Breaking News
light_mode

Daftar Jalur Alternatif Hindari Macet Saat Jembatan Juwana Ditutup

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
  • visibility 811
Ilustrasi jalan alternatif

Pengguna jalan yang melintas Pantura Juwana – Rembang harus paham jalur alternatif. Agar terhindar dari kemacetan. Sebab ditutupnya jembatan Juwana sebelah timur akibat kebakaran, hingga nanti dibongkar untuk dibangun kembali yang memakan waktu selama setengah tahun lebih.

PATI – Pasca kebakaran 10 bangunan liar di kolong Jembatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Ahad (22/5/2022) lalu. Jembatan di Jalur Pantura yang merupakan penghubung Kabupaten Pati dan Rembang ini ditutup. Berikut jalur alternatif bagi kendaraan pribadi yang ingin menghindari kemacetan.

Bupati Haryanto mengungkapkan untuk menghindari kemacetan saat pembongkaran nantinya, kendaraan pribadi bisa melalui jalur alternatif. Misalnya melalui Jalan Sampang, Jaken, Jakenan, Karangrejo, dan Kuniran.

“Kalau jalur alternatif ini kita antisipasi mobil yang kecil-kecil boleh lewat, kalau kendaraan tonase tetap lewatnya Jalur Pantura, melalui Lingkar Juwana (jembatan selatan),” jelasnya.

Jika Jembatan Juwana sudah selesai dibangun kembali. Bupati berpesan agar kolong jembatan steril dari bangunan liar. 

“Permukiman sudah terbakar, setelah dibangun tidak ada yang bermukim di situ. Itu sudah ada sosialisasi sebelumnya, itu kan liar. Kalau rumah liar kita kan enggak tahu, penghuni ada yang warga Pati ada yang dari luar daerah,” paparnya.

Seperti diketahui jembatan Juwana dalam waktu dekat memang bakal dibongkar untuk bangun ulang, tepatnya pada 4 Juni mendatang. Hanya saja dengan adanya insiden tersebut, proses pengerjaan bakal digeber lebih awal.

Meski begitu, Bupati Pati mengaku bakal menunggu petunjuk dari fasilitator dan pihak ketiga, apakah jembatan tersebut bakal dibuka kembali untuk sementara waktu, atau langsung dilakukan pembongkaran lebih awal. 

“Sebenarnya belum waktunya ditutup, jadi sesuai janjinya dulu kan jalur alternatif dibenahi dulu, baru ditutup, baru dibongkar. Karena ada kebakaran, ya akhirnya ditutup lebih awal, karena khawatir nanti penyangga melengkung. Hasilnya nanti pada hari Jumat (27/5), apakah dibuka kembali atau langsung diadakan pembongkaran,” ujarnya, Rabu (25/5/2022).

Pembangunan Jembatan Juwana disebutnya bakal memakan waktu hingga 7 bulan lamanya. Sehingga ia mewanti-wanti dalam prosesnya jangan sampai menyebabkan kemacetan. Terlebih Jalur Pantura sangat krusial sebagai jalur perekonomian.

“Kita lihat situasi dan kondisi. Instansi terkait akan kita undang terlebih dahulu untuk menemukan solusi, jangan sampai nanti dibongkar, malah menyebabkan kemacetan berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Karena panjang waktu pengerjaan itu hampir 7 hingga 9 bulan,” jelasnya. (yan)


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembali Berulah, Geng Remaja di Pati Gelut: Satu Orang Tewas Masih Berstatus Pelajar SMA

    Kembali Berulah, Geng Remaja di Pati Gelut: Satu Orang Tewas Masih Berstatus Pelajar SMA

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 310
    • 0Komentar

    PATI – Tujuh remaja di Kabupaten Pati ditahan polisi setelah terlibat dalam pertarungan berbahaya di Jalan Gambiran, Kecamatan Margorejo menuju Desa Puri, Kecamatan Pati Kota, pada Minggu (28/7/2024). Mereka menghadapi ancaman hukuman penjara selama 15 tahun. Menurut Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol M Alfan Armin, ketujuh remaja tersebut terdiri dari dua orang dewasa dan lima […]

  • DPRD Pati Dorong Pengawasan Maksimal untuk Bansos dan Program Kemiskinan

    DPRD Pati Dorong Pengawasan Maksimal untuk Bansos dan Program Kemiskinan

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.903
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan HC, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Komisi A yang berasal dari Fraksi PDI Perjuangan, menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) dan program pengentasan kemiskinan memerlukan pengawasan yang lebih ketat. Ia menyatakan bahwa hal ini sangat penting agar setiap bantuan dan program benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berhak menerimanya. Menurut Danu, […]

  • Suasana nongkrong di Angkringan Joss Desa Pasucen, Trangkil, Pati Jawa Tengah.

    Angkringan Joss Awalnya Dapur Disulap jadi Kedai Kopi

    • calendar_month Sen, 2 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Salah satu tempat ngopi asyik di Angkringan Joss Desa Pasucen, Trangkil, Pati Jawa Tengah. Tersedia kopi dari lereng Muria yang disajikan spesial di sebuah kedai yang awalnya adalah dapur rumah.

  • Anggota DPRD Pati, Muntamah Dorong Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang HIV/AIDS

    Anggota DPRD Pati, Muntamah Dorong Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang HIV/AIDS

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 311
    • 0Komentar

    PATI – Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Pati masih tergolong tinggi. Hal ini menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah. “Harapannya, agar warga Pati mengetahui faktor-faktor penyebab infeksi virus, serta bisa melakukan tindakan pencegahan. Pasalnya, HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai penularannya,” ungkap politisi yang juga aktivis di Muslimat […]

  • UIN Sunan Kudus Jalin Kemitraan dengan LIBA untuk Perluas Jaringan Internasional

    UIN Sunan Kudus Jalin Kemitraan dengan LIBA untuk Perluas Jaringan Internasional

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 426
    • 0Komentar

    KUDUS – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Libyan Indonesian Business Association (LIBA) pada hari Selasa, 21 Oktober 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan ekonomi berbasis syariah. Penandatanganan MoU berlangsung di Ruang Transit Rektorat dan dihadiri oleh […]

  • Komisi D DPRD Pati Akan Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Pati Kota

    Komisi D DPRD Pati Akan Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Pati Kota

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 261
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati akan melakukan investigasi terkait dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Pati Kota. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan akan mengajak anggota Komisi D, Ketua DPRD Pati, dan media untuk meninjau langsung dapur penyedia MBG tersebut. “Kalau di Pati kota ada, nanti saya akan mengajak […]

expand_less