Breaking News
light_mode

Membaca Mushaf Nusantara, Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
  • visibility 81

 

Buku Mushaf Nusantara

Sebuah buku tentang mushaf Alquran diterbitkan oleh santri
asal Desa Lahar Kecamatan Tlogowungu, Pati. Buku bagus ini memuat jejak, ragam,
dan para penjaganya di Nusantara.

BUKU Mushaf Nusantara ini
merupakan buku  yang pertama kali
diterbitkan Zainal Abidin Sueb. Zainal terinspirasi menulis dari sosok Zainul
Milal Bizawie, penulis yang kenal produktif menelurkan buku tentang isu-isu
Islam Nusantara yang berasal dari Kajen, Pati.

Zainal mulai menulis buku ini
sejak habis lebaran tahun 2020 lalu. Saat itu, ia tergabung sebagai penulis
kontributor di tafsiralquran.id, salah satu website keislaman yang fokus
menggali khazanah tafsir dan Al-Qur’an dengan spirit keindonesiaan.

Zainal bersyukur karena
dibebaskan oleh Pemimpin Redaksinya untuk menulis apapun yang berkaitan dengan
Mushaf Al-Qur’an di Nusantara. Atas kesempatan itulah, akhirnya ia mulai
menyusun dan merangkai berbagai tulisan yang sudah terbit baik di
tafsiralquran.id, jurnal, hingga ringkasan dari penelitian strata satunya di
UIN Syarif Hidayatullah, menjadi satu buku dengan tebal xviii+254 halaman.

Zainal menekankan, meski terdapat
istilah ilmiah yang bersinggungan dengan ulumul Qur’an dan ilmu pernaskahan
kuno (filologi), namun bukunya ditulis dengan bahasa yang ringan dan sederhana.

“Buku ini saya ibaratkan
sebagai pengantar untuk memasuki rimbunnya khazanah Mushaf Nusantara,”
kata dia.

Buku ini mencakup tiga bagian,
pertama dinamai dengan Ragam Bacaan dan Penulisan. Bagian kedua membahas Jejak
dan Khazanah Mushaf di Nusantara. Kemudian bagian ketiga tentang Para Penjaga
Mushaf Nusantara.

Bagian pertama, Zainal ingin
memperkenalkan istilah-istilah dalam ulumul Qur’an yang berkaitan dengan bacaan
dan penulisan Al-Qur’an. Ia pun menyoroti beberapa istilah yang ada di
masyarakat, namun berpotensi disalahpahami dalam mushaf Al-Qur’an.

“Misalnya tentang hizb.
Masyarakat muslim pada umumnya tahu bahwa hizb ini wirid. Namun istilah ini
dalam Mushaf Al-Qur’an dimaknai sebagai pembagian. Jadi, istilah hizb dalam
mushaf ini merupakan bagian dari ijtihad ulama untuk memudahkan para pembaca
dan penghafal Al-Qur’an agar bisa mengkhatamkan dalam waktu 60 hari atau 2
bulan,” terang dia.

Bagian kedua, Zainal ingin
menampilkan berbagai mushaf-mushaf yang beragam bentuknya sejak dahulu kala.

“Di sini saya tampilkan
banyak mushaf ya, ada mushaf dengan keterangan pegon Jawa dan kini ada di
Rotterdam Belanda, ada juga mushaf yang dianggap garapan Pangeran Diponegoro,
hingga Mushaf Pusaka yang diinisiasi Soekarno,” jelas dia.

Sementara bagian ketiga berisi
para penjaga mushaf Nusantara. Ia menyebutkan beberapa instansi dan perorangan
yang berperan penting atas kelestarian Mushaf Nusantara, seperti Lajnah
Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, peneliti Ali Akbar, hingga para penulis
Mushaf  Menara Kudus Jawa Tengah.

Atas lahirnya buku ini, Zainal
ingin menyampaikan bahwa Mushaf Al-Qur’an di dunia ini memiliki keunikan
tersendiri, termasuk di Nusantara. Tentu sisi keunikan ini pada tataran
ijtihadiyah para ulama, seperti penggunaan kaligrafi hingga hiasannya.

