Breaking News
light_mode

Pemilihan Ketua OSIS, Ajari Anak Berdemokrasi Sejak di Sekolah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
  • visibility 273
Seorang siswa yang akan memberikan hak suaranya dalam pemilihan umum ketua  Ikatan Siswa Luthful Ulum (ISLU) MA NU Luthful Ulum Dukuh Wonokerto, Desa Pasucen, Kecamatan  Trangkil

PATI – Pelajaran berharga didapat siswa – siswi MA NU Luthful Ulum Dukuh
Wonokerto, Desa Pasucen, Kecamatan  Trangkil. Mereka mendapat
pelajaran demokrasi nyata melalui kegiatan Pemilihan Umum Ketua Ikatan Siswa Luthful
Ulum (ISLU) baru-baru ini. Bahkan, pemilihan dilangsungkan secara profesional
layaknya pemilihan kepala daerah maupun pemilihan umum.
Hal ini tentu menjadi momentum yang tepat.  Terlebih, posisi
mereka saat ini, sebagian terdaftar pemilih pemula, yang nantinya akan
menggunakan hak pilihnya di pemilu 2019.
Ketua Komisi pemilihan Umum Madrasah (KPUM) Tomy Prasetyo mengatakan,
dengan adanya pemilihan Islu yang dilangsungkan dengan sistem pemilihan secara
langsung ini, selain untuk mendapatkan ketua Islu yang baru, juga sebagai media
pembelajaran bagi peserta didik.
“Yang mengikuti pemilihan ini merupakan siswa Aliyah atau MA, sehingga
sebentar lagi mereka akan menggunakan hak pilihnya. Kebetulan, disekolah juga
ada pemilihan Islu. Maka dari itu, kami membuatnya persis seperti pemilihan
umum lainnya,” ungkkap sata memantau pelaksanaan pemilihan Islu di MA NU
Luthful Ulum Wonokerto, Kamis (19/7/2018).  
Jangan Golput
Dia juga mengingatkan kepada para peserta didik bahwa menggunakan hak pilih
adalah suatu kewajiban dan tidak boleh ditinggalkan. Sebab, memilih pemimpin
juga suatu hal yang wajib. Sehingga, dalam proses pemilihan Islu ini, mereka
akan bisa belajar banyak tentangt mekanisme dan proses  pemungutan
suara.
“Kami harap, dengan adanya proses demokrasi melalui pemilihan umum secara
langsung ini, kami hartap siswa mendapatkan ilmu yang bermanfaat, terutama
dalam hal pemilihan umum,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah MA NU Luthful Ulum Wonokerto, Sabar
mengatakan, sebagian besar siswa MA Nu Luthful Ulum sudah tercatat sebagai
pemilih pemula. Dalam artian, pada pemilihan umum 2019 nanti, mereka akan
menggunakan hak pilihnya sensuai dengan prosedur dan mekanisme yang ada.
“Karena itulah, kami melatih dan memberikan sosialisasi kepada mereka
terkait proses pemungutan suara. Apalaagi, seccara dasariyah mereka memang beum
mengetahui prosesnya. Tetapi, itu suatu hal yang wajar, karena mereka masih
remaja dan belum pernah menggunakan hak pilihnya,” ungkap Sabar.
Lebih lanjut, proses pemilihan ketua Islu ini dapat mendesawasan siswa
dalam hal berdemokrasi dan menggunakan hak pilihnya. Selain itu, siswa juga
mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan mampu diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari, lebih-lebih menjelang  pemilu 2019 nanti. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menang Lagi, Tiket Semifinal Persipa Jr Masih Belum Aman

    Menang Lagi, Tiket Semifinal Persipa Jr Masih Belum Aman

    • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Kapten Persipa Jr Lingga Widya berduel dengan pemain belakang Persitema Jr Persipa Jr meraup tiga poin penuh saat menjamu Persitema Jr di Stadion Joyokusumo Minggu (9/9/2018) kemarin. Persipa Jr menang tipis 1 – 0 melalui gol Edi Fafariopa di menit ke 10. Meskipun menang, tiket semifinal masih belum aman. Pelatih kepala Persipa Jr Eko Supriyanto […]

  • Cegah Kriminalitas Samapta Polres Jepara Intensifkan Patroli Malam

    Cegah Kriminalitas Samapta Polres Jepara Intensifkan Patroli Malam

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Patroli malam cegah gangguan Kamtibmas di wilayah Jepara  Polres Jepara berupaya mencegah gangguan Kamtibmas di masyarakat. Karenanya patroli malam dilakukan secara intensif melalui patroli dialogis dan humanis. Patroli dilakukan di pusat-pusat aktivitas masyarakat. JEPARA – Kasat Samapata AKP Agus Nurhadi, S.H. mengatakan, patroli tersebut bersifat preventif atau sebagai upaya pencegahan terhadap gangguan Keamanan dan Ketertiban […]

  • Senjata Makan Tuan, Jebakan Listrik Tikus di Margorejo Pati Dipreteli

    Senjata Makan Tuan, Jebakan Listrik Tikus di Margorejo Pati Dipreteli

    • calendar_month Sab, 19 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Kabel listrik yang digunakan untuk membuat setrum jebakan tikus diputus PATI – Jebakan tikus dengan aliran listrik yang terpasang di sawah, kerap memakan korban. Atas dasar itulah jebakan listrik yang ada di Desa Jambean Kidul Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati dipreteli, Jumat (18/1/2019). Kapolsek Margorejo AKP Endah Setianingsih menyebut, dalam waktu satu bulan dia mencatat sudah […]

  • SMK Cordova Pameran Karya Beri Ruang Berkembang Siswa

    SMK Cordova Pameran Karya Beri Ruang Berkembang Siswa

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Pengunjung melihat karya 3D dalam pameran DKV dan multimedia SMK Cordova Pati PATI – Siswa – siswi jurusan desain komunikasi visual (DKV) dan multimedia SMK Cordova menggelar pameran karya. Pameran ini sebagai bentuk memberikan ruang kepada siswa untuk lebih berkembang sesuai disiplin ilmu yang ditekuni. Pameran berlangsung di gedung sekolah yang beralamat di Desa Kajen […]

  • Ditemukan Hidup di Dalam Kardus, Polresta Pati Selidiki Kasus Penelantaran Bayi di Ketanen

    Ditemukan Hidup di Dalam Kardus, Polresta Pati Selidiki Kasus Penelantaran Bayi di Ketanen

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.756
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang ditinggalkan di sebuah bengkel mobil pada Selasa (18/8/2026) pagi. Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan hidup di dalam kardus yang diletakkan di atas kursi bengkel milik Slamet Santoso. Penemuan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat Slamet Santoso dan Bawono hendak […]

  • Peduli Pendidikan Bupati Pati Raih Penghargaan Tingkat Nasional

    Peduli Pendidikan Bupati Pati Raih Penghargaan Tingkat Nasional

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Bupati Pati Haryanto menerima penghargaan dari organisasi PGRI pusat atas dedikasi terhadap dunia pendidikan JAKARTA – Atas dedikasinya yang sangat besar terhadap dunia pendidikan, Bupati Pati Haryanto dianugerahi penghargaan tingkat nasional yakni Dwija Praja Nugraha 2021. Penghargaan Anugrah Dwija Praja Nugraha merupakan penghargaan para guru kepada kepala daerah yang memiliki komitmen dan perhatian sangat tinggi […]

expand_less