Breaking News
light_mode

Edy Wuryanto Dorong UMK Jadi Pusat Pelatihan Calon Pekerja Migran melalui SMK Go Global

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 102.831

KUDUS – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendorong Universitas Muria Kudus (UMK) untuk berkontribusi dalam pelaksanaan program SMK Go Global yang diinisiasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

Perguruan tinggi tersebut diharapkan mampu menjadi pusat pelatihan dan persiapan calon pekerja migran Indonesia, terutama bagi siswa SMK di Kudus dan wilayah sekitarnya.

Hal itu disampaikan Edy saat menjadi pembicara dalam talkshow bertajuk “Membedah Jaminan Perlindungan bagi Pekerja Migran dalam Penerapan Program SMK Go Global di Era Integrasi Pasar Kerja” yang berlangsung di Auditorium UMK, Rabu (14/10/2026).

Acara yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum UMK itu juga menghadirkan Dewi Ariam, Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Tengah.

Dalam pemaparannya, Edy menjelaskan bahwa SMK Go Global menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menyiapkan calon pekerja migran yang memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja internasional.

“Saya berharap UMK menjadi bagian dari SMK Go Global. Ada target 40 ribu calon pekerja migran yang akan disiapkan KP2MI, mulai dari pelatihan bahasa, kompetensi, uji kompetensi, hingga penempatan,” kata Edy.

Ia menambahkan, pemerintah memberikan dukungan pembiayaan untuk berbagai tahapan persiapan calon pekerja migran hingga keberangkatan. Fasilitas tersebut meliputi pelatihan, uji kompetensi, pemeriksaan kesehatan atau medical check-up, pengurusan visa, hingga paspor.

Menurut Edy, dukungan pemerintah itu menjadi peluang bagi perguruan tinggi untuk memperluas akses pelatihan bagi lulusan SMK yang berminat bekerja di luar negeri. UMK dinilai dapat mengambil peran dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan negara tujuan.

Ia pun berharap UMK menginisiasi pusat pelatihan melalui UMK Migrant Center atau pusat layanan pekerja migran berbasis universitas. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi wadah pelatihan bagi siswa SMK dari Kudus dan daerah sekitarnya sebelum memasuki dunia kerja internasional.

“SMK-SMK yang ada di Kudus dan sekitarnya bisa berada di training center yang nanti dikembangkan oleh UMK melalui UMK Migrant Center berbasis universitas. Ini yang saya harapkan agar target 40 ribu calon pekerja migran bisa tercapai,” ujarnya.

Edy juga mengungkapkan rencana pemerintah untuk meningkatkan jumlah calon pekerja migran yang dipersiapkan dalam beberapa tahun ke depan. Setelah menargetkan 40 ribu orang pada tahap awal, pemerintah merencanakan penyiapan masing-masing 140 ribu calon pekerja migran pada 2027, 2028, dan 2029.

Melalui tahapan tersebut, pemerintah menargetkan total 500 ribu calon pekerja migran Indonesia dapat dipersiapkan melalui program SMK Go Global.

Meski demikian, Edy mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan pelatihan. Proses penyiapan calon pekerja migran, menurutnya, harus berangkat dari kebutuhan tenaga kerja yang benar-benar tersedia di negara atau perusahaan tujuan.

“KP2MI betul-betul mendesain mulai dari persiapan, penempatan, hingga perlindungan di negara tujuan. Basisnya adalah job order,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan tenaga kerja atau job order dapat diperoleh melalui kerja sama antarpemerintah (government to government), kerja sama antarpihak swasta (private to private), serta permintaan melalui perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI).

Informasi kebutuhan tenaga kerja tersebut selanjutnya menjadi acuan bagi lembaga penyelenggara pelatihan dalam mempersiapkan calon pekerja migran. Lembaga yang terlibat dapat berupa perguruan tinggi, balai latihan kerja (BLK) pemerintah, maupun lembaga pelatihan kerja (LPK) swasta.

Dengan mekanisme tersebut, pelatihan diharapkan tidak sekadar meningkatkan kemampuan calon pekerja migran, tetapi juga terhubung langsung dengan peluang kerja yang tersedia di luar negeri.

“Job order-nya kita tarik dulu. Maka saya meyakini dengan cara seperti ini, perlindungan bagi pekerja, baik sebelum maupun selama penempatan, dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.

