Breaking News
light_mode

Motor vs Motor, Satu Meregang Nyawa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 2 Apr 2018
  • visibility 565

Lingkar Muria, PATI – Kejadian kecelakaan lalu lintas kembali terjadi.
Pagi kemarin (2/3/2018) kecelakaan melibatkan dua pengendara sepeda motor di Jalan Raya
Tayu – Jepara turut Dukuh Bendokaton Desa Purwokerto Kecamatan Tayu. Dalam peristiwa itu, satu pengendara
tewas saat sampai di rumah sakit
Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti
melalui Kapolsek Tayu AKP Sayadi menuturkan, kejadiaan nahas itu bermula saat pengendara
sepeda motor bernomor polisi H 5681 CH, berjalan dari arah barat ke timur
dengan kecepatan sedang. Kemudian sepeda motor bernomor polisi K 6210 PG
berjalan dari arah yang sama. Namun dengan kecepatan yang tinggi.
”Namun sesampainya di tempat
kejadian perkara (TKP), sepeda motor bernomor polisi H 5681 CH mendadak belok
ke kanan, namun karena jarak sudah dekat, pengendara sepeda motor bernomor
polisi K 6210 PG tak mampu menghindari, lalu terjadilah kecelakaan di situ,”
papar AKP Sayadi.
Korban meninggal dunia atas nama
Nurhadi, 60, pengendara sepeda motor bernomor polisi H 5681 CH. Dia mengalami
robek pada kepala bagian belakang, dan juga lecet di bagian tangan kanan.
Sementara sepeda motor bernomor
polisi K 6210 PG, atas nama Latifur Rahman, 17, mengalami luka lecet.
”Kejadian ini murni karena kurang
berhati-hatinya pengendara sepeda motor yang belok ke kanan secara mendadak.
Untuk itu para pengendara dihimbau untuk selalu hati-hati dan waspada saat
berkendara di jalan raya,” pesan AKP Sayadi.
Nur Hamid, 35, salah satu
pengendara yang lewat mengemukakan, di Jalan Raya Tayu – Jepara tersebut sering
terjadi kecelakaan. Bahkan menurutnya, sampai kecelakaan pagi kemarin sudah
tiga kali terjadi kecelakaan selama tiga pekan.
”Saya kebetulan sering lewat jalan
ini, karena saya bekerja di Tayu, saya ingat dua pekan lalu juga terjadi
kecelakaan di jalanan ini,” jelasnya. (has)    

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

    Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Logo Hari Santri 2021 dari Kementerian Agama terlihat simpel. Namun filosinya cukup dalam. Kreatornya adalah seorang santri tulen asal Desa Cebolek, Kecamatan Margoyoso. Semalaman dia menggarap proyek dadakan itu. PATI – Kementerian Agama resmi meluncurkan logo peringatan Hari Santri tahun 2021. Adalah M. Shofa Ulul Azmi, pria kelahiran Pati, 27 Juni 1992 ini yang menciptakan […]

  • Tiga Pemain Pati ke Babak Selanjutnya

    Tiga Pemain Pati ke Babak Selanjutnya

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Seleksi PSIS U-19 di Pati Lingkar Muria, PATI – Dari banyak nama pesepakbola Pati yang mengikuti seleksi PSIS U-19, hanya tiga nama yang lolos ke babak selanjutnya. Mereka yang lolos itu adalah Calvin Ivan Prasetya dari Cluwak, Muhammad Iqbal Al Ghuzat Tambakromo dan Benny Setyo Adi dari Trangkil. Meskipun lolos, ini belum final menjadi bagian dari […]

  • Potensi Besar Latoh Jepara, Tembus Ekspor Jepang-Korea

    Potensi Besar Latoh Jepara, Tembus Ekspor Jepang-Korea

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Urap Latoh menjadi salah satu menu olahan tanaman laut ini Tanaman Latoh banyak tumbuh di lautan Jepara. Latoh yang dikenal sebagai anggur laut atau Green Caviar, merujuk sebutan orang-orang Eropa dan Amerika, sangat baik untuk kesehatan. Bahkan pasar di Jepang dan Korea sudah banyak yang meminta tanaman hasil laut tersebut. ”Latoh memiliki potensi besar untuk […]

  • Mengenal Makna Semboyan Pati Bumi Mina Tani

    Mengenal Makna Semboyan Pati Bumi Mina Tani

    • calendar_month Sel, 21 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.270
    • 0Komentar

    Gerbang kota Pati bertuliskan Pati Bumi Mina Tani/ @kesetography Setiap kota/kabupaten di Indonesia selalu memiliki semboyan. Begitu juga dengan Kabupaten Pati di Jawa Tengah ini yang memiliki semboyan Bumi Mina Tani. Semboyan ini didasari dari kearifan lokal daerah. Sebab Kabupaten Pati sangat melimpah hasil pertanian dan perikanan kelautannya. Pati dikenal sebagai daerah lumbung pangan di […]

  • Mari Memeluk Masyarakat Petani

    Mari Memeluk Masyarakat Petani

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 198
    • 0Komentar

      Petani sedang memane padi Oleh : Miftahul Munir* Seorang bapak mengeluh karena hasil jerih payahnya di sawah tidak kunjung menggembirakan. Biaya produksinya mahal, sedangkan harga jual hasil panen jatuh. Bapak itu mengadu, kisah pilu semacam itu tidak sekali-duakali terjadi. Tidak hanya padi. Hasil pertanian lain seperti kacang tanah, jagung, hingga ketela juga sering jatuh […]

  • Aksi Tanam Pohon sebagai Upaya Bersama Menjaga Keseimbangan Ekosistem di Pati

    Aksi Tanam Pohon sebagai Upaya Bersama Menjaga Keseimbangan Ekosistem di Pati

    • calendar_month Jum, 22 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 251
    • 0Komentar

    PATI – Menghadapi tantangan banjir yang kerap melanda, sejumlah pihak telah mengambil langkah proaktif dengan melakukan penanaman pohon. Sebanyak 160 bibit pohon telah ditanam di hutan Dukuh Morotopo, Desa Wateshaji, Kecamatan Pucakwangi, pada Minggu (17/12/2023). Inisiatif penanaman pohon ini merupakan bagian dari “Sambatan Konservasi”, sebuah kolaborasi antara berbagai organisasi masyarakat (ormas), aktivis lingkungan, dan instansi […]

expand_less