Breaking News
light_mode

Daftar Jalur Alternatif Hindari Macet Saat Jembatan Juwana Ditutup

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
  • visibility 916
Ilustrasi jalan alternatif

Pengguna jalan yang melintas Pantura Juwana – Rembang harus paham jalur alternatif. Agar terhindar dari kemacetan. Sebab ditutupnya jembatan Juwana sebelah timur akibat kebakaran, hingga nanti dibongkar untuk dibangun kembali yang memakan waktu selama setengah tahun lebih.

PATI – Pasca kebakaran 10 bangunan liar di kolong Jembatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Ahad (22/5/2022) lalu. Jembatan di Jalur Pantura yang merupakan penghubung Kabupaten Pati dan Rembang ini ditutup. Berikut jalur alternatif bagi kendaraan pribadi yang ingin menghindari kemacetan.

Bupati Haryanto mengungkapkan untuk menghindari kemacetan saat pembongkaran nantinya, kendaraan pribadi bisa melalui jalur alternatif. Misalnya melalui Jalan Sampang, Jaken, Jakenan, Karangrejo, dan Kuniran.

“Kalau jalur alternatif ini kita antisipasi mobil yang kecil-kecil boleh lewat, kalau kendaraan tonase tetap lewatnya Jalur Pantura, melalui Lingkar Juwana (jembatan selatan),” jelasnya.

Jika Jembatan Juwana sudah selesai dibangun kembali. Bupati berpesan agar kolong jembatan steril dari bangunan liar. 

“Permukiman sudah terbakar, setelah dibangun tidak ada yang bermukim di situ. Itu sudah ada sosialisasi sebelumnya, itu kan liar. Kalau rumah liar kita kan enggak tahu, penghuni ada yang warga Pati ada yang dari luar daerah,” paparnya.

Seperti diketahui jembatan Juwana dalam waktu dekat memang bakal dibongkar untuk bangun ulang, tepatnya pada 4 Juni mendatang. Hanya saja dengan adanya insiden tersebut, proses pengerjaan bakal digeber lebih awal.

Meski begitu, Bupati Pati mengaku bakal menunggu petunjuk dari fasilitator dan pihak ketiga, apakah jembatan tersebut bakal dibuka kembali untuk sementara waktu, atau langsung dilakukan pembongkaran lebih awal. 

“Sebenarnya belum waktunya ditutup, jadi sesuai janjinya dulu kan jalur alternatif dibenahi dulu, baru ditutup, baru dibongkar. Karena ada kebakaran, ya akhirnya ditutup lebih awal, karena khawatir nanti penyangga melengkung. Hasilnya nanti pada hari Jumat (27/5), apakah dibuka kembali atau langsung diadakan pembongkaran,” ujarnya, Rabu (25/5/2022).

Pembangunan Jembatan Juwana disebutnya bakal memakan waktu hingga 7 bulan lamanya. Sehingga ia mewanti-wanti dalam prosesnya jangan sampai menyebabkan kemacetan. Terlebih Jalur Pantura sangat krusial sebagai jalur perekonomian.

“Kita lihat situasi dan kondisi. Instansi terkait akan kita undang terlebih dahulu untuk menemukan solusi, jangan sampai nanti dibongkar, malah menyebabkan kemacetan berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Karena panjang waktu pengerjaan itu hampir 7 hingga 9 bulan,” jelasnya. (yan)


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi Golkar DPRD Pati Dukung Penuh RPJMD 2025-2029, Tekankan Pentingnya Infrastruktur dan SDM Berkualitas

    Fraksi Golkar DPRD Pati Dukung Penuh RPJMD 2025-2029, Tekankan Pentingnya Infrastruktur dan SDM Berkualitas

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 336
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pati memberikan pandangan umum yang mendukung penuh Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati tahun 2025-2029. Dalam rapat paripurna, Endah Sri Wahyuningati, anggota DPRD Pati dari Fraksi Golkar, menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi fokus perhatian fraksi tersebut. Fraksi Golkar menyambut baik RPJMD sebagai dokumen strategis pembangunan Kabupaten […]

  • Kegiatan shalawatan menjadi puncak acara maulid nabi dan haul masyayikh PIM Mujahidin Bageng Gembong Pati.

    Puncak Haul Masyayikh PIM Mujahidin Shalawatan bareng Habib Ali Zainal Abidin

    • calendar_month Ming, 1 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Kegiatan shalawatan menjadi puncak acara maulid nabi dan haul masyayikh PIM Mujahidin Bageng Gembong Pati.

  • Momen Idulfitri 1447 H, Ketua DPRD Pati Ajak Warga Perkuat Tali Persaudaraan

    Momen Idulfitri 1447 H, Ketua DPRD Pati Ajak Warga Perkuat Tali Persaudaraan

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.739
    • 0Komentar

    PATI – Seluruh masyarakat Kabupaten Pati mendapatkan ucapan selamat menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dari Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin. Dalam kesempatan tersebut, yang juga mewakili seluruh komponen anggota dewan, Ali Badrudin mengajak agar momentum perayaan Lebaran dijadikan kesempatan untuk melakukan refleksi diri, sekaligus meningkatkan kualitas pribadi dan rasa tanggung jawab dalam berinteraksi […]

  • Dapat Suara Tertinggi di Dapil Jateng 3, Eks Bupati Pati Haryanto Otw Senayan

    Dapat Suara Tertinggi di Dapil Jateng 3, Eks Bupati Pati Haryanto Otw Senayan

    • calendar_month Sen, 19 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PATI – Kabar menggembirakan datang dari eks Bupati Pati Haryanto, dari hasil hitung sementara dinyatakan unggul dan meraih suara tertinggi. Haryanto pun dipastikan bakal duduk di kursi DPR RI. Sebagai caleg DPR RI pendatang baru, Haryanto terbilang mengejutkan karena dalam penghitungan sementara berhasil meraih suara tertinggi di dapil Jateng 3 meliputi Kabupaten Pati, Rembang, Blora […]

  • Dirikan Dapur Umum, Gerindra Pati Kirim Nasi Bungkus Korban Banjir

    Dirikan Dapur Umum, Gerindra Pati Kirim Nasi Bungkus Korban Banjir

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PATI – Bulan Ramadan ini, Gerindra di Pati membuat dapur umum dan memberikan ransum nasi bungkus bagi para korban banjir. Kegiatan ini berkolaborasi langsung dengan DPD Gerindra Jawa Tengah pimpinan Sudaryono. Ketua DPC Gerindra Pati Hardi mengatakan pihaknya saat ini sudah mendirikan dapur umum di Kecamatan Kayen Pati untuk membantu logistik berupa ransum makan kepada […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Perhatikan Infrastruktur Penunjang Produksi Garam Lokal

    DPRD Pati Minta Pemkab Perhatikan Infrastruktur Penunjang Produksi Garam Lokal

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 370
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati, dikenal sebagai salah satu pemasok garam terbesar di Indonesia, khususnya dari wilayah Kecamatan Batangan yang menjadi pusat produksi garam lokal. Namun, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih memperhatikan kesejahteraan petani garam dengan memperbaiki infrastruktur penunjang produksi. Narso menekankan pentingnya perhatian khusus dari Pemkab […]

expand_less