Program SMK Go Global diharapkan mampu memperkuat sistem penyiapan pekerja migran Indonesia secara terencana, mulai dari pemenuhan kompetensi hingga penempatan sesuai kebutuhan pasar kerja internasional. Keterlibatan perguruan tinggi, termasuk UMK, menjadi salah satu faktor penting untuk membangun ekosistem pelatihan sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi lulusan SMK.

Selain membahas persiapan tenaga kerja, talkshow tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa UMK untuk mendalami pentingnya jaminan perlindungan bagi pekerja migran di tengah integrasi pasar kerja global.

Aspek perlindungan dinilai tidak kalah penting dari kompetensi. Dengan persiapan yang tepat dan proses penempatan sesuai ketentuan, calon pekerja migran diharapkan memiliki keterampilan yang dibutuhkan sekaligus memperoleh kepastian untuk bekerja secara aman di negara tujuan.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPKM Darurat Diberlakukan, Perbatasan Jateng Dikunci

    PPKM Darurat Diberlakukan, Perbatasan Jateng Dikunci

    • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syarifuddin Perbatasan Jawa Tengah dengan provinsi tetangga dikunci Ditlantas Polda Jawa Tengah. Hal ini merupakan kebijakan dalam masa PPKM Darurat Jawa – Bali. SEMARANG – Ditlantas Polda Jateng melaksanakan kegiatan PPKM Darurat di wilayah hukum Polda Jawa Tengah, Sabtu (3/7/21), dengan melakukan penguncian di beberapa titik perbatasan di Jawa […]

  • Fraksi PKB Pati Desak RPJMD 2025-2029 Perhatikan Pendidikan Keagamaan dan Pesantren

    Fraksi PKB Pati Desak RPJMD 2025-2029 Perhatikan Pendidikan Keagamaan dan Pesantren

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 372
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mendesak agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati tahun 2025-2029 memberikan perhatian khusus pada pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren. Hal ini disampaikan Muntamah dengan mempertimbangkan kontribusi besar pesantren dalam pembangunan daerah dan sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Fasilitasi Pengembangan Pesantren. Muntamah menekankan pentingnya pengakuan […]

  • Satgas TMMD Buka Jalan Baru di Dua Dusun

    Satgas TMMD Buka Jalan Baru di Dua Dusun

    • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Salah satu kegiatan fisik dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-101 tahun 2018 adalah pembangunan jalan. Saat Pra TMMD para anggota yang masuk menjadi Satuan Penugasan (Satgas) TMMD membuka jalan yang menghubungkan dua dusun. Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan mengungkapkan, salah satu yang menjadi prioritas dalam sasaran […]

  • Generasi Muda Diminta Aktif Kawal Demokrasi, DPRD Pati: Suaramu Masa Depan Indonesia

    Generasi Muda Diminta Aktif Kawal Demokrasi, DPRD Pati: Suaramu Masa Depan Indonesia

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.568
    • 0Komentar

    PATI – Keterlibatan generasi muda dalam kehidupan politik dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan demokrasi sekaligus menentukan arah kebijakan publik. Kalangan anak muda pun diharapkan tidak memilih sikap apatis, pesimistis, maupun pragmatis ketika menghadapi perkembangan politik dan demokrasi. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, saat menjadi pembicara dalam kegiatan pendidikan […]

  • DPRD Pati Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

    DPRD Pati Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 295
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menekankan pentingnya penanggulangan kemiskinan ekstrem sebagai kunci kemajuan daerah. “Penanggulangan kemiskinan harus didorong melalui kebijakan pemerintah daerah,” tegasnya. Ia menambahkan, bantuan sosial yang tepat sasaran, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan pelatihan keterampilan merupakan langkah krusial […]

  • Mujahidin Bageng Bersholawat Diramaikan Ribuan Orang

    Mujahidin Bageng Bersholawat Diramaikan Ribuan Orang

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Acara bersholawat di Perguruan Islam Monumen Mujahidin Bageng Gembong Pati Ribuan pecinta shalawat memadati halaman Perguruan Islam Monumen Mujahidin, Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (25/11/2022) malam. Mereka antusias melantunkan selawat atas Nabi Muhammad SAW bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dari Jepara. PATI – Kegiatan shalawatan massal ini digelar oleh Yayasan […]

expand_less