DPRD Pati Tekankan SPPG Harus Bertanggung Jawab dan Amanah dalam Penyelenggaraan Program MBG
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3.730

Ilustrasi Menu MBG
PATI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati yang dilaksanakan pada bulan puasa lalu menarik perhatian luas masyarakat, bahkan menjadi viral. Hal ini disebabkan beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dinilai tidak sesuai standar, dengan menu dan porsi yang dianggap tidak sebanding dengan anggaran resmi yang telah dikeluarkan pemerintah.
Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Komisi B DPRD Pati Yeti Kristianti dari Fraksi Gerindra menegaskan bahwa tanggung jawab serta komitmen amanah dari setiap SPPG yang menangani program MBG bagi anak sekolah harus selalu diperhatikan dan diawasi secara ketat.
“Sebetulnya program MBG ini kan bagus, dengan anggaran segitu harusnya dapat makanan yang bagus, ya ini terkait tanggungjawab dan amanahnya SPPG ini yang harus diawasi betul,” ujarnya.
Selain itu, Yeti juga menyampaikan bahwa program MBG seharusnya tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan anak-anak, tetapi juga berperan dalam mendorong perekonomian lokal.
Seiring dengan masuknya anak-anak kembali ke sekolah pada pekan ini, diharapkan penyelenggaraan program MBG dapat menunjukkan perbaikan yang signifikan, dengan menu yang sesuai anggaran dan memenuhi standar nilai gizi yang telah ditetapkan. Tidak ada lagi SPPG yang berbuat seenaknya dalam menyusun menu tanpa memperhatikan ketentuan yang ada.
“Kami berharap sebagai penerima manfaat program MBG, agar para pengusaha MBG ini jangan mikir untung sebanyak-banyaknya. Kualitas dan standar ini harus diperhatikan. Terlebih program in ikan misinya untuk mencetak generasi yang unggul dengan pemenuhan gizi yang baik sejak dini,” papar Setiawan, salah satu orang tua murid yang menerima manfaat program MBG di sekolah anaknya.
(adv)
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

