Breaking News
light_mode

Daftar Jalur Alternatif Hindari Macet Saat Jembatan Juwana Ditutup

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
  • visibility 828
Ilustrasi jalan alternatif

Pengguna jalan yang melintas Pantura Juwana – Rembang harus paham jalur alternatif. Agar terhindar dari kemacetan. Sebab ditutupnya jembatan Juwana sebelah timur akibat kebakaran, hingga nanti dibongkar untuk dibangun kembali yang memakan waktu selama setengah tahun lebih.

PATI – Pasca kebakaran 10 bangunan liar di kolong Jembatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Ahad (22/5/2022) lalu. Jembatan di Jalur Pantura yang merupakan penghubung Kabupaten Pati dan Rembang ini ditutup. Berikut jalur alternatif bagi kendaraan pribadi yang ingin menghindari kemacetan.

Bupati Haryanto mengungkapkan untuk menghindari kemacetan saat pembongkaran nantinya, kendaraan pribadi bisa melalui jalur alternatif. Misalnya melalui Jalan Sampang, Jaken, Jakenan, Karangrejo, dan Kuniran.

“Kalau jalur alternatif ini kita antisipasi mobil yang kecil-kecil boleh lewat, kalau kendaraan tonase tetap lewatnya Jalur Pantura, melalui Lingkar Juwana (jembatan selatan),” jelasnya.

Jika Jembatan Juwana sudah selesai dibangun kembali. Bupati berpesan agar kolong jembatan steril dari bangunan liar. 

“Permukiman sudah terbakar, setelah dibangun tidak ada yang bermukim di situ. Itu sudah ada sosialisasi sebelumnya, itu kan liar. Kalau rumah liar kita kan enggak tahu, penghuni ada yang warga Pati ada yang dari luar daerah,” paparnya.

Seperti diketahui jembatan Juwana dalam waktu dekat memang bakal dibongkar untuk bangun ulang, tepatnya pada 4 Juni mendatang. Hanya saja dengan adanya insiden tersebut, proses pengerjaan bakal digeber lebih awal.

Meski begitu, Bupati Pati mengaku bakal menunggu petunjuk dari fasilitator dan pihak ketiga, apakah jembatan tersebut bakal dibuka kembali untuk sementara waktu, atau langsung dilakukan pembongkaran lebih awal. 

“Sebenarnya belum waktunya ditutup, jadi sesuai janjinya dulu kan jalur alternatif dibenahi dulu, baru ditutup, baru dibongkar. Karena ada kebakaran, ya akhirnya ditutup lebih awal, karena khawatir nanti penyangga melengkung. Hasilnya nanti pada hari Jumat (27/5), apakah dibuka kembali atau langsung diadakan pembongkaran,” ujarnya, Rabu (25/5/2022).

Pembangunan Jembatan Juwana disebutnya bakal memakan waktu hingga 7 bulan lamanya. Sehingga ia mewanti-wanti dalam prosesnya jangan sampai menyebabkan kemacetan. Terlebih Jalur Pantura sangat krusial sebagai jalur perekonomian.

“Kita lihat situasi dan kondisi. Instansi terkait akan kita undang terlebih dahulu untuk menemukan solusi, jangan sampai nanti dibongkar, malah menyebabkan kemacetan berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Karena panjang waktu pengerjaan itu hampir 7 hingga 9 bulan,” jelasnya. (yan)


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDB Gelar Silaturahmi Nasional, Siap Awasi Pilkada Serentak 2024

    PDB Gelar Silaturahmi Nasional, Siap Awasi Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 277
    • 0Komentar

    SEMARANG – Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) menggelar Silaturahmi Nasional secara virtual pada Jumat, 11 Oktober 2024, sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan diri mengawal Pilkada Serentak 2024, pada Jumat (11/10/2024). Acara ini dihadiri oleh pengurus dan anggota PDB dari seluruh Indonesia, yang mewakili masing-masing provinsi dan kabupaten/kota. Silaturahmi Nasional ini menjadi momen penting bagi PDB untuk […]

  • Sastrawan Pati Luncurkan Kumpulan Cerpen “Jabrik”, Kritik Politik dan Realitas Sosial

    Sastrawan Pati Luncurkan Kumpulan Cerpen “Jabrik”, Kritik Politik dan Realitas Sosial

    • calendar_month Sab, 9 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Arif Sutoyo, sastrawan asal Kabupaten Pati, meluncurkan kumpulan cerita pendek (cerpen) berjudul “Jabrik”. Buku ini terinspirasi dari momen Pemilihan Umum (Pemilu) dan mengangkat tema politik dengan berbagai persoalannya. “Jabrik” menjadi tokoh utama dalam cerpen pertama, menggambarkan sosok yang memanfaatkan kecerdikan untuk menaikkan strata sosialnya. Ia meminta dana kampanye besar dari Pak Bambang, seorang […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Perhatikan Infrastruktur Penunjang Produksi Garam Lokal

    DPRD Pati Minta Pemkab Perhatikan Infrastruktur Penunjang Produksi Garam Lokal

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 328
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati, dikenal sebagai salah satu pemasok garam terbesar di Indonesia, khususnya dari wilayah Kecamatan Batangan yang menjadi pusat produksi garam lokal. Namun, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih memperhatikan kesejahteraan petani garam dengan memperbaiki infrastruktur penunjang produksi. Narso menekankan pentingnya perhatian khusus dari Pemkab […]

  • Nasib Persipa Muda di Tangan Kepala BKPP Pati

    Nasib Persipa Muda di Tangan Kepala BKPP Pati

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Jumani Saiful Arifin, Ketua Umum Persipa, secara resmi telah menunjuk Jumani menjadi manajer Persipa U-17 atau tim junior. Jumani, yang sehari-hari menjabat sebagai kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) ini akan mengemban amanat pembinaan pesepakbola muda di Bumi Mina Tani ini. ”Karena sifatnya pembinaan, Pak Jumani yang sangat menggemari sepak bola ini saya yakini […]

  • DPRD Pati Soroti Ribuan Kapal Nelayan Juwana Berhenti Melaut Akibat Harga Solar Mahal

    DPRD Pati Soroti Ribuan Kapal Nelayan Juwana Berhenti Melaut Akibat Harga Solar Mahal

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.094
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan unit kapal nelayan yang beroperasi di kawasan pesisir dan aliran sungai Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, diketahui berhenti beraktivitas dan tidak melaut. Keputusan ini diambil imbas dari kenaikan harga bahan bakar minyak jenis solar non-subsidi yang menjadi penunjang utama operasional kapal mereka. Kondisi kritis tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, […]

  • Fraksi Gerindra DPRD Pati Soroti Kenaikan PAD agar Tak Tambah Beban Warga

    Fraksi Gerindra DPRD Pati Soroti Kenaikan PAD agar Tak Tambah Beban Warga

    • calendar_month Jum, 18 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.555
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Pati memberikan perhatian terhadap kenaikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Raperda APBD Perubahan 2026. Target PAD yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp612,27 miliar bertambah Rp35,81 miliar menjadi Rp648,08 miliar. Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna persetujuan bersama Raperda APBD Perubahan 2026 pada Jumat (18/9/2026). Ketua Fraksi Gerindra DPRD Pati […]

expand_less