Breaking News
light_mode

Melihat Geliat Pembuatan Contong Es Krim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 24 Feb 2018
  • visibility 119

Tak Sepi Meski Hujan Menghampiri

Usaha pembuatan contong es krim
sukses memikat. Penghasilannya lumayan. Permintaannya pun tak pernah sepi.
Seperti saat musim penghujan ini, permintaan selalu ramai.
Merah, kuning, hijau, biru.
Warna-warni sebuah benda berbentuk kerucut itu tertata rapi di sudut rumah
berbentuk minimalis itu. Plastik bening membungkus tumpukan kerucut yang
diketahui sebagai contong es krim itu. Saat itu waktunya pengepakan, proses
pembuatan telah rampung beberapa saat lalu.
Fuad Hasan, sedang menata contong
es krim itu untuk dijual. Sore nanti ada pengepul mengambil contong-contong
beraneka warna tersebut. Setahun belakangan, beberapa warga di Dukuh Rubiyah
Desa Bageng punya aktivitas baru. Mereka membuat contong es krim.
Salah satunya Fuad Hasan. Lelaki
yang masih menempuh kuliah S1 di STAIN Kudus ini menekuni usaha pembuatan wadah
es krim yang bisa dilahap ini. Dia mendapatkan keahlian ini dari seorang
perantuan asal Demak. Awalnya kepincut. Sebab penghasilannya lumayan.
”Awalnya memang kepincut. Waktu itu
ada seorang perantau yang tinggal beberapa waktu di desa ini. Kemudian
mengajari saya, dan meninggalkan mesin pencetaknya,” kata Fuad mengisahkan awal
mula dirinya menggeluti usaha ini.
Dari situ usaha ini mulai berjalan.
Fuad menekuni betul pekerjaan ini. Sehari dia bisa memproduksi sedikitnya 3000
biji contong. ”Saya kerjakan sendiri. Usaha rumahan kecil-kecilan, jadi belum
terpikir untuk mengambil karyawan. Per seribu biji dihargai Rp 50 ribu.
Barangnya diambil pengepul untuk dijual ke pasaran,” terang lelaki kelahiran
Pati, 29 Maret 1993 ini.
Ketertarikan pada usaha pembuatan
contong ini, selain proses pembuatannya yang simpel dan sangat sederhana, juga
disebabkan permintaan pasar yang tak pernah sepi. ”Musim hujan seperti kemarin
saja, saat seringnya hujan turun, produksi tetap ramai. Sementara saat musim
kemarau, permintaan bisa membludak. Tergantung tenaga,” paparnya diiringi gelak
tawa.
Pembuatan contong ini cukup mudah.
Hanya tepung tapioka dicampur dengan tepung terigu, margarin, dan minyak
lesitin. Semua bahan dicampur dijadikan adonan, kemudian dicetak menggunakan
mesin khusus. Cetakannya ada dua. Cetakan kecil dan besar. Jenis contongnya
hanya ada dua.  
Selain Fuad, usaha pembuatan
contong es krim ini dilakukan tetangganya. Setidaknya ada sembilan orang yang
menekuni usaha pembuatan contong es krim ini. Semua dikerjakan secara rumahan.
Barangnya pun diambil pengepul.
”Mereka semua sama seperti saya.
Mulai menggeluti usaha ini karena kepincut. Lalu kemudian belajar, dan akhirnya
hingga kini mereka memproduksi contong ini,” papar Fuad.
Usaha pembuatan contong ini
bukanlah mata pencaharian utama. Kebanyakan menjadi sampingan. Mereka mayoritas
menjadi petani. Memanfaatkan usaha pembuatan contong ini sebagai tambahan
penghasilan.
”Sebagai penghasilan sampingan,
boleh dibilang usaha contong ini cukup menjanjikan. Tak susah pembuatannya,
mudah pemasrannya, permintaan pun selalu ramai,” pungkas lelaki yang juga
menanam Jeruk Pamelo ini. (Achmad Ulil Albab)    
  

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Pati Dorong Penggunaan Pupuk Biosaka Pertanian

    Wakil Ketua DPRD Pati Dorong Penggunaan Pupuk Biosaka Pertanian

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 175
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati, Bambang Susilo, mendorong petani di wilayahnya untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan pupuk, salah satunya dengan mengkombinasikan penggunaan pupuk Biosaka. Hal ini disampaikan dalam upaya mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. “Kami berharap petani dapat lebih kreatif dalam memanfaatkan pupuk untuk tanaman mereka. Salah satunya adalah dengan kombinasi […]

  • DPRD Pati Tekankan Prioritas Warga Lokal dalam Rekrutmen Karyawan

    DPRD Pati Tekankan Prioritas Warga Lokal dalam Rekrutmen Karyawan

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 126
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut untuk memprioritaskan warga lokal dalam proses rekrutmen karyawan. Langkah ini diyakini dapat berkontribusi signifikan dalam menekan angka pengangguran di Pati. Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan HC, menyampaikan harapannya agar perusahaan-perusahaan di Pati turut serta aktif dalam mengurangi angka pengangguran dengan memberikan […]

  • Otw Musim Hujan, Anggota DPRD Pati Narso Dorong Gerakan Penghijauan

    Otw Musim Hujan, Anggota DPRD Pati Narso Dorong Gerakan Penghijauan

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 105
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang musim penghujan, warga Kabupaten Pati dihantui ancaman banjir tahunan. Kondisi hutan di wilayah pegunungan Kendeng yang gundul menjadi penyebab utama. Narso, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Ia mendesak pemerintah untuk segera melakukan gerakan penghijauan guna mencegah banjir. “Penghijauan menjadi ranah Dinas Lingkungan Hidup dan bisa […]

  • Dua Pemain Senior Diharapkan Jadi Tumpuan

    Dua Pemain Senior Diharapkan Jadi Tumpuan

    • calendar_month Sen, 17 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Skuad Persipa jelang laga  Tim pelatih menaruh harap lebih kepada dua pemain seniornya. Mereka adalah Fernando Taryono striker dan Bayu Eko Prasetyo di posisi bek. Keduanya saat dijajal menjamu Persamba Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur Minggu (16/6/2019) tampil meyakinkan. “Kalau saya ambil pemain senior, saya gak main-main. Taryono, dia goal getter, leadershipnya bagus, sabar, mau […]

  • DPRD Pati Dukung Penuh Program TPS 3R di Pasar-Pasar Tradisional

    DPRD Pati Dukung Penuh Program TPS 3R di Pasar-Pasar Tradisional

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 150
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, khususnya di lingkungan pasar. Hal ini bertujuan agar sampah tidak hanya berakhir menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menekankan pentingnya pemilahan sampah sebelum dibuang. “Perlu pengelolaan masalah sampah ini. Harus dipilah-pilah […]

  • Desa Kajen dan Ceritanya

    Desa Kajen dan Ceritanya

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Kajen sebuah desa kecil di Pati bagian utara. Desa dengan peninggalan sejarah dan budaya yang luar biasa. Terutama soal nilai-nilai luhur dari Mbah Ahmad Mutamakkin. Sang Wali yang sangat dihormati dan diteladani.   PATI – Komunitas Jelajah Pusaka Kajen memberanikan diri untuk mengikuti lomba cerita budaya desaku yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI. Lomba itu mengharuskan pesertanya […]

expand_less