Breaking News
light_mode

Daftar Jalur Alternatif Hindari Macet Saat Jembatan Juwana Ditutup

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
  • visibility 864
Ilustrasi jalan alternatif

Pengguna jalan yang melintas Pantura Juwana – Rembang harus paham jalur alternatif. Agar terhindar dari kemacetan. Sebab ditutupnya jembatan Juwana sebelah timur akibat kebakaran, hingga nanti dibongkar untuk dibangun kembali yang memakan waktu selama setengah tahun lebih.

PATI – Pasca kebakaran 10 bangunan liar di kolong Jembatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Ahad (22/5/2022) lalu. Jembatan di Jalur Pantura yang merupakan penghubung Kabupaten Pati dan Rembang ini ditutup. Berikut jalur alternatif bagi kendaraan pribadi yang ingin menghindari kemacetan.

Bupati Haryanto mengungkapkan untuk menghindari kemacetan saat pembongkaran nantinya, kendaraan pribadi bisa melalui jalur alternatif. Misalnya melalui Jalan Sampang, Jaken, Jakenan, Karangrejo, dan Kuniran.

“Kalau jalur alternatif ini kita antisipasi mobil yang kecil-kecil boleh lewat, kalau kendaraan tonase tetap lewatnya Jalur Pantura, melalui Lingkar Juwana (jembatan selatan),” jelasnya.

Jika Jembatan Juwana sudah selesai dibangun kembali. Bupati berpesan agar kolong jembatan steril dari bangunan liar. 

“Permukiman sudah terbakar, setelah dibangun tidak ada yang bermukim di situ. Itu sudah ada sosialisasi sebelumnya, itu kan liar. Kalau rumah liar kita kan enggak tahu, penghuni ada yang warga Pati ada yang dari luar daerah,” paparnya.

Seperti diketahui jembatan Juwana dalam waktu dekat memang bakal dibongkar untuk bangun ulang, tepatnya pada 4 Juni mendatang. Hanya saja dengan adanya insiden tersebut, proses pengerjaan bakal digeber lebih awal.

Meski begitu, Bupati Pati mengaku bakal menunggu petunjuk dari fasilitator dan pihak ketiga, apakah jembatan tersebut bakal dibuka kembali untuk sementara waktu, atau langsung dilakukan pembongkaran lebih awal. 

“Sebenarnya belum waktunya ditutup, jadi sesuai janjinya dulu kan jalur alternatif dibenahi dulu, baru ditutup, baru dibongkar. Karena ada kebakaran, ya akhirnya ditutup lebih awal, karena khawatir nanti penyangga melengkung. Hasilnya nanti pada hari Jumat (27/5), apakah dibuka kembali atau langsung diadakan pembongkaran,” ujarnya, Rabu (25/5/2022).

Pembangunan Jembatan Juwana disebutnya bakal memakan waktu hingga 7 bulan lamanya. Sehingga ia mewanti-wanti dalam prosesnya jangan sampai menyebabkan kemacetan. Terlebih Jalur Pantura sangat krusial sebagai jalur perekonomian.

“Kita lihat situasi dan kondisi. Instansi terkait akan kita undang terlebih dahulu untuk menemukan solusi, jangan sampai nanti dibongkar, malah menyebabkan kemacetan berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Karena panjang waktu pengerjaan itu hampir 7 hingga 9 bulan,” jelasnya. (yan)


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Tak Bisa Kembalikan Dana yang Hilang, Nasabah Kecewa Berat

    BRI Tak Bisa Kembalikan Dana yang Hilang, Nasabah Kecewa Berat

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Nasabah BRI Siti Mardhiyah yang menjadi korban penipuan didampingi suaminya Salah seorang nasabah BRI Juwana mengaku sangat kecewa karena tabungan milik istrinya yang digondol penipu cyber tak bisa dikembalikan. Padahal salah satu rekening yang menjadi tujuan transfer dana tersebut sudah diblokir. Pihak bank menyarankan untuk melaporkan ke polisi. PATI – Nasabah BRI Juwana mengaku sangat […]

  • Perkuat Tata Kelola, DPRD Pati Gandeng Kejari Lewat Penandatanganan MOU

    Perkuat Tata Kelola, DPRD Pati Gandeng Kejari Lewat Penandatanganan MOU

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.608
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati. Langkah ini ditempuh guna memperkokoh tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan akuntabel. Penandatanganan Nota Kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MOU) tersebut berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati, Jumat (17/4). Ketua DPRD Kabupaten Pati, […]

  • Menang Lagi, Persipa Jr Makin Kokoh di Puncak Klasemen Piala Soeratin

    Menang Lagi, Persipa Jr Makin Kokoh di Puncak Klasemen Piala Soeratin

    • calendar_month Sen, 6 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    SALING SERANG : Para pemain Persipa Jr berduel dengan pemain Persekat Tegal Jr PATI – Persipa Jr kembali merengkuh kemenangan lagi di laga lanjutan putaran kedua Piala Soeratin Zona Jawa Tengah 2018. Bertindak sebagai tuan rumah, Laskar Saridin Muda berhasil mengatasai tamunya Persekat Tegal dengan skor 2 – 1 sore kemarin (5/8/2018) di Stadion Joyokusumo. […]

  • Diduga Dikeroyok Massa Saat Nonton Orkes Dangdut, Warga Desa Sambilawang Babak Belur

    Diduga Dikeroyok Massa Saat Nonton Orkes Dangdut, Warga Desa Sambilawang Babak Belur

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 291
    • 0Komentar

    PATI – Abdul Mutalib, warga Desa Sambilawang, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, mengalami nasib nahas setelah diduga dikeroyok oleh sejumlah orang saat menonton orkes dangdut di belakang Balai Desa Sambilawang, Sabtu (26/4/2025). Peristiwa yang viral di media sosial ini menyisakan luka fisik dan mental bagi korban. Menurut keterangan Abdul Mutalib saat ditemui di rumahnya Senin (28/4/2025), […]

  • Anggota DPRD Pati Ajak Pengusaha Asli Pati Ikut Support Persipa

    Anggota DPRD Pati Ajak Pengusaha Asli Pati Ikut Support Persipa

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 303
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Joni Kurnianto, menyerukan kepada para pengusaha asli Pati untuk memberikan dukungan penuh kepada tim sepak bola Persipa Pati. Hal ini disampaikan Joni mengingat Persipa merupakan tim Liga 2 yang membawa nama baik Kabupaten Pati. “Persipa adalah tim yang membawa brand Pati, sudah seharusnya mendapat dukungan dari masyarakat, termasuk para pengusaha,” […]

  • Anggota DPRD Pati Eko Kuswanto Dorong Pemkab Peduli Pengembangan Budidaya Manggis

    Anggota DPRD Pati Eko Kuswanto Dorong Pemkab Peduli Pengembangan Budidaya Manggis

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 398
    • 0Komentar

    PATI – Daerah Gunungwungkal di Kabupaten Pati dikenal sebagai salah satu sentra penghasil buah manggis berkualitas tinggi. Buah manggis dari daerah ini bahkan telah menembus pasar nasional, dengan Desa Gunungsari menjadi salah satu desa yang paling produktif. Hampir setiap rumah di desa ini memiliki pohon manggis, yang menghasilkan buah dengan citarasa manis dan asam yang […]

expand_less