

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, mengajak umat Islam untuk memanfaatkan momentum ini sebagai refleksi diri dan penguatan moral serta etika dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, melainkan kesempatan untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW, seperti kasih sayang, kejujuran, dan integritas.

“Nilai-nilai luhur yang dibawa Rasulullah seharusnya menjadi inspirasi kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar Ali Badrudin, yang juga merupakan politisi dari PDI Perjuangan.

Ia menambahkan bahwa perilaku Nabi yang senantiasa mengutamakan etika dan moral dalam setiap tindakannya patut dicontoh.

Ali Badrudin juga mendorong masyarakat untuk aktif dalam kegiatan sosial yang membantu sesama. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan sesama manusia merupakan wujud nyata dari penerapan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

“Semoga momen Maulid Nabi ini dapat menjadi titik awal untuk memperkuat persatuan umat Islam, khususnya di Kabupaten Pati,” harapnya.

Ia percaya bahwa dengan menjunjung tinggi akhlak mulia, masyarakat Pati dapat memberikan kontribusi positif bagi daerah, serta menjaga kerukunan dan kedamaian di tengah keberagaman.

Ali Badrudin melihat peringatan Maulid Nabi sebagai kesempatan untuk membangun masyarakat yang berakhlak mulia, sekaligus mendorong pertumbuhan sosial dan ekonomi di daerah.

Ia berharap kegiatan-kegiatan keagamaan yang diadakan dapat terus menghidupkan semangat keteladanan Rasulullah dalam setiap aspek kehidupan.

Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan menjadi momentum penguatan moral dan etika bagi seluruh umat Islam di Kabupaten Pati dan sekitarnya.

[ADV]

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Tak Bisa Kembalikan Dana yang Hilang, Nasabah Kecewa Berat

    BRI Tak Bisa Kembalikan Dana yang Hilang, Nasabah Kecewa Berat

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Nasabah BRI Siti Mardhiyah yang menjadi korban penipuan didampingi suaminya Salah seorang nasabah BRI Juwana mengaku sangat kecewa karena tabungan milik istrinya yang digondol penipu cyber tak bisa dikembalikan. Padahal salah satu rekening yang menjadi tujuan transfer dana tersebut sudah diblokir. Pihak bank menyarankan untuk melaporkan ke polisi. PATI – Nasabah BRI Juwana mengaku sangat […]

  • HUT Polantas Polres Jepara Beri Kado Sembako untuk Difabel

    HUT Polantas Polres Jepara Beri Kado Sembako untuk Difabel

    • calendar_month Rab, 22 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Personel Satlantas Polres Jepara menyapa kelompok difabel Jepara /MIFTAHUL MUNIR Polres Jepara berbagi kebahagian menyambut HUT ke-66 Polantas. Mereka menggelar aksi berbagi untuk Komunitas Motor Difabel Jepara (KMDJ), berupa paket sembako. Raut muka para anggota komunitas difabel terpancar, saat menerima ketulusan pemberian paket sembako kepada mereka. JEPARA – Dalam rangka menyambut HUT ke-66 Polantas, anggota […]

  • Unik Inilah Daftar 12 Wisata Budaya di Pati

    Unik Inilah Daftar 12 Wisata Budaya di Pati

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Tari Kolosal Kirab Boyongan Hari Jadi Pati pada tahun 2019 Selain wisata alam, juga wisata kuliner salah satu yang menjadi magnet wisatawan adalah sajian wisata budaya dengan kearifan lokal, serta keunikannya.  PATI – Wisata budaya kini menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke suatu daerah. Wisata budaya memiliki keunikan tersendiri. Ada nilai-nilai kearifan […]

  • Pemkab Pati Genjot Konektivitas, Gelontor Rp 1,5 M untuk Revitalisasi Jaringan Jalan di Tambakromo

    Pemkab Pati Genjot Konektivitas, Gelontor Rp 1,5 M untuk Revitalisasi Jaringan Jalan di Tambakromo

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 892
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melakukan terobosan signifikan dalam upaya meningkatkan konektivitas dan kualitas infrastruktur dasar masyarakat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), pemerintah mengalokasikan dana senilai Rp 1,5 miliar untuk revitalisasi total dua ruas jalan strategis di Desa Sitirejo, Kecamatan Tambakromo. Investasi infrastruktur ini difokuskan pada perbaikan permanen dengan menggunakan material […]

  • Polisi Imbau Warga Tak Gunakan Listrik untuk Jebak Hama Setelah Insiden Maut di Juwana

    Polisi Imbau Warga Tak Gunakan Listrik untuk Jebak Hama Setelah Insiden Maut di Juwana

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 132
    • 0Komentar

    PATI – Seorang petani bernama M. Abdul Kholiq (51), warga Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, ditemukan meninggal dunia di sawahnya sendiri akibat tersengat aliran listrik pada Jumat pagi (03/10/2025). Korban diduga terkena jebakan listrik yang dipasang untuk mengendalikan hama tikus. Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh Sentono (68) dan Sutopo (40), yang hendak […]

  • Temuan Bangunan di Dukuh Cacah Bukan Makam Mbah Gamirah, Balai Arkeologi : Itu Bangunan Belanda

    Temuan Bangunan di Dukuh Cacah Bukan Makam Mbah Gamirah, Balai Arkeologi : Itu Bangunan Belanda

    • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Tim dari Balai Arkeologi Yogyakarta sedang mengamati beberapa temuan di lokasi punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati PATI – Setelah melakukan observasi selama dua hari, Balai Arkeologi Yogyakarta menyimpulkan, temuan warga berupa struktur bangunan di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo merupakan sebuah bangunan peninggalan kolonial Belanda. Bukan makam seperti yang diduga banyak pihak. […]

expand_less