Breaking News
light_mode

Edy Wuryanto: Penganiayaan terhadap Dokter di Lampung Harus Diproses secara Hukum

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 26 Apr 2023
  • visibility 811
Anggota DPR RI Edy Wuryanto 

NASIONAL – Seorang dokter di Puskesmas Pajar Bulan, Lampung Barat diserang oleh keluarga pasien. Kejadian tersebut terekam dalam video dan beredar di media sosial. Penyerangan itu terjadi lantaran pasien tidak segera sembuh setelah diberi obat. 


Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto menyerukan agar pelakunya diproses secara hukum. Selain itu, ia menyatakan bahwa penganiayaan dengan motif apapun tidak dapat dibenarkan. Edy mendorong pihak kepolisian untuk mengedepankan restorative justice.

“Saya prihatin atas kejadian yang menimpa dokter internship di Puskesmas Pajar Bulan yang dianiaya dua orang seperti video yang beredar di media sosial,” terangnya kepada Lingkar Muria, Kamis (27/04/2023).


Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan 

meminta perlindungan hukum bagi dokter dan tenaga kesehatan lainnya yang bekerja di daerah. Hal ini untuk menciptakan rasa aman bagi mereka yang akan atau sedang menjalankan kewajibannya.

“Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Pemerintah Daerah (Pemda) harus memberi perlindungan dan keselamatan kepada semua tenaga kesehatan yang bertugas. Terutama di daerah terpencil, perbatasan, pedalaman, atau kepulauan,” katanya. 


Lebih lanjut, Edy mengusulkan adanya penjaga keamanan atau satpam di setiap fasilitas kesehatan. Karena keamanan ini dapat mengantisipasi kejadian buruk di ruang perawatan.

“Ini didasarkan pada ketentuan Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan yang menyatakan bahwa tenaga kesehatan berhak atas perlindungan hukum dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.


Edy juga menekankan pentingnya tenaga kesehatan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Penting untuk memastikan bahwa penjelasan kepada pasien dan keluarga mereka disampaikan secara efektif.

“Penting bagi semua petugas kesehatan untuk menjaga komunikasi yang asertif dan terapeutik dengan setiap pasien,” katanya. 


Menurut Edy, kejadian di Lampung Barat bisa terjadi karena komunikasi yang kurang baik antara petugas kesehatan dan keluarga pasien. 

“Ingat, meski dokter tidak menyembuhkan, setiap masalah kesehatan pasien harus disampaikan kepada pasien secara bermartabat,” ungkapnya.


Terakhir, Edy mengingatkan, praktik komunikasi yang baik sejalan dengan Pasal 8 UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang menyebutkan bahwa setiap orang berhak memperoleh informasi tentang data kesehatannya, termasuk pengobatan dan pengobatan yang telah atau akan diterimanya. (ftw)

Editor : Arif

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Tanam Pohon sebagai Upaya Bersama Menjaga Keseimbangan Ekosistem di Pati

    Aksi Tanam Pohon sebagai Upaya Bersama Menjaga Keseimbangan Ekosistem di Pati

    • calendar_month Jum, 22 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 326
    • 0Komentar

    PATI – Menghadapi tantangan banjir yang kerap melanda, sejumlah pihak telah mengambil langkah proaktif dengan melakukan penanaman pohon. Sebanyak 160 bibit pohon telah ditanam di hutan Dukuh Morotopo, Desa Wateshaji, Kecamatan Pucakwangi, pada Minggu (17/12/2023). Inisiatif penanaman pohon ini merupakan bagian dari “Sambatan Konservasi”, sebuah kolaborasi antara berbagai organisasi masyarakat (ormas), aktivis lingkungan, dan instansi […]

  • Foto kenangan Kamal Junaidi bersama pemain Persijap Jepara lainnya saat bermain di Piala Makutarama 1973 atas nama Tim Kodim Jepara

    Mengingat Lagi Kamal Djunaidi : Hari Ini 51 Tahun Lalu Sang Legenda Sepak Bola Jepara Itu Pergi…

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 805
    • 0Komentar

      JEPARA – Tidak bisa dipungkiri semua orang Jepara hampir pasti tidak asing saat menyebut nama Kamal Djunaidi. Ingatan orang akan selalu tertuju pada sebuah stadion kecil di Jalan Jenderal Sudirman di bilangan Demaan, Jepara Kota itu. Stadion milik pemerintah daerah itu sengaja diberi nama Kamal Djunaidi sebagai sebuah penghormatan untuk pemain bola berbakat di […]

  • DPRD Pati Minta Trans Jekuti Tetap Berdampingan dengan Angkudes

    DPRD Pati Minta Trans Jekuti Tetap Berdampingan dengan Angkudes

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.613
    • 0Komentar

    PATI – Rencana pembukaan layanan Bus Trans Jekuti yang akan melayani jalur Jepara-Kudus-Pati pada 2028 mendapat respons positif dari DPRD Pati. Kendati demikian, rencana tersebut dinilai perlu disertai perhatian terhadap keberadaan angkutan umum desa (angkudes). Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto menilai, kehadiran angkutan aglomerasi yang dirancang Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat menambah pilihan […]

  • Polresta Pati Gelar Polisi Sahabat Anak, Tanamkan Kesadaran Lalu Lintas Sejak Dini

    Polresta Pati Gelar Polisi Sahabat Anak, Tanamkan Kesadaran Lalu Lintas Sejak Dini

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.171
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pati menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) bersama siswa PAUD TPQ Al-Husna Desa Sugiharjo, Kecamatan Gabus, dan PAUD Aisyiyah 03 Pati, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Keselamatan Candi 2026. Puluhan anak-anak mengikuti kegiatan edukatif yang meliputi pengenalan rambu lalu lintas, tugas polisi lalu lintas, dan […]

  • Komisi A DPRD Pati Soroti Pemanfaatan Bangunan Eks Kantor Satpol PP

    Komisi A DPRD Pati Soroti Pemanfaatan Bangunan Eks Kantor Satpol PP

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.268
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi bangunan bekas kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang terletak di belakang kompleks Kantor Bupati Pati menjadi sorotan. Menghindari aset daerah tidak terpakai atau mangkrak, Komisi A DPRD Kabupaten Pati siap membahas optimalisasi fungsi gedung tersebut. Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memaksimalkan nilai guna aset […]

  • Ponpes Maslakul Huda Kajen, Berdiri Sebelum Era Kemerdekaan, Lebarkan Sayap Pendidikan

    Ponpes Maslakul Huda Kajen, Berdiri Sebelum Era Kemerdekaan, Lebarkan Sayap Pendidikan

    • calendar_month Sab, 2 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Keberadaan Pesantren Maslakul Huda diperkirakan sudah ada sejak tahun 1910. Dulunya pesantren ini sering disebut dengan nama pesantren polgarut, sebab terletak di daerah yang dikenal dengan sebutan gempol garut di Desa Kajen bagian barat. Pendirinya KH. Mahfudz, ayahanda dari KH. Sahal Mahfudz yang dikenal luas sebagai sang Begawan Fiqih. Namun, pemberian nama Maslakul Huda, menurut […]

expand_less