Breaking News
light_mode

Kemah Wanaswara Promosikan Tempat Wisata

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
  • visibility 121

PATI – Pecinta Alam Sedulur
Pati (PALUPI) menggelar kegiatan tak biasa. Mereka berkemah bersama di Desa
Bageng Kecamatan Gembong, Sabtu (12/5/2018) kemarin.
Kemah tersebut bertajuk “Wanaswara”.
Semalam suntuk kemah itu berlangsung cukup meriah. Dibawah bintang yang
bertaburan di langit, para musisi tersebut menggelar mini konser secara bergantian.
Panitia Wanaswara, Dany Dwia
mengatakan, kegiatan ini adalah event pertama yang diadakan di Pati yaitu
konser di alam terbuka dan kemah bersama. Tujuannya tak lain adalah untuk
mengenalkan objek wisata alam yang baru dikembangkan di Pati. 
“Selain untuk mengenalkan potensi
wisata yang ada di Desa Bageng. Kita juga memberikan pelajaran untuk para
muda-mudi di Kabupaten Pati untuk lebih mencintai lingkungan,” ungkapnya
kemarin. 
Dirinya menjelaskan, dengan membawa
konsep konser di gunung. Tentu akan menarik muda-mudi untuk mengenal alam.
Dengan begitu, mereka bisa lebih mencintai alam. “Selain musisi lokal Pati,
konser kemarin juga dihadiri oleh berbagai musisi dari berbagai daerah. Ada
yang dari Kendal, Jepara, Madiun bahkan ada juga yang dari Jakarta,” jelasnya. 
Sementara itu, Kepala Desa Bageng
Kusmanto menambahkan, dirinya sangat mendukung dengan kegiatan yang diadakan
oleh para pemuda ini. Pasalnya, pihaknya kini memang sedang berusaha membangun
wisata alam, yakni air terjun banyu lawe. 
“Dengan diadakan kemah bersama ini,
saya berharap para peserta bisa tahu tentang keindahan alam yang ada di sini.
Karna selain memiliki pegunungan yang indah, disini juga ada air terjun yaitu
air terjun banyu lawe,” katanya.

Promosikan Wisata
Saat ini warga pun bekerja sama dengan
kelompok sadar wisata (Pokdarwis) untuk melakukan pembenahan akses jalan yang
menuju ke lokasi air terjun. Dengan adanya akses jalan yang bagus, diharapkan
wisatawan lebih mudah menuju area wisata tersebut.
“Kita punya potensi wisata alam
yang sangat bagus yaitu Air Terjun Banyulawe. Namun memang akses jalan menuju
ke sana masih perlu ditata lagi agar pengunjung lebih nyaman mengaksesnya.
Sekarang ini, kita sudah lakukan bersama-sama untuk perbaikan jalannya,”
ujar kades.
Dirinya berharap, ke depan kunjungan
wisatawan semakin meningkat, seiring dengan semakin bagusnya akses jalan ke
lokasi tersebut. Dengan meningkatnya wisatawan, diharapkan juga mampu
meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
“Dengan meningkatkan jumlah
wisatawan, tentu masyarakat bisa terkena dampak ekonomi yang positif. Misalkan
saja, makanan atau buah khas Desa Bageng bisa dipromosikan untuk wisatawan, dan
mudah-mudahan banyak yang tertarik untuk membeli,” pungkasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UIN Sunan Kudus Jalin Kemitraan dengan LIBA untuk Perluas Jaringan Internasional

    UIN Sunan Kudus Jalin Kemitraan dengan LIBA untuk Perluas Jaringan Internasional

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 253
    • 0Komentar

    KUDUS – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Libyan Indonesian Business Association (LIBA) pada hari Selasa, 21 Oktober 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan ekonomi berbasis syariah. Penandatanganan MoU berlangsung di Ruang Transit Rektorat dan dihadiri oleh […]

  • Persiku Kudus Waspadai Kecepatan Sayap PSS Sleman di Laga Kandang Perdana

    Persiku Kudus Waspadai Kecepatan Sayap PSS Sleman di Laga Kandang Perdana

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 121
    • 0Komentar

    KUDUS – Persiku Kudus siap menjamu PSS Sleman dalam laga kandang perdana pekan kedua Pegadaian Championship 2025 di Stadion Wergu Wetan Kudus, Minggu (21/9) sore. Pelatih Persiku Kudus, Alfiat, mengungkapkan bahwa timnya akan mewaspadai kecepatan dan umpan-umpan dari pemain sayap PSS Sleman. Alfiat mengaku telah menganalisis pertandingan PSS Sleman melawan Persiba Balikpapan pada pekan pertama. […]

  • 21 Rumah Rusak di Desa Kebowan Akibat Puting Beliung, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

    21 Rumah Rusak di Desa Kebowan Akibat Puting Beliung, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.231
    • 0Komentar

    PATI — Angin puting beliung tiba-tiba menerjang Desa Kebowan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Bencana alam mendadak ini menyebabkan kerusakan pada atap dan genting 21 rumah warga di beberapa RT, dengan total estimasi kerugian materiil mencapai sekitar Rp30 juta. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa. Peristiwa ini bermula […]

  • Bus Persipa Pati Dicegat, Lapangan Ditempeli Pecahan Kaca di Manado

    Bus Persipa Pati Dicegat, Lapangan Ditempeli Pecahan Kaca di Manado

    • calendar_month Sab, 27 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 124
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati mengalami serangkaian intimidasi saat melakukan latihan resmi di Stadion Klabat Manado pada Jumat (26/1) sore. Joni Kurnianto, CEO Persipa Pati, diberi tahu langsung tentang insiden tersebut oleh Manajer Umum Persipa Pati, Dian Dwi Budianto, yang berada di tempat kejadian. Diketahui bahwa pada hari Sabtu (27/1), Persipa Pati akan berhadapan dengan Sulut […]

  • Pemanfaatan Sumur Pantek, Petakan Potensi Kekeringan

    Pemanfaatan Sumur Pantek, Petakan Potensi Kekeringan

    • calendar_month Rab, 23 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    PATI – BPBD Kabupaten Pati melaksanakan kegiatan pemantauan pemanfaatan sumur pantek di Desa Pasuruhan Kecamatan Kayen. Hal itu dilakukann untuk memetakan potensi kekeringan di sebuah wilayah. Kepala BPBD Kabupaten Pati Sanusi bersama dengan staf bidang rehabilitasi dan rekonstruksi BPBD Pati juga melaksanakan pembuatan tandon air bersih di desa tersebut. “Bantuan sumur pantek di Desa Pasuruhan […]

  • Lakon Bharatayuda Wurung untuk Ruwatan Bangsa

    Lakon Bharatayuda Wurung untuk Ruwatan Bangsa

    • calendar_month Jum, 25 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sujiwo Tejo memainkan wayang dengan lakon Bharatayuda Wurung dalam acara Suluk Maleman Hujan gerimis mengguyur Kota Pati Sabtu (19/1/2019) malam lalu. Meski begitu, ratusan jamaah tetap setia menyemut di Rumah Adab Indonesia Mulia Jalan Pangeran Diponegoro-Pati. Mereka antusias mengikuti ngaji budaya Suluk Maleman edisi ke 85. Malam itu tema yang diangkat adalah lakon wayang “Bharatayuda […]

expand_less