Breaking News
light_mode

Cegah Parkir Padat HNSI Jateng Minta Percepatan Perizinan Kapal Eks Cantrang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
  • visibility 123

 

Subaskoro, Wakil Sekretaris 1 DPD HNSI Jawa Tengah

Kawasan pelabuhan perikanan Juwana saat ini dipadati oleh kapal alat tangkap jaring tarik berkantong (eks cantrang). Padatnya kapal dinilai membahayakan. Terutama terkait kebakaran.

PATI – Wakil
Sekretaris 1 DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Tengah
Subaskoro menyorot penumpukan kapal ikan di kawasan pelabuhan perikanan Juwana.

Untuk diketahui penumpukan
kapal ini akibat kepulangan kapal dengan alat tangkap jaring tarik berkantong
(eks cantrang). Padatnya alur tambat kapal diperparah dengan fenomena kapal
yang terlalu lama sandar dan parkir di pelabuhan perikanan atau dermaga. Karena
itu Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) meminta agar  mempercepat izin melaut. Sebab penumpukan
kapal di pelabuhan perikanan sangat rawan jika terjadi kebakaran.

“Kami sangat khawatir akan
terjadi hal-hal yang tidak diinginkan karena human error atau hal lainnya sebab
bisa saja situasi ini berlanjut hingga pasca lebaran nanti. Jika tidak segera
diatasi tentu berpotensi menimbulkan kerugian dalam jumlah besar,” jelas
Subaskoro.

Pengusaha muda yang juga
Wakil Ketua Umum Kadin Pati Bidang Kelautan dan Perikanan ini membeberkan,
untuk mengantisipasi adanya kejadian yang tidak di inginkan seperti kebakaran,
maka dirinya memohon agar di setiap pelabuhan perikanan untuk disiagakan mobil
damkar di pelabuhan.

“Minimal dua mobil damkar
siap siaga. Misal kalau di Juwana bisa ditempatkan di sisi barat sungai satu
lagi di sisi timur. Ini untuk melengkapi kapal pemadam kebakaran yang sudah ada
di sungai Silugonggo Juwana saat ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut Subaskoro juga
menyoroti masalah perizinan khusus kapal jaring tak berkantong. Data yang
dimilikinya hingga  saat ini perizinan
khusus kapal Jaring Tarik Berkantong ini sudah terdata di Kementerian Kelautan
dan Perikanan (KKP) sebanyak 874 kapal dengan rincian sejauh ini 399 SIUP aktif
dan 132 SIPI aktif.

“Tentu kami meminta
agar KKP segera bertindak lebih cepat dan tepat waktu untuk bisa menyelesaikan
surat-surat permohonan izin yang sudah lengkap dan sudah diajukan oleh pemilik
kapal ikan pengguna alat tangkap jaring tarik berkantong ini,” paparnya.

Selain itu, lanjut
Subaskoro, pihaknya mengingatkan agar para pemilik kapal ikan dengan alat
tangkap jaring tarik berkantong yang belum mengajukan SIUP agar segera
mengajukan.

“Dan tolong dikawal
 betul sampai dengan terbitnya SIPI. Begitu juga jika ada pemilik kapal
yang SIPI-nya sudah terbit agar segera mempersiapkan keberangkatan melaut untuk
mengurangi penumpukan-penumpukan kapal di pelabuhan sandar,” paparnya.

“Sejauh ini DPD HNSI
Jawa Tengah telah menempuh segala cara yang memungkinkan akan penumpukan kapal
di pelabuhan ini bisa terurai,” harapnya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jateng Melarang Jebakan Listrik di Sawah

    Polda Jateng Melarang Jebakan Listrik di Sawah

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

      Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy Menggunakan jebakan listrik memang banyak membunuh tikus. Tapi pemasangan seperti itu tidak diperbolehkan dan bisa membahayakan nyawa manusia. Bila sampai menghilangkan nyawa orang lain, pemasang jebakan tikus bermuatan listrik bisa dikenai aturan KUHP. SEMARANG – Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, […]

  • Anggota DPRD Pati Ajak Generasi Muda Perkuat Sektor Pertanian

    Anggota DPRD Pati Ajak Generasi Muda Perkuat Sektor Pertanian

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 134
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, menyerukan kepada generasi muda, khususnya milenial dan generasi Z, untuk tidak ragu terjun ke sektor pertanian. Menurutnya, regenerasi petani sangat penting di era modern ini. “Mari kita dorong anak muda untuk berani memasuki bidang pertanian,” ujarnya. Ia menekankan bahwa generasi penerus bangsa tidak seharusnya merasa malu untuk […]

  • DPRD Pati Gencarkan Penghijauan Lahan Kritis di Pegunungan Kendeng untuk Cegah Banjir

    DPRD Pati Gencarkan Penghijauan Lahan Kritis di Pegunungan Kendeng untuk Cegah Banjir

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 139
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menginisiasi program penghijauan di lahan-lahan kritis, khususnya di kawasan Pegunungan Kendeng. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menekankan bahwa langkah ini adalah wujud nyata komitmen dewan dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan mencegah bencana banjir. “Sebagai representasi rakyat, DPRD […]

  • PDI P Pati Beri Pendidikan Politik untuk Perempuan

    PDI P Pati Beri Pendidikan Politik untuk Perempuan

    • calendar_month Rab, 27 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 125
    • 0Komentar

      Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pati Ali Badrudin membuka kegiatan pendidikan politik bagi perempuan. Perempuan dipandang penting untuk mendapatkan pendidikan politik. Wawasan politik yang baik bagi perempuan menjadi modal kepemimpinan perempuan yang baik pula PATI – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Pati, menggelar pendidikan politik bagi perempaun, Jumat (22/10/2021). […]

  • DPRD Pati Revisi Perda PKL, Fokus Perizinan dan Perlindungan

    DPRD Pati Revisi Perda PKL, Fokus Perizinan dan Perlindungan

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 151
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati tengah merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pedagang Kaki Lima (PKL). Revisi ini difokuskan pada penyederhanaan perizinan dan peningkatan perlindungan bagi para PKL. Sistem zonasi yang sebelumnya membatasi lokasi berjualan, kini dihapus dari Perda. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslikan, menjelaskan perubahan signifikan dalam Raperda (Rancangan Peraturan […]

  • Tegakkan Perda, Pemerintah Diminta Tidak Lemah

    Tegakkan Perda, Pemerintah Diminta Tidak Lemah

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Beberapa ormas Islam di Kabupaten Pati mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Pati Selasa (20/2/18) siang kemarin. Kedatangan mereka untuk memberikan dorongan agar pemerintah tidak lemah dalam penegakan Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang penyelenggaraan pariwisata. Hal ini menyusul adanya isu yang menyebutkan bahwa perda tersebut oleh pihak pengusaha karaoke didorong hendak direvisi. […]

expand_less