Breaking News
light_mode

Bikin Drama Mudahkan Anak Cerna Pelajaran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 15 Mei 2019
  • visibility 136

Saila Rachmawati
Guru kekinian butuh inovasi. Apalagi
mengajar mata pelajaran agama di sekolah umum. Hanya mengandalkan ceramah saja,
bisa jadi anak didiknya bosan bahkan bisa ditinggal bolos pelajaran.

Salah satu cara yang cukup ampuh
adalah dengan menggunakan drama. Seperti yang dilakukan Saila Rachmawati, guru
pendidikan agama Islam (PAI) di SMP N 1 Pati. Salah satu inovasi
pembelajarannya adalah dengan menggunakan drama-drama ringan.

Melalui drama, anak lebih mudah
faham dengan apa yang dimaksud dalam pembelajaran. ”Ya inovasi pembelajaran saja.
Dengan drama, secara tidak langsung anak-anak akan diberi tayangan yang bisa
membantu pemahaman mereka. Dari pada dijelaskan langsung, anak-anak lebih
tertarik dengan sebuah tayangan. Misalnya melalui drama yang mereka lihat,”
jelas perempuan alumni S1 Pendidikan Agama Islam IAIN Kudus ini.

Drama yang digunakan Saila cukup
simpel saja. Kelas dibagi menjadi tiga kelompok. Tiap kelompok membikin drama
dengan tema berbeda. Tema itu diambil dari materi pelajaran. Seperti empati,
atau hormat kepada orang tua dan guru.

Setelah drama itu, lanjut Saila,
nanti ada tugas individu. Diantaranya menyimpulkan makna yang terkandung, dan
apa kaitannya dengan materi yang sedang dipelajari di buku panduan.

Cara mengajar itu sejalan dengan
Kurikulum 2013 atau K13 yang menempatkan guru bukan lagi pusat pembelajaran.
Melainkan hanya fasilitator. Dan siswa sendiri harus lebih banyak mengaktifkan
pembelajaran

”Jadi, saya secara umum
mengkombinasikan metode pembelajaran yang tidak membosankan bagi siswa,” imbuh
perempuan yang juga alumni MA Raudlatul Ulum Pati ini.

Lebih lanjut, sebagai guru di
tengah tantangan zaman serba digital seperti ini, inovasi dalam pembelajaran
diakuinya wajib dilakukan. Guru memang ditantang untuk menghadirkan
pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.

”Anak sekarang beda dengan dulu.
Akses informasi yang mudah, membuat kita harus pandai mengkreasikan kemudahan
itu untuk mendukung pembelajaran,” pungkasnya. (ars)
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampung Budaya Piji Wetan Gelar Kirab Budaya Pager Mangkok untuk Lestarikan Ajaran Sunan Muria

    Kampung Budaya Piji Wetan Gelar Kirab Budaya Pager Mangkok untuk Lestarikan Ajaran Sunan Muria

    • calendar_month Jum, 6 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 138
    • 0Komentar

    KUDUS – Warga Dukuh Piji Wetan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, melaksanakan Kirab Budaya Pager Mangkok untuk memperkenalkan kembali ajaran bersedekah dari Sunan Muria. Kegiatan ini sekaligus menjadi pembuka Festival Pager Mangkok #4 yang digagas oleh Komunitas Kampung Budaya Piji Wetan pada Jumat (6/12/2024). Ritual dimulai dengan arak-arakan gunungan hasil bumi dari Panggung Ngepringan menuju Punden […]

  • Anggota Komisi D DPRD Pati Soroti Kondisi Rumah Singgah Dinsos

    Anggota Komisi D DPRD Pati Soroti Kondisi Rumah Singgah Dinsos

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 116
    • 0Komentar

    PATI-  Anggota Komisi D DPRD Pati, Suhartini (Bu Asih), menyoroti kondisi Rumah Singgah milik Pemerintah Kabupaten Pati yang dinilai tidak layak. Kunjungannya ke rumah singgah di Desa Plangitan, Kecamatan Pati Kota, Senin (30/6), mengungkapkan sejumlah permasalahan. “Kebersihan kurang terjaga, tempat tidur tidak tertata, dan kondisinya sangat memprihatinkan,” ungkapnya. Lebih memprihatinkan lagi, kekurangan anggaran bahkan menyebabkan […]

  • Lawan Rasa Takut dengan Belajar

    Lawan Rasa Takut dengan Belajar

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Quinta Fitri Maulani Quinta/DOKUMEN PRIBADI Kebanyakan rasa takut terhadap sesuatu mesti dihindari. Sepeti takut dalam hal pelajaran, namun berbeda dengan Quinta Fitri Maulani. Perempuan kelahiran Pati, 3 Mei 1996 ini mengaku, dulunya saat sekolah ia tak bisa dan cenderung takut terhadap Bahasa Inggris, maka dari itu perempuan yang tinggal di Dosoman Pati ini memilih melawan […]

  • Anggota DPRD Pati Tanggapi Program “Xpose Uncensored” Trans7 yang Diduga Lecehkan Pesantren

    Anggota DPRD Pati Tanggapi Program “Xpose Uncensored” Trans7 yang Diduga Lecehkan Pesantren

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 167
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari berbagai fraksi mengecam keras program televisi “Xpose Uncensored” yang tayang di Trans7 pada 13 Oktober 2025. Program tersebut dinilai telah melecehkan martabat pesantren dan para kyai melalui narasi yang dianggap menyesatkan serta tidak menghormati nilai-nilai adab santri. Muslihan, anggota DPRD Pati dari fraksi PPP, menyampaikan pernyataan tegasnya. “Jangan pernah […]

  • Festival Wulan Merindu di Bendungan Wilalung yang Syahdu

    Festival Wulan Merindu di Bendungan Wilalung yang Syahdu

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Suasana asik di bendungan tuaFOTO Instagram Bidadari Kota Kudus Di bawah gagah bendungan bangunan Belanda, gadis-gadis muda itu berlenggak-lenggok manja. Menguarkan pesona kecantikan diri. Melengkapi eksotisnya Bendungan Wilalung kala senja. KUDUS – Ratusan warga dari Desa Babalan, Kecamatan Undaan dan sekitarnya memenuhi Bendungan Wilalung, Sabtu (23/11/2019). Mereka menikmati suguhan acara yang bertajuk “Wulan Merindu”. Acara […]

  • DPRD Pati Minta Penambahan Pos Damkar di Setiap Eks Kawedanan

    DPRD Pati Minta Penambahan Pos Damkar di Setiap Eks Kawedanan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 227
    • 0Komentar

    PATI – Tingginya angka kebakaran di Kabupaten Pati mendorong DPRD Pati untuk mendesak pemerintah daerah agar menambah pos pemadam kebakaran di setiap eks kawedanan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Pati sementara, Ali Badrudin, yang menyatakan bahwa keberadaan pos damkar di setiap eks kawedanan akan mempercepat waktu respons dan membantu memadamkan api lebih cepat jika […]

expand_less