Breaking News
light_mode

Kemenag Pati Tanggapi Video Viral Dugaan Gangguan Ibadah, Beri Imbauan Tabayun dan Penelusuran Lokasi Kejadian

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 2.339

PATI  Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, buka suara terkait video viral yang menampilkan aksi tidak pantas sekelompok anak-anak dan remaja saat berlangsungnya ibadah salat di masjid.

Video tersebut memperlihatkan jemaah yang sedang sujud, termasuk imam salat, disodok menggunakan tongkat kayu oleh pelaku.

“Satu penyuluh itu ada yang dapat (wilayah kerjanya) tiga desa, ada yang empat desa. Dalam rangka bagaimana agar pelaksanaan bulan Ramadan ini berjalan dengan baik,” ujar Syaiku saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Senin (23/2/2026).

Video ini telah memicu perdebatan di kalangan netizen. Beberapa akun media sosial menarasikan kejadian ini di salah satu masjid di Kabupaten Pati, namun banyak warganet meragukannya.

Video serupa diketahui pernah viral pada tahun 2025, dan lokasi aslinya masih belum jelas. Bahkan, ada dugaan bahwa video tersebut adalah hasil rekayasa digital atau buatan AI, mengingat adanya kejanggalan visual seperti pelaku dan tongkat yang menembus tubuh jemaah.

Ahmad Syaiku menjelaskan bahwa Kemenag Pati telah menyiagakan sekitar delapan penyuluh agama di setiap kecamatan di Kabupaten Pati.

Para penyuluh ini bertugas memantau setiap desa untuk memastikan ibadah di bulan Ramadan berjalan kondusif, serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kenyamanan umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa.

Terkait video viral tersebut, Syaiku menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari lapangan.

“Kalau memang itu di Pati, itu akan kami perintahkan untuk bisa mendeteksi langsung. Harapan kami sudah menemukan ini letaknya di mana, aktivitasnya seperti apa,” tegasnya.

Laporan dari para penyuluh menunjukkan situasi yang normal. Meskipun demikian, Kemenag Pati akan segera menginstruksikan para penyuluh Agama Islam di seluruh kabupaten untuk melakukan penelusuran lebih lanjut guna mendapatkan informasi valid mengenai lokasi kejadian.

Mengakhiri keterangannya, Ahmad Syaiku mengimbau masyarakat dan warganet agar lebih bijak dalam menyikapi konten di media sosial. Ia meminta masyarakat untuk mengedepankan prinsip tabayun atau verifikasi sebelum menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Minta tolong untuk tabayun dululah ya, untuk dicari kebenarannya. Jangan sampai spontan kita memberikan predikat negatif, karena belum tentu ini betul-betul di Pati,” pungkasnya, mengingatkan warga untuk berhati-hati dalam berpendapat maupun mengunggah konten di media sosial.

Sebagai informasi, salah satu akun Instagram yang mengunggah video tersebut, Lintang Kejora 5758 (@medsos_meledak789), telah mengunggah video klarifikasi.

“SAYA ATAS NAMA ADMIND MEDSOS_MELEDAK789 MEMINTA MAAF ATAS KEGADUHAN YANG SUDAH SAYA BUAT. Dalam video unggahan yang sebelunya saya posting terdapat kekeliruan dan kelalaian atas kurangnya ketelitian dalam mencari dan membuat narasi tersebut. Mohon Sekiranya Keluasan Hati Pemirsa Memaafkan Kesalahan Yang Telah Admind Perbuat.”

Begitu tulis admin @medsos_meledak789 dalam unggahannya, Senin (23/2/2026), mengakui kesalahan dalam penyebaran informasi.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persipa Pati takluk lawan Gresik United 2 - 0. (DOC PERSIPA PATI)

    Pelatih Persipa Pati Beberkan Penyebab Kekalahan Lawan Gresik

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Persipa Pati yang bertandang ke kandang Gresik United harus mengakui keunggulan tim tuan rumah dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Joko Samudro. Pelatih Persipa ungkap alasan di balik kekalahan.

  • Anggota DPRD Pati Hardi : Meron Ajarkan Nilai dan Tradisi Luhur untuk Masyarakat

    Anggota DPRD Pati Hardi : Meron Ajarkan Nilai dan Tradisi Luhur untuk Masyarakat

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 123
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Hardi, menekankan pentingnya tradisi Meron sebagai wadah untuk mengajarkan nilai-nilai luhur kepada masyarakat. Menurutnya, Meron tidak hanya sekadar tradisi, tetapi juga mengandung makna mendalam tentang kebersamaan, rasa syukur, dan ketaatan kepada Allah SWT. “Semoga tradisi Meron tetap lestari di Desa Sukolilo, dan dapat terus menginspirasi generasi mendatang,” ujar politisi dari […]

  • Ribuan Kader Ansor-Banser Ikut Apel Patriotisme dan Kemah Bakti di Jepara

    Ribuan Kader Ansor-Banser Ikut Apel Patriotisme dan Kemah Bakti di Jepara

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 180
    • 0Komentar

    JEPARA – Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Addin Jauharudin, menyerukan seluruh kader Ansor dan Banser untuk menjadi penolong bagi umat, daerah, dan bangsa. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada Apel Patriotisme dan Kemah Bakti di GOR Al-Fitroh, Desa Watu Aji, Jepara, Sabtu (3/5/2025). “Ansor artinya penolong. Maka tolonglah saudara-saudaramu, tolonglah desamu, dan tolonglah […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Hardi : Hindari Konflik di Pilkada 2024

    Wakil Ketua DPRD Pati Hardi : Hindari Konflik di Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 122
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Hardi, mengingatkan masyarakat untuk tidak berlebihan dalam mendukung salah satu calon dalam Pilkada 2024. Ia mengkhawatirkan adanya oknum yang memanfaatkan situasi tersebut untuk memicu konflik. “Saya berpesan kepada semua masyarakat agar jangan sampai Pilkada 2024 ini dinodai dengan adanya konflik,” ungkapnya. Hardi mengakui […]

  • Tari Rondhek Banyumanis Unjuk Gigi di Jateng Fair 2019

    Tari Rondhek Banyumanis Unjuk Gigi di Jateng Fair 2019

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Tarian Rondhek Banyumanis  JEPARA – Kabupaten Jepara menampilkan kesenian Tari Rondhek dari Desa Banyumanis Kecamatan Donorojo, di Pameran, Rekreasi, Produk Pembangunan (PRPP) Jateng Fair akhir pekan lalu di Semarang. Sebanyak 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Jepara unjuk gigi dalam ajang tahunan tersebut. Mulai dari produk khas daerah, hingga keunikan seni dan budaya masing-masing. […]

  • Timnas Indonesia U-17 Ukir Sejarah Baru Lolos ke Piala Dunia 2025

    Timnas Indonesia U-17 Ukir Sejarah Baru Lolos ke Piala Dunia 2025

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 128
    • 0Komentar

      JEDDAH – Timnas Indonesia U-17 menciptakan sejarah, anak asuh coach Nova Ariyanto berhasil lolos ke Piala Dunia U-17 Qatar 2025. Sebelumnya timnas U-17 pernah tampil di ajang Piala Dunia tahun 2023 saat Indonesia berstatus sebagai tuan rumah. Kelolosan timnas U-17 dipastikan usai menang atas Yaman dalam ajang Piala Asia U-17 Arab Saudi, Senin (7/4/2025). […]

expand_less