Ia juga berupaya untuk
mengenalkan tradisi intelektual dari perspektif milenial. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap Ketidaksesuaian Data PBB-P2 dengan Klaim Bupati

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap Ketidaksesuaian Data PBB-P2 dengan Klaim Bupati

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 104
    • 0Komentar

    PATI – Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati terkait pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, kembali menghadirkan fakta baru yang signifikan. Sorotan kali ini tertuju pada klaim Bupati Sudewo yang menyatakan bahwa Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tidak mengalami kenaikan selama 14 tahun. Klaim tersebut terbantahkan dalam rapat Pansus Hak Angket […]

  • Ketua DPRD Pati Minta Pengelolaan Dana Desa Transparan untuk Kemajuan Desa

    Ketua DPRD Pati Minta Pengelolaan Dana Desa Transparan untuk Kemajuan Desa

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PATI – Penggunaan dana desa menjadi perhatian tersendiri dari kalangan DPRD Kabupaten Pati. Ini seperti diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin. Dirinya meminta penggunaan dana desa dapat transparan. Bantuan dana desa yang disalurkan untuk 401 desa di Bumi Mina Tani ini diharapkan menjadi kunci keberhasilan kemajuan desa. “Pengelolaan dana desa itu harus sesuai dengan […]

  • Bupati Jepara Sambut Kepulangan Atlet Downhill dengan Guyuran Bonus

    Bupati Jepara Sambut Kepulangan Atlet Downhill dengan Guyuran Bonus

    • calendar_month Jum, 24 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Khoiful Mukhib dan Nining Purwoningsih saat foto bersama Bupati Jepara Ahmad Marzuki JEPARA – Khoiful Mukhib dan Nining Purwaningsih nampak berbinar saat menginjakkan di tanah kelahirannya Jepara Jumat (24/8/2018) pagi. Sebab, peraih emas dan perunggu Asian Games 2018 di cabang olahraga sepeda downhill ini langsung mendapat sambutan hangat dari Bupati Marzuki. Tak hanya itu, dua pahlawan […]

  • Bupati Pati Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Keterbukaan Informasi

    Bupati Pati Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Keterbukaan Informasi

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 115
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri Visitasi Penilaian Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 di Ruang Pragola, Setda Kabupaten Pati. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah untuk mengevaluasi transparansi dan akuntabilitas informasi publik di Pemerintah Kabupaten Pati, Selasa (21/10/2025). Dalam acara tersebut, Sudewo menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati menyambut baik penilaian ini dan […]

  • Ke Pulau Panjang, Ziarah dan Mereguk Air Berkah (3)

    Ke Pulau Panjang, Ziarah dan Mereguk Air Berkah (3)

    • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Bersimpuh di depan makam Matahari telah benar-benar tenggelam. Langit gelap. Kesunyian Pulau Panjang makin terasa. Lampu-lampu di jalan paving sudah dinyalakan. Malam jadi sedikit terang. Komplek makam Syeh Abu Bakar sepi sekali. Waktu itu sudah masuk isya. Saya hendak menunaikan salat sekaligus ziarah ke makam waliyullah tersebut. Di komplek itu lumayan terang. Banyak lampu menyala. […]

  • Las Pipa Prion Sebabkan Kebakaran Kapal di Juwana

    Las Pipa Prion Sebabkan Kebakaran Kapal di Juwana

    • calendar_month Kam, 9 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    JUWANA – Kebakaran kapal kembali terjadi di Juwana Kamis (9/8/2018). Tepatnya di sisi selatan Pulau Seprapat, empat unit kapal nelayan yang sedang parkir terbakar. Diduga akibat percikan las pipa prion. Dikutip dari rilis BPBD Kabupaten Pati, kejadian kebakaran ini berlangsung pada pukul 16.00. Kuat dugaan, api berasal dari las pipa prion. Api membesar, hingga membakar […]

expand_less