Breaking News
light_mode

Daftar Jalur Alternatif Hindari Macet Saat Jembatan Juwana Ditutup

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
  • visibility 825
Ilustrasi jalan alternatif

Pengguna jalan yang melintas Pantura Juwana – Rembang harus paham jalur alternatif. Agar terhindar dari kemacetan. Sebab ditutupnya jembatan Juwana sebelah timur akibat kebakaran, hingga nanti dibongkar untuk dibangun kembali yang memakan waktu selama setengah tahun lebih.

PATI – Pasca kebakaran 10 bangunan liar di kolong Jembatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Ahad (22/5/2022) lalu. Jembatan di Jalur Pantura yang merupakan penghubung Kabupaten Pati dan Rembang ini ditutup. Berikut jalur alternatif bagi kendaraan pribadi yang ingin menghindari kemacetan.

Bupati Haryanto mengungkapkan untuk menghindari kemacetan saat pembongkaran nantinya, kendaraan pribadi bisa melalui jalur alternatif. Misalnya melalui Jalan Sampang, Jaken, Jakenan, Karangrejo, dan Kuniran.

“Kalau jalur alternatif ini kita antisipasi mobil yang kecil-kecil boleh lewat, kalau kendaraan tonase tetap lewatnya Jalur Pantura, melalui Lingkar Juwana (jembatan selatan),” jelasnya.

Jika Jembatan Juwana sudah selesai dibangun kembali. Bupati berpesan agar kolong jembatan steril dari bangunan liar. 

“Permukiman sudah terbakar, setelah dibangun tidak ada yang bermukim di situ. Itu sudah ada sosialisasi sebelumnya, itu kan liar. Kalau rumah liar kita kan enggak tahu, penghuni ada yang warga Pati ada yang dari luar daerah,” paparnya.

Seperti diketahui jembatan Juwana dalam waktu dekat memang bakal dibongkar untuk bangun ulang, tepatnya pada 4 Juni mendatang. Hanya saja dengan adanya insiden tersebut, proses pengerjaan bakal digeber lebih awal.

Meski begitu, Bupati Pati mengaku bakal menunggu petunjuk dari fasilitator dan pihak ketiga, apakah jembatan tersebut bakal dibuka kembali untuk sementara waktu, atau langsung dilakukan pembongkaran lebih awal. 

“Sebenarnya belum waktunya ditutup, jadi sesuai janjinya dulu kan jalur alternatif dibenahi dulu, baru ditutup, baru dibongkar. Karena ada kebakaran, ya akhirnya ditutup lebih awal, karena khawatir nanti penyangga melengkung. Hasilnya nanti pada hari Jumat (27/5), apakah dibuka kembali atau langsung diadakan pembongkaran,” ujarnya, Rabu (25/5/2022).

Pembangunan Jembatan Juwana disebutnya bakal memakan waktu hingga 7 bulan lamanya. Sehingga ia mewanti-wanti dalam prosesnya jangan sampai menyebabkan kemacetan. Terlebih Jalur Pantura sangat krusial sebagai jalur perekonomian.

“Kita lihat situasi dan kondisi. Instansi terkait akan kita undang terlebih dahulu untuk menemukan solusi, jangan sampai nanti dibongkar, malah menyebabkan kemacetan berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Karena panjang waktu pengerjaan itu hampir 7 hingga 9 bulan,” jelasnya. (yan)


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemeriksaan mayat tanpa identitas yang ditemukan di lereng Gunung Muria Jolong 2.

    Kerangka Manusia Ditemukan di Perbukitan Blekutuk Gembong, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 4.132
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, dikejutkan oleh penemuan kerangka manusia di kawasan perbukitan Blekutuk Pegunungan Muria, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kerangka tersebut pertama kali ditemukan seorang petani saat menuju area kebunnya. Kapolsek Gembong, AKP Lilik Supardi, S.H., mewakili Kapolresta Pati, menjelaskan bahwa penemuan bermula ketika saksi bernama Sarmin melihat […]

  • PKK Desa Kedungbulus dan KKN STAI Pati Sukses Ciptakan Probiotik RABAL untuk Budidaya Lele

    PKK Desa Kedungbulus dan KKN STAI Pati Sukses Ciptakan Probiotik RABAL untuk Budidaya Lele

    • calendar_month Jum, 6 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PATI – Kelompok Kerja Nyata (KKN) Tim 09 dari STAI Pati berkolaborasi dengan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Kedungbulus berhasil menciptakan probiotik RABAL. Probiotik ini, hasil fermentasi ragi, tape, dan bakteri asam laktat, mengandung Lactobacillus casei dan Saccharomyces cerevisiae, bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan, daya tahan tubuh, dan penyerapan nutrisi. Lebih dari itu, […]

  • Anggota DPRD Pati Muntamah Dorong Pengembangan Karakter Lewat Pendidikan Agama

    Anggota DPRD Pati Muntamah Dorong Pengembangan Karakter Lewat Pendidikan Agama

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 288
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muntamah, menekankan pentingnya pengembangan karakter anak melalui pendidikan, baik formal maupun non-formal. Ia menjelaskan bahwa pendidikan memiliki ruang lingkup yang luas, tidak hanya terbatas pada bangku sekolah. “Pendidikan agama sangat penting bagi masyarakat untuk membentuk akhlakul karimah atau karakter yang baik pada anak-anak,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa mendidik generasi muda […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Apresiasi Program GSMS, Harap Lestarikan Kesenian Daerah

    Wakil Ketua DPRD Pati Apresiasi Program GSMS, Harap Lestarikan Kesenian Daerah

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 328
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, memberikan apresiasi terhadap program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) yang baru saja selesai digelar di Kabupaten Pati. Ia berharap kegiatan pembelajaran sekaligus pentas seni ini dapat menjadi wadah untuk melestarikan kesenian daerah dan menjadi ajang pembelajaran karakter dan budaya. “Saya sangat mengapresiasi program GSMS ini. Ini adalah langkah […]

  • Mengenal Ratu Kalinyamat Perempuan Perintis Antikolonialisme di Nusantara

    Mengenal Ratu Kalinyamat Perempuan Perintis Antikolonialisme di Nusantara

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Buku Ratu Kalinyamat  Yayasan Darma Bhakti Lestari berhasil menyuguhkan fakta-fakta baru tentang sosok Ratu Kalinyamat yang selama ini lebih dikenal dengan konotasi negatif hingga eksistensinya yang dianggap fiktif. Sang Ratu yang disegani Portugis ini memiliki nilai-nilai perjuangan yang layak dipedomani generasi masa kini. Tidak berlebihan jika pemerintah menyematkan gelar pahlawan nasional untuk perempuan pemberani ini. […]

  • Bupati Pati: Jembatan Pelemgede Akan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    Bupati Pati: Jembatan Pelemgede Akan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 810
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, meresmikan Jembatan Jalan Sukopuluhan–Mencon di Desa Pelemgede, Sabtu (15/11/2025). Jembatan ini merupakan akses penting penghubung menuju Pucakwangi–Blora. “Alhamdulillah, Jembatan Pelemgede sudah selesai terbangun dalam kondisi yang bagus, kuat,” ujar Sudewo. Pembangunan jembatan ini merupakan respons terhadap kerusakan akibat banjir Februari 2025. Sudewo berharap jembatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. […]

expand_less