Breaking News
light_mode

Komisi A DPRD Pati : Terkendala Anggaran Usulan Pos Damkar Mandek

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 24.098

PATI – Harapan masyarakat untuk memiliki pos pemadam kebakaran (damkar) baru di wilayah timur dan utara Kabupaten Pati sepertinya belum bisa terwujud dalam waktu dekat. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, mengakui bahwa usulan pembangunan pos di kawasan eks Kawedanan Tayu dan Jakenan saat ini masih terganjal oleh ketersediaan anggaran.

Politisi Fraksi PKS ini menjelaskan, kondisi kedua lokasi tersebut berbeda. Di wilayah Tayu, kendaraan pemadam kebakaran sebenarnya sudah tersedia, namun belum memiliki kantor atau pos yang layak untuk beroperasi. Sementara di Jakenan, baik armada maupun bangunan pos sama sekali belum ada.

“Kendalanya memang di anggaran. Kalau untuk Tayu sudah ada armadanya tapi belum ada tempatnya, kalau di Jakenan belum ada armada dan tempatnya,” papar Narso.

Tidak hanya soal pembangunan fisik dan pengadaan kendaraan, Narso menegaskan bahwa pemerintah daerah juga harus memikirkan biaya operasional jangka panjang. Salah satunya adalah ketersediaan anggaran untuk gaji dan tunjangan personel.

“Nah, selain anggaran untuk tempat dan mobil, kita harus menyediakan juga anggaran untuk operasionalnya. Karena satu pemadam kebakaran itu kan butuh beberapa petugas pemadam kebakaran dan itu harus kita sediakan dan sampai saat ini anggaran kita belum ada,” lanjutnya.

Secara teknis, untuk satu pos damkar yang ideal minimal membutuhkan 9 personel yang dibagi menjadi 3 shift kerja. Sampai saat ini, penanganan kebakaran di wilayah jauh masih mengandalkan bantuan dari pihak lain, seperti koordinasi dengan PG Pakis untuk wilayah Tayu, namun hal ini dinilai bukan solusi permanen.

“Kalau sekarang ya, untuk penanganan kebakaran, teman-teman di Satpol PP kemarin kita sudah koordinasi. Selain, kalau untuk yang eks kawedanan Tayu itu koordinasinya dengan PG Pakis. Kita minta tolong dari PG Pakis tetapi tidak bisa terus-terusan minta tolong, pemkab juga harus menyediakan,” paparnya.

Padahal, layanan pemadam kebakaran merupakan urusan wajib yang harus disediakan pemerintah daerah mengingat luasnya wilayah Pati dan jarak antar kecamatan yang cukup jauh.

Berdasarkan data, penyebab kebakaran paling sering terjadi akibat aktivitas pembakaran sampah dan korsleting listrik. Usulan penambahan fasilitas ini sebenarnya sudah disuarakan sejak tahun 2022, namun hingga kini belum ada realisasi.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pelestarian Mangrove untuk Lindungi Masyarakat Pesisir

    DPRD Pati Dorong Pelestarian Mangrove untuk Lindungi Masyarakat Pesisir

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 167
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Mukit, menekankan pentingnya pelestarian mangrove di Kabupaten Pati, terutama di Desa Tluwuk, Kecamatan Wedarijaksa. Ia menyatakan bahwa kelestarian hutan mangrove akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar. “Dengan semakin lestarinya kawasan hutan mangrove di sana, akan banyak memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Mukit. Mukit […]

  • Mental Pantang Menyerah Jadi Modal Persijap Hadapi Arema FC

    Mental Pantang Menyerah Jadi Modal Persijap Hadapi Arema FC

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 177
    • 0Komentar

    JEPARA – Tim promosi BRI Super League 2025/26, Persijap Jepara, menunjukkan awal yang positif dengan mengumpulkan empat poin dari tiga laga. Hasil ini menempatkan Laskar Kalinyamat di peringkat ke-10 klasemen sementara. Setelah laga tandang melelahkan melawan Borneo FC Samarinda, Persijap bersiap menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (30/8). Meski kalah 1-3 […]

  • DPRD Pati Dorong Peningkatan Layanan di Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan

    DPRD Pati Dorong Peningkatan Layanan di Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 183
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong peningkatan layanan di tiga sektor vital: pertanian, pendidikan, dan kesehatan. Peningkatan ini dianggap krusial karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menekankan pentingnya memaksimalkan potensi sektor pertanian di Kabupaten Pati, yang dikenal sebagai “Bumi Mina Tani”. “Tentunya kalau menurut saya, sektor […]

  • Edy Wuryanto Dorong Revisi Permendag 8/2024: Batasi Impor Agar Produk Lokal Tidak Tertindas

    Edy Wuryanto Dorong Revisi Permendag 8/2024: Batasi Impor Agar Produk Lokal Tidak Tertindas

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.319
    • 0Komentar

    JAKARTA – Fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menjadi perhatian publik di tengah situasi perlambatan ekonomi nasional. Menurut catatan Kementerian Ketenagakerjaan, periode Januari hingga November telah menyaksikan 79.302 pekerja kehilangan pekerjaan – dampak langsung dari pertumbuhan ekonomi yang hanya berkisar 5 persen. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyatakan bahwa penurunan kinerja ekonomi selama 10 […]

  • Berkat Video Viral, Enam Remaja yang Hendak Tawuran di Pati Ditangkap

    Berkat Video Viral, Enam Remaja yang Hendak Tawuran di Pati Ditangkap

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 150
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati mengamankan enam remaja, termasuk satu tersangka utama berinisial DTS (18), yang diduga hendak melakukan tawuran. Kejadian bermula dari informasi masyarakat dan video yang beredar di media sosial yang memperlihatkan konvoi remaja membawa senjata tajam (sajam). Informasi tersebut diterima Satreskrim Polresta Pati pada Sabtu, 11 Januari 2025. Video yang […]

  • Hadiri Cap Go Meh, Safin Ajak Tionghoa Perantauan Bangun Usaha di Pati

    Hadiri Cap Go Meh, Safin Ajak Tionghoa Perantauan Bangun Usaha di Pati

    • calendar_month Rab, 20 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    PATI – Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Hok Tik Bio digelar Selasa (19/2/2019) malam. Pelataran kelenteng penuh. Dari masyarakat Tionghoa, lintas agama sampai para pejabat duduk rapat menikmati sajian lontong khas Cap Go Meh diselingi pentas kesenian ala tionghoa. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Saiful Arifin mengapresiasi kegiatan budaya tersebut.  “Inilah salah satu wujud […]

expand